Judi Online Menelan Banyak Korban hingga Sampai Manakah Pemberantasan Judi Online?

judi online

Di Indonesia, pemberantasan judi online atau slot online memang menjadi upaya yang kompleks dan terus berlanjut. Beberapa pihak berusaha memperketat peraturan dan hukuman terhadap pelaku perjudian ilegal dan situs-situs judi online yang tidak sah. 

Baca Juga : Main Judi Online Slot Pragmatic Play Hanya Karena Bosan, Seorang Pemilik Toko Baju Bangkrut

Selain itu, kerjasama antara pihak berwenang, penyedia layanan internet, dan perusahaan teknologi masih berjalan untuk memantau dan memblokir situs-situs slot online.

Fenomena Judi Online di Indonesia hingga Kini

Meskipun negara telah berhasil mengatasi sebagian masalah, tantangan masih ada. Teknologi terus berkembang, dan situs-situs slot online ilegal terus bermunculan atau berpindah ke domain yang sulit dilacak. 

Sangat disayangkan pula masalah kecanduan judi online terus menjamur dan dengan mudah masuk ke seluruh lapisan umur, baik itu generasi muda hingga dewasa.

Upaya Pemberantasan di Indonesia 

Melansir Merdeka.com (21/3/23), konten judi online di situs pemerintah dan lembaga pendidikan ditemukan pada April 2022 berdasarkan data Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo. Temuan paling banyak pada Januari 2023, yakni 268 di situs pemerintah dan 152 di situs lembaga pendidikan.

Pemutusan Akses Judi Online di Ruang Digital 

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga menginformasikan melalui situsnya bahwa pihak Kominfo telah melakukan pemutusan akses terhadap 566.332 konten di ruang digital yang memiliki unsur perjudian, termasuk akun platform digital dan situs yang membagikan konten terkait kegiatan judi, dengan rincian penanganan per tahunnya sebagai berikut:

  1. 1 Tahun 2018: 84.484 konten
  2. 2 Tahun 2019: 78.306 konten
  3. 3 Tahun 2020: 80.305 konten
  4. 4 Tahun 2021: 204.917 konten
  5. 5 Tahun 2022 (sampai 22 Agustus 2022): 118.320 konten

Pemutusan akses tersebut dilakukan berdasarkan hasil temuan patroli siber, laporan dari masyarakat, dan laporan instansi pemerintah atas penemuan konten yang memiliki unsur perjudian. 

Patroli siber yang dilakukan oleh Kementerian Kominfo didukung oleh sistem pengawas situs internet negatif atau AIS, yang dioperasikan selama 24 jam tanpa henti oleh tim Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika.

Peran Aparat Hukum terhadap Judi Online

Selain itu, aparat hukum juga sudah ada yang beberapa kali menangani kasus terdampak judi online. Pihak berwenang termasuk kepolisian, telah melakukan razia dan penangkapan terhadap pelaku yang menjalan situs slot online maupun kasus tindak kriminal seperti pencurian, perampokan, atau penggelapan uang karena motif pelaku yang membutuhkan modal deposit judi.

Masyarakat Perlu Waspada Turut Andil

Oleh karena itu, peningkatan kesadaran masyarakat akan bahaya slot online juga dibutuhkan dalam pemberantasan. Kampanye pendidikan dan sosialisasi perlu diperbanyak untuk memberi pemahaman tentang dampak negatif perjudian online dan cara mencegahnya. 

Baca Juga : Judi Slot Online Semakin Marak, Uang Ludes Hingga Mobil Dijual

Hal ini bertujuan untuk membantu masyarakat lebih waspada dan berhati-hati dalam menghadapi ancaman judi online.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts