9 Etika Berbicara saat Makan untuk Diajarkan pada Anak

Etika Berbicara saat Makan

Kehidupan sosial yang mengharuskan setiap orang bertemu dengan yang lainya. Saat momen tertentu pastinya akan ada perjumpaan dalam acara makan-makan. Baik itu formal maupun informal. Oleh karena itu, etika berbicara saat makan perlu diajarkan pada anak. Supaya menjadi kebiasaan sampai dewasa nantinya. Hal itu untuk membentuk citra dirinya yang penuh dengan sopan santun dan juga tata krama.

 

Beberapa Etika Berbicara saat Makan yang Perlu Diajarkan pada Anak

Simak langkah-langkah untuk membuat karakter dan kepribadian anak menjadi lebih sopan kepada orang lain saat makan sambil berbicara dengan rekannya.

1. Menunggu Tuan Rumah Mempersilahkan Makan 

Etika Berbicara saat Makan - Menunggu tuan rumah mempersilahkan untuk makan

Etika berbicara saat makan yang perlu diberitahu kan kepada anak ketika menghadiri sebuah jamuan makan adalah harus menunggu tuan rumahnya mempersilahkan makan baru mengikutinya. Begitu juga dengan porsi makan haruslah dalam keadaan wajar supaya tidak terkesan rakus.

Berbicara saat makan juga memiliki etika. Jangan biarkan anak-anak untuk banyak berbicara saat makan. Apalagi saat keadaan mengunyah makanan. Jangan sampai mengeluarkan suara, jika tidak ingin dianggap kurang sopan dan kurang beretika.

2. Mengunyah Makanan Dengan Mulut yang Tertutup

Etika Berbicara saat Makan - Mengunyah makanan dengan mulut tertutup

Etika makan dan berbicara saat makan yang baik adalah dengan mulutnya dalam keadaan tertutup. Tegur segera ketika anak Anda makan dan mengunyah dengan mulut yang menganga. Kondisi itu terkesan tidak sopan di mata orang lain yang ada di sekitarnya. Orang-orang juga akan merasa terganggu jika ada yang makan ternganga sekaligus berbicara.

Usahakan anak-anak mengunyah makanan terlebih dahulu dengan mulut tertutup. Setelah itu barulah berbicara dengan orang yang ada di sekitar. Begitulah etika berbicara saat makan yang baik diterapkan pada anak sejak dini ketika menghadiri jamuan dari kerabat dekat.

(Baca Juga: Tips Penting Untuk Kamu Yang Sudah Berkeluarga, Mengatur Keuangan Rumah Tangga)

3. Tidak Memainkan Peralatan Makan saat Berbicara

Etika Berbicara saat Makan - Tidak memainkan peralatan makanan saat berbicara

Latih anak-anak untuk bersikap sopan sejak dini. Baik itu sebelum makanan dan juga sesudahnya. Apalagi saat berada di tengah keramaian. Etika saat makan akan sangat diperhatikan oleh orang-orang. Jangan biarkan anak-anak memegang sendok dan membunyikannya piring sebelum makan dimulai. Begitu pula setelah selesai makan ditambah lagi ada pembicaraan. Hal itu jelas akan sangat mengganggu orang yang sedang berbicara.

Etika anak-anak yang sering memainkan peralatan makan juga bisa berdampak hingga dewasa. Apalagi jika sang anak berbicara dengan orang lain sambil memainkan perabot makan, itu jelas tidaklah sopan. Orang-orang tentunya akan memberikan klaim buruk terhadap dirinya.

4. Jangan Meminta ataupun Mengambil Makanan saat Berbicara dengan Orang Lain

Etika Berbicara saat Makan - Jangan

Perbuatan tidak sopan selanjutnya yang tidak boleh dilakukan saat makan dan sedang dalam pembicaraan yang serius adalah mengambil kudapan dari rekannya. Kondisi tersebut juga akan membuat suasana menjadi tidak nyaman. Bahkan bisa memicu kejengkelan karena dianggap tidak memiliki etika. Oleh karena itu pastikan anak Anda tidak memiliki kepribadian yang membuat orang lain tidak menaruh respek lagi.

Orang yang diajak bicara saat makan bisa jadi tidak berselera makan lagi. Begitu juga dengan hubungan dengan rekannya akan sangat berdampak pada ketidaknyamanan. Meskipun keduanya ada teman sejawat, etika ketika makan juga harus memiliki batasan dan sopan santun.

 

5. Menghabiskan Makan di Mulut Sebelum Berbicara

Etika Berbicara saat Makan - Menghabiskan Makanan di mulut Sebelum Berbicara

Saat makan bersama di depan banyak orang tentunya juga harus memperhatikan etika berbicara saat makan serta tahu kapan sebaiknya berbicara dan tidak. Saat sedang mengunyah makanan jangan sambil berbicara, habiskan semuanya terlebih dahulu. Takutnya juga makan sambil berbicara bisa membuat diri jadi tersedak. Kesehatan juga akan terganggu apabila itu mengakibatkan sakit yang berketerusan.

Perhatikan juga dalam mengambil porsi nasi. Makanlah dengan porsi yang sedikit supaya kunyahan lebih cepat sehingga bisa merespon lawan bicara dengan baik. Terapkan hal tersebut terhadap anak anda sedari dini. Supaya kebiasaan tersebut akan menjadikannya orang yang sopan sehingga bisa dihargai keberadaannya.

(Baca Juga: Yuk Simak, 5 Kisah Sukses Tokoh Difabel Dunia Inspiratif)

6. Makan Tanpa Suara yang Mengecap

Saat makan pastinya bagi sebagian orang akan merasa terganggu mendengar suara mengecap. Begitu pula dengan orang yang sedang mengkonsumsi nasi di depan banyak orang akan dicap kurang sopan. Rekan yang ada di sekitarnya juga akan merasa tidak nyaman karena ada yang minim etika Oleh karena itu biasakan anak sejak kecil untuk mengunyah kudapan tanpa mengeluarkan suara yang dapat mengganggu yang lainnya.

Ketika kebiasaan tidak memiliki etika berbicara saat makan, hal tersebut tentunya akan berdampak hingga dewasa. Oleh sebab itu, ajarkan anak-anak tentang tata cara kesopanan saat makan dengan orang.

 

7. Tidak Sibuk dengan Ponsel saat Berbicara dan Makan dengan Banyak Orang

Kebanyakan orang biasanya mengabaikan orang lain saat berada di meja makan dikarenakan sibuk dengan ponselnya. Sikap tersebut jelaslah tidak sopan. Rekan yang ada di sekitar jelas merasa tidak dihargai ketika berbicara. Hal itu tentu saja akan membuat jengkel orang lain. Oleh karena itu, ajarkan anak-anak untuk meninggalkan gadgetnya saat berada di hadapan banyak orang. Supaya orang lain merasa dihargai ketika berbicara..

Usahakan jangan memberikan ponsel terlalu sering pada anak yang masih kecil. Akibatnya anak-anak dapat kecanduan sehingga bisa mengabaikan orang lain yang ada di sekitarnya. Terapkan etika yang sopan pada anak sejak dini agar memiliki etika dan tahu batasan dalam bersosialisasi.

 

8. Tidak Bersendawa Ketika Sedang Makan dan Berbicara dengan Orang Lain

Bersendawa juga sikap tidak sopan saat makan bersama dengan rekan sejawat. Orang-orang bisa menganggap hal tersebut adalah jorok. Boleh jadi juga orang-orang tidak akan berselera makan lagi jika sendawa tetap terus berlanjut. Oleh karena itu, lakukanlah sendawa di tempat yang sepi atau jauh dari keramaian. Mintalah izin ke WC terlebih dahulu jika ingin bersendawa. 

Hal kecil tersebut akan berdampak besar apabila tetap terus dilakukan oleh anak-anak. Ketika dia dewasa kebiasaan baik akan membuat dirinya dianggap sopan. Memang terkadang sendawa tidak bisa dihindari saat makan bersama dengan rekan dan kerabat. Oleh karena itu hindari pemicunya supaya tidak mengakibatkan sendawa. Jangan makan terlalu cepat dan kurangi mengkonsumsi kudapan yang memiliki kandungan gas yang cukup tinggi. Biasakan hal tersebut kepada anak Anda sejak kecil.

 

9. Tidak Meninggalkan Sisa Makanan yang Berantakan di Piring Maupun Meja

Etika berbicara saat makan dengan rekan maupun kerabat adalah tidak meninggalkan sisa makanan yang akan mengakibatkan meja berantakan maupun piring yang terlihat kotor. Hal tersebut menunjukkan kepribadian seseorang yang kurang baik. Oleh karena itu, ajarkan anak anda menghabiskan seluruh makanan di piringnya. Apabila masih ada yang tersisa maka sisihkan  dengan rapi dan bersih. Lawan bicara juga akan melihat anak Anda adalah orang yang yang sopan dan positif.

 

Etika berbicara saat makan juga perlu diperhatikan oleh ibu kepada anaknya. Sikap dan perilaku seseorang tentu saja berdampak besar jika dari awal sudah diajarkan untuk terapkan kesopanan. Anak Anda juga akan lebih dihargai oleh lingkungan dan juga orang-orang di sekitarnya.

Total
1
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts