6 Cara Menyimpan ASI yang Benar dan Tepat

Cara menyimpan ASI yang benar

Cara menyimpan ASI yang benar harus kalian lakukan agar lebih berkualitas. Namun, sebaiknya air susu tersebut tidak kalian simpan terlalu lama. Biasanya, umur simpan air susu maksimal 12 bulan atau 1 tahun. Namun, memang harus kalian lakukan terlebih dahulu.

Selain perlu waktu yang lama dalam pengawetannya, tentu air susu perah juga harus kalian simpan dalam wadah yang memenuhi standar. Hal ini agar air susu perah tidak terkontaminasi bahan kimia di dalam wadah tersebut.

Ketahui 6 Cara Menyimpan ASI yang Benar

Apabila air susu tidak kalian simpan dengan benar, maka dapat menimbulkan masalah pada balita. Berikut ini sudah beberapa cara mudah untuk mengawetkan ASI atau breast milk, antara lain:

Pilih Wadah untuk Menyimpan ASI Perah 

Memperhatikan wadah penyimpanan menjadi salah satu cara menyimpan ASI yang benar. Terdapat beberapa jenis wadah yang saat ini cocok untuk menyimpan air susu perah, seperti botol plastik.

  • Botol Plastik 

Botol plastik memang kini sangat berguna untuk menyimpan breast milk. Secara umum, untuk kita pindahkan bahan plastik tidak terlalu berat.

Namun, pilihlah botol plastik yang tidak mengandung BPA. Bagi kesehatan bayi, untuk bisa memastikan bahan atau zat yang ada di dalam botol plastik tersebut tidak berbahaya.

Selain itu, untuk bisa langsung mengurangi risiko terjadinya kebocoran pilih juga toples dengan tutup anti bocor.

  • Botol Kaca 

Botol kaca juga bisa menjadi salah satu cara menyimpan ASI yang benar. Di pasaran biasanya harga dari botol susu kaca yang akan kalian beli memang lebih terjangkau.

Namun, apabila terlalu banyak air susu perah, hati-hati saat menyimpannya di lemari es karena bisa pecah.

  • Kantong Plastik ASIP 

ASIP merupakan salah satu wadah yang terbilang paling praktis, ringan serta terjangkau. Kita juga tidak perlu lagi melakukan sterilisasi sebelum memasukkan breast milk.

Hal ini karena biasanya kantong plastik ini sudah steril, namun mudah terkontaminasi sama seperti botol, rentan robek, dan bocor.

Tempat Penyimpan ASI Perah 

Pilihlah tempat penyimpanan terbaik, menjadi cara menyimpan ASI yang benar selanjutnya. Saat ini sudah ada beberapa tempat penyimpanan breast milk yang dapat kita siapkan seperti:

  • Kantong atau pendingin berinsulasi.
  • Lemari es khusus dengan suhu lebih rendah atau -18° Celcius.
  • Kulkas dengan suhu 4° Celcius atau lebih rendah.

Mengetahui Lama Penyimpanan ASI Perah 

Cara menyimpan ASI yang benar saat ini memang tidak boleh sembarangan, harus pada tempatnya. Oleh karena itu, kalian wajib mencantumkan lama waktu breast milk dapat tersimpan.

Jadi jangan memeras air susu terlalu lama karena akan berisiko menurunkan kualitasnya. Kalian juga harus perhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Suhu Ruangan

Apabila kalian biarkan pada suhu ruangan, breast milk tidak dapat tersimpan lama. Aturan umumnya, kalian bisa biarkan pada suhu ruangan selama empat jam atau kurang, untuk air susu yang aman. Jadi jika kalian biarkan lebih dari 4 jam sebaiknya dibuang.

  • Kantong Berinsulasi Atau Pendingin 

Cara menyimpan ASI yang benar bisa menggunakan kantong berinsulasi. Nantinya air susu dapat kalian simpan selama 8 hingga 12 jam tergantung dari ketahanan es gel. Sementara itu, di lemari es waktu pengawetannya jauh lebih lama.

  • Kulkas 

Ingatlah untuk selalu menyimpan breast milk di rak paling bawah pada bagian belakang kulkas. Hal ini tentunya agar air susu perah tetap dingin. Jadi apabila, kalian diinginkan, maka air susu perah akan tetap segar dan tersimpan selama 5 hingga 8 hari.

  • Kalian bisa beri label pada wadah susu dengan tanggal merah, untuk cara menyimpan ASI yang benar. Kemudian, apabila kalian ingin menitipkan susu kepada pengasuh di rumah, bisa masukkanlah nama anak.
  • Lanjut untuk kalian berikan kepada bayi nanti, bisa dengan membekukan air susu perah dalam jumlah kecil (¼ hingga ½ gelas).
  • Setelah itu, sisakan juga jarak sekitar 1 inci antara susu dan bagian atas wadah. Hal ini karena susu akan mengembang saat kalian bekukan. Kencangkanlah tutup botol sampai susu tampak lebih mengental.
  • Cara menyimpan ASI yang benar selanjutnya, simpanlah susu di bagian belakang freezer. Hal ini tentunya agar tidak mudah meleleh.
  • Menyimpan breast milk di lemari es-freezer biasanya akan dapat kalian gunakan selama 3 sampai 4 bulan. Namun waktu penyimpanan untuk freezer khusus, hanya bisa bertahan sekitar 6-12 bulan saja.

Cara Menyimpan ASI Lainnya

Berikut ini sudah ada beberapa cara menyimpan breast milk lainnya yang dapat membantu kalian, antara lain:  

  • Sesuaikan Jumlah ASI 

Pastikan tangan sudah bersih pada saat menyimpan air susu, menjadi salah satu cara menyimpan ASI yang benar pertama. Sesuai jumlah yang biasanya anak minum dalam satu kali, masukkanlah breast milk ke dalam wadah.

Namun, karena akan mempengaruhi kualitas ASI itu sendiri, jangan terlalu banyak memberinya. Ketika minum, atur juga sesuai ukuran dan jadwal anak.

  • Berikanlah Label

Memberikan label menjadi salah satu hal yang tidak boleh terlupakan dalam cara menyimpan ASI yang di kulkas. Pada wadah penyimpanan, jangan pernah lupa untuk memberikan label.

Di tempat penyimpanan, label tersebut biasanya akan berisi nama bayi beserta waktu ASI tersebut tersimpan. Hal ini tentunya agar kalian tahu lama waktu ASI tersebut tersimpan dan menentukan ketahanannya.

  • Hindarilah Mengocok Susu 

Susu jangan terlalu kita kocok, karena bisa mencampurkan lemak yang telah terpisah. Hal ini karena akan tercipta gelembung udara di dalamnya, pada saat kita memanaskan botol air susu perah dan mengocoknya.

Oleh karena itu, sebelum kita gunakan untuk menghilangkan sebagian besar gelembung udara, biarkan selama beberapa menit. 

Cara menyimpan ASI yang benar seperti ini harus kita lakukan. Hal ini agar tidak terlalu banyak mengonsumsi udara yang menjadi penyebab perut kembung.

  • Menghangatkan ASI 

Kalian bisa pastikan agar wadah tetap tertutup pada saat prosesnya, dengan memilih untuk menghangatkan breast milk. Jika kalian memilih untuk memanaskannya dengan air hangat, cukup mudah seperti penjelasan di bawah ini:

  • Kalian bisa letakkanlah botol air susu perah di atasnya dan taruh wadah berisi air hangat. Lalu diamkan beberapa saat sampai mulai mencair.
  • Cara menyimpan ASI yang benar berikutnya, hindarilah memasukkan kantong susu ke dalam microwave. 
  • Microwave nantinya merusak kualitas dari air susu serta menciptakan titik panas. Hal ini tentunya akan dapat membakar lidah bayi.
  • Dengan cara meletakkannya di pergelangan tangan, uji suhu sebelum kalian memberikannya kepada bayi. Jika bisa susu yang kalian berikan pada bayi harus terasa hangat.

Waktu ASI Dikonsumsi Bayi

Cara menyimpan ASI yang benar selanjutnya, setelah kita cairkan dari lemari es gunakan air susu perah dalam waktu 24 jam. Hal ini berarti ASI bisa dikonsumsi dengan waktu 24 jam, bukan sejak kita dikeluarkan dari freezer.

Sebaiknya berikan susu tersebut dalam waktu 2 jam. setelah ASI berhasil kita cairkan. Pastikan untuk membuangnya setelah 2 jam, Apabila terdapat sisa susu. Jadi jangan lagi kalian bekukan, apabila terdapat sisa susu.

Cara Menghangatkan ASI yang Beku

Kalian juga perlu mengetahui langkah saat akan menghangatkannya, selain harus mengetahui cara menyimpan ASI yang benar. Hal ini agar bisa anak konsumsi dengan baik.

Pada saat akan memberi minum pada anak, utamakan menggunakan ASIP beku atau dingin. Kalian perlu mengetahui beberapa hal dalam mencairkan ASI yang telah lama tersimpan.

Perlu kalian ketahui, ASIP pada tempat penyimpanan merupakan ASIP pertama ketika memberikan asupan untuk bayi. Kini ada beberapa cara untuk mencairkan ASI yang perlu kalian ketahui, antara lain.

  • Pertama, simpan di dalam kulkas semalaman. Lalu bisa kalian taruh ke dalam wadah berisi air hangat.
  • Lanjut tempatkanlah di bawah air hangat. Namun, kalian jangan pernah menghangatkan air susu di dalam microwave.
  • Gelombang mikro ini tentunya dapat membakar mulut serta merusak nutrisi dalam air susu bayi kalian.
  • Sebaiknya kalian gunakan susu tersebut dalam waktu 24 jam, apabila air susu perah sudah cair di lemari es. Setelah ASI kalian sudah hangat, maka segera berikan ke bayi dan gunakan dalam waktu 2 jam saja.

Baca Juga : 5 Macam Metode Melahirkan yang Perlu Diketahui Ibu Hamil

Beberapa cara yang ada di atas tentu bisa menjadi gambaran untuk kalian dalam menyimpan air susu perah. Cara menyimpan ASI yang benar harus kalian pahami dengan bijak.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts