Jangan Salah! Ini Cara Ternak Cupang yang Benar

cara ternak cupang

Mengetahui cara ternak Cupang merupakan hal yang tepat jika Anda ingin memulai bisnis berjualan ikan hias. Cupang merupakan salah satu jenis hewan yang sedang populer dan harganya terus semakin naik setiap tahunnya.

Dua hal yang membuat hewan ini menjadi mahal mulai dari ekor yang panjang hingga warnanya langka. Ketika Anda memiliki Cupang dengan ekornya panjang warnanya jarang maka bisa jadi akan dihargai hingga ratusan juta.

Semakin kesini semakin banyak kolektor Cupang, sehingga bisnis ternaknya sangatlah potensial untuk mendatangkan keuntungan. Akan tetapi sebelum Anda memutuskan untuk beternak ada beberapa hal harus diketahui agar usahanya lancar.

Ketika beternak tidak bisa sembarang asal ternak saja, untuk menghasilkan ikan berkualitas ada beberapa cara ternak Cupang harus Anda ketahui. Dengan mengetahui caranya maka bisa meminimalisir kerugian dan memperbesar keuntungan.

Jenis-jenis Ikan Cupang yang Populer di Ternakan

Sebelum mengetahui tentang cara ternak Cupang, ketahui terlebih dahulu jenis-jenis Cupang yang populer di perjual belikan. Semakin populer ikannya maka semakin untung juga hasil didapatkan. Berikut beragam jenisnya dari segi bentuk.

1. Crowntail

 cara ternak cupang - Crowntail

Crowntail merupakan jenis ikan populer karena bentuk siripnya seperti mahkota panjang. Crowntail memiliki warna terbilang mencolok untuk jantannya dan betina memiliki warna lebih terang akan tetapi ekornya lebih pendek dibanding jantan.

2. Veiltail

cara ternak cupang - Veiltail

Veiltail merupakan jenis yang paling mudah ditemui di pasaran. Jenis Veiltail memiliki ekor sedikit panjang dengan ujungnya menukik ke bawah. Jenis ini memiliki variasi warna yang sangat beragam sehingga Anda bisa menghasilkan ternakan ikan dengan warna lebih banyak.

3. Plakat

cara ternak cupang - plakat

Berbeda dengan jenis ikan sejenisnya, Plakat memiliki ekor lebih pendek serta membulat seperti kipas. Biasanya jenis Plakat dijadikan untuk bertarung karena ekornya tidak mudah rontok dibandingkan jenis lain. Warnanya juga beragam dan menarik.

4. Halfmoon

cara ternak cupang - Halfmoon

Bagi sebagian pecinta Cupang, jenis Halfmoon ini tergolong sangat cantik. Pasalnya memiliki ekor panjang dan membentuk seperti setengah lingkaran membuat jenis ini banyak digemari oleh para kolektor ikan hias.

Sebenarnya masih banyak lagi jenisnya mulai dari Giant, tail dan lain-lain. Namun, yang paling populer di Indonesia adalah 4 jenis Cupang di atas. Selain itu ternyata banyak kelebihan bisa didapatkan ketika Anda beternak ikan hias satu ini.

(Baca Juga: Serba-Serbi Tentang Memelihara Ikan Di Kolam Rumah)

Kelebihan Ternak Ikan Cupang Bagi Pemula

Saat ini banyak para peternak yang sukses karena mengetahui cara ternak Cupang dengan benar. Selain itu mereka juga dapat melihat peluang kelebihan dari beternak ikan ini. Agar Anda lebih yakin untuk terjun beternak berikut tiga kelebihannya.

1. Warna Beragam dan Bentuk Unik

Berbeda dengan jenis ikan yang hanya memiliki satu corak atau bentuk saja, Cupang memiliki banyak jenis warna serta bentuk. Semakin langka warnanya maka semakin mahal juga harga dari ikan tersebut bakal hingga jutaan rupiah.

Karena hal itulah banyak orang berlomba-lomba untuk memelihara ikan hias ini agar bisa mendapatkan paduan warna menarik dan berbeda dari sebelumnya. Tentu omset hingga jutaan rupiah bisa didapatkan ketika mendapatkan ikan yang berkualitas.

2. Kemampuan Hidup Lebih Lama

Kerugian dalam beternak juga bisa diminimalisir karena Cupang memiliki daya tahan hidup yang kuat dibandingkan dengan ikan hias jenis lain. Tentu hal ini sangat menguntungkan terlebih lagi bagi pemula yang baru terjun ke dunia budidaya ikan hias.

Ketahanan dari Cupang sangatlah luar biasa bahkan dengan kondisi air sedikit oksigen juga masih bisa hidup. Selain itu dengan hanya volume air minim serta tanpa adanya sirkulasi udara ikan hias satu ini masih bisa tetap hidup.

3. Pemeliharaan Mudah dan Murah

Ketika Anda beternak ikan ini maka biaya pengeluaran untuk pemeliharaan sangatlah murah. Berbeda dengan jenis ikan lain yang memerlukan kolam besar sirkulasi udara dan lain-lain, Cupang hanya memerlukan toples saja untuk membudidayakannya.

Selain murah, pemeliharaan dari Cupang juga terbilang mudah sehingga sangat cocok untuk Anda pemula yang baru terjun ke dunia peternakan. Ambil kesempatan mendapatkan semua kelebihan dari beternak dengan mengetahui cara ternak Cupang.

Cara Ternak Cupang yang Benar

Setelah mengetahui berbagai kelebihannya tentu Anda akan semakin yakin untuk memulai ternak Cupang. Agar usaha ternak Anda berjalan dengan lancar maka ketahui langkah-langkahnya untuk memulai usaha ternak.

1. Menyiapkan Rumah Ikan yang Layak

Cara ternak Cupang yang pertama tentunya menyiapkan terlebih dahulu kandang atau rumah ikannya. Untuk memelihara ikan ini Anda tidak memerlukan akuarium besar, cukup dengan akuarium sedang saja serta di tambah filter air.

Seringkali para pemula melakukan kesalahan dengan tidak menambahkan filter pada akuariumnya. Padahal hal ini merupakan hal yang penting agar aquarium tetap bersih dan ikannya dapat terhindari dari stres atau bahkan kematian.

2. Siapkan Peralatan untuk Memulai Budidaya

Setelah menyiapkan kandangnya selanjutnya siapkan peralatan-peralatan yang dibutuhkan untuk membudidaya. Agar hasil ternaknya bagus maka Anda harus menyiapkan beberapa peralatan berikut ini:

  • Pemanas 25 wat: Berfungsi untuk menstabilkan suhu.
  • Filter spons: Menyaring kotoran.
  • Pompa filter: Untuk menarik air ke tangki akuarium.
  • Lumut air: Berfungsi untuk tempat sembunyi ikan.
  • Daun Ketapang: Melembutkan air dan berguna untuk membangun sarang gelembung.
  • Lampu LED: Memberikan pencahayaan,
  • Pembatas tangki: Mengenalkan indukan agar ketika disatukan tidak berkelahi.

3. Menyiapkan Induk Ikan 

Langkah terakhir merupakan hal yang penting dan wajib Anda lakukan yaitu menyiapkan indukan. Jangan sesekali membeli ikan Cupang di pasar untuk diternakkan karena biasanya pengembangbiakannya akan sedikit sulit.

Carilah supplier indukan dengan reputasi baik agar hasil yang didapatkan juga lebih maksimal. Ketika membeli pada supplier terpercaya dan resmi Anda bisa mengetahui jenis genetik ikannya sehingga ketika mengawinkannya bisa mendapatkan anakan yang cantik.

(Baca Juga: 10 Bisnis yang bisa Dilakukan Sambil Bekerja Sebagai Pekerjaan Sampingan)

Cara Mengawinkan Indukan Ikan

Setelah semua perlengkapan serta indukan siap maka selanjutnya ketahui cara ternak Cupang dalam segi mengawinkannya. Sering kali para pemula gagal dalam mengawinkan Cupang oleh karena itu simak cara mengawinkannya berikut ini.

1. Kenalkan Terlebih Dahulu

Sebelum memasukkan indukan ke dalam satu wadah, terlebih dahulu Anda harus mengenalkan indukan nya satu sama lain. Caranya Anda bisa menyimpan tempat indukannya saling berdampingan dan jangan diberi penghalang.

Berikan waktu bagi mereka untuk berkenalan dulu selama satu Minggu saja. Jangan lupa berikan makan yang sehat agar ketika kawin dalam indukan dalam kondisi yang prima. Setelah memasuki satu Minggu maka gabungkan dalam satu wadah.

2. Satukan Dalam Satu Wadah

Cara ternak Cupang dalam mengawinkan ini pastikan jantan sudah berusia 4-8 bulan sedangkan untuk betinanya 3-4 bulan. Jangan sampai mengawinkan Cupang di bawah umur segitu pasalnya bisa membuat ikan berkelahi.

Cara menggabungkannya pertama kali Anda melepaskan ikan betina terlebih dahulu ke dalam wadah untuk kawin, diamkan 30 menit gar ikan terbiasa. Setelah itu masukkan jantannya ke dalam wadah yang sama.

3. Selalu Pantau Ikannya

Selang beberapa jam Anda harus memperhatikan tempat untuk mengawinkan, pasalnya jantan dan betina akan saling kejar-kejaran. Hal ini memang merupakan hal wajar akan tetapi untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan alangkah baiknya selalu dipantau.

Jika perkawinan berhasil selang selama dua hari biasanya akan mulai ada butiran-butiran telur di sarang ikannya. Selalu perhatikan kondisi telur jangan sampai ada yang jatuh ke dasar akuarium karena nantinya bisa menyebabkan gagal menetas.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Dalam Ternak

Untuk menunjang keberhasilan mempraktikan cara ternak Cupang di atas maka ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan untuk meminimalisir kegagalan dalam beternak. Agar berhasil dalam ternak maka berikut ini hal yang harus Anda perhatikan:

  • Jangan memberikan dekorasi akuarium berlebihan.
  • Jaga suhu tetap stabil di kisaran 76-8o derajat.
  • Selalu bersihkan filter ketika kotoran menumpuk.
  • Beri makanan dengan nutrisi tinggi seperti cacing sutra atau udang air asin.
  • Beri makan dua kali sehari.

Empat hal ini harus selalu Anda perhatikan agar proses beternak berjalan dengan lancar dan bisa menghasilkan anakan dengan warna yang cantik. Keberhasilan akan menghampiri ketika Anda terus memerhatikan kondisi Cupang.

Dari tahun ke tahun harga Cupang semakin naik sehingga potensi untuk berjualan ikan hias satu ini sangat besar. Keuntungan hingga jutaan bisa Anda dapatkan ketika berhasil mempraktekkan cara ternak Cupang di atas.

Total
1
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts