Hasil Otopsi Ulang Tubuh Brigadir J, Ferdy Sambo Makin Keok Tak Berkutik

Hasil Otopsi Kedua Brigadir J, Ferdy Sambo Dikatakan Menembak Dua Kali
Hasil Otopsi Kedua Brigadir J, Ferdy Sambo Dikatakan Menembak Dua Kali

Kasus Ferdy Sambo hingga sekarang masih bergulir panas. Fakta-fakta baru pun mulai terungkap, dimana salah satunya adalah penghentian kasus pelecehan yang awalnya dituduhkan ke Brigadir J. Adanya kondisi ini pun membuat Putri Candrawathi juga akhirnya menjadi tersangka dalam kasus yang menghebohkan ini. 

Baca juga: Dua Kesalahan Putri Candrawathi, Istri Ferdy Sambo yang Dicap Pembohong Ulung

Untuk mengungkapkan fakta lebih jauh lagi, Timsus pun melakukan penyelidikan lebih dalam dengan menjalankan otopsi kedua kepada Brigadir J. Hasil dari otopsi kedua Brigadir J akhirnya pun diumumkan. Mengingat bahwa keluarga melihat adanya beberapa bekas luka yang bersarang di tubuh Brigadir J. 

Hasil Otopsi Kedua Brigadir J, Ferdy Sambo Dikatakan Menembak Dua Kali

Hasil Otopsi Ulang Tubuh Brigadir J, Ferdy Sambo Makin Keok Tak Berkutik_Hasil Otopsi Kedua Brigadir J, Ferdy Sambo Dikatakan Menembak Dua Kali
Hasil Otopsi Ulang Tubuh Brigadir J, Ferdy Sambo Makin Keok Tak Berkutik_Hasil Otopsi Kedua Brigadir J, Ferdy Sambo Dikatakan Menembak Dua Kali

Tentu saja otopsi kedua ini sendiri dilakukan berdasarkan fakta dimana Ferdy Sambo melakukan rekayasa akan tragedi penembakan yang merupakan rencana pembunuhan terhadap Brigadir J. 

Ada beberapa kejanggalan yang dirasakan oleh pihak keluarga akan luka yang ada di tubuh Brigadir J. Pertama adalah dari beberapa luka lebam dan sayatan atau tusukkan yang ditemukan di beberapa bagian. Kemudian pertanyaan yang menyatakan bahwa kuku dari Brigadir J lepas. Keluarga menduga bahwa Brigadir J disiksa terlebih dahulu sebelum akhirnya dieksekusi. 

Hasil otopsi yang sudah resmi dikeluarkan adalah tidak ada luka sayatan atau tusukkan di tubuh Brigadir J. 

“Kuku lepas sudah dipastikan tidak ada. Kemudian untuk bagian luka, hanya ada luka akibat pukulan benda tumpul dan juga tembakan. Ada 5 luka tembakan masuk dan 4 luka tembakan keluar,” kata ahli forensik. 

Beberapa saat lalu juga pengacara dari keluarga Brigadir J mengatakan bahwa otak dari almarhum sudah pindah ke perut. Dimana hal ini sendiri sudah dipastikan memang benar terjadi. 

“Otak yang pindah ke perut sudah dipastikan benar. Hal ini sendiri karena adanya prosedur pada otopsi pertama. Dimana organ yang diperiksa akan dikembalikan ke dalam tubuh yang masih bisa tertutup. Namun, bisa dipastikan tidak ada satu organ yang hilang,” terang dokter forensik. 

Dari keterangan yang diberikan dalam proses otopsi ini, bisa dipastikan bahwa Brigadir J tewas karena luka tembakan dan tidak ada bekas penyiksaan. 

Fakta terbaru yang dihimpun dari beberapa sumber adalah adanya keterlibatan Ferdy dalam aksi penembakan ini. Dimana Bharada E telah memberikan pernyataan bahwa sang jenderal telah menembak dua kali Brigadir J. Sebelum akhirnya ia menembak Brigadir J.

Tentu saja pernyataan ini sendiri pun masih harus diselidiki lebih jauh. Mengingat pernyataan ini hanya keluar dari Bharada E yang mengaku sempat ditanya oleh Ferdy apakah sanggup menembak Brigadir J. 

Baca juga: Niatnya Untung di Sweet Bonanza Pragmatic Play, Malah Buntung Sampai Luntang Lantung

Sedangkan menurut keterangan lain, Bripka RR yang juga sudah ditetapkan jadi tersangka telah menolak perintah Ferdy untuk menembak rekan sejawatnya tersebut. Hingga sekarang kasus pun masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian. 

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts