Contoh Kalimat Present Tense dan Rumus Membuatnya

thumbnail kalimat present tense - contoh kalimat present tense

Ada berbagai contoh kalimat present tense yang bisa diambil, namun sebelumnya pahami bagaimana membuatnya. Present tense sendiri digunakan untuk menggambarkan situasi yang berlangsung saat ini.

Jika dikembangkan terdapat empat jenis dari present tense yaitu simpel, continuous, perfect, dan perfect continuous. Keempatnya wajib dipelajari jika Anda ingin mahir berbahasa Inggris secara baik dan benar.

Namun jangan khawatir, apabila Anda belum memahami tenses. Orang barat sendiri tidak terlalu mempermasalahkannya untuk komunikasi sehari-hari. Selama maksud dan tujuan tersampaikan boleh-boleh saja.

Jadi jangan pernah ragu mengawali berbahasa Inggris meskipun pengetahuan tenses kurang. Anda bukan seorang jurnalis bahasa asing, jadi penggunaan tenses untuk kehidupan sehari-hari bukanlah kewajiban mutlak.

Baru ketika Anda ingin menulis sesuatu dalam bahasa Inggris, penggunaan tenses wajib dipertimbangkan. Hal ini karena orang lain akan lebih mudah mengerti maksud tulisan apabila menggunakan penunjuk waktu yang benar.

Kemudian perlu dipahami secara umum present tense menunjukkan tiga fungsi yaitu, habit (kebiasaan), fakta, dan kejadian saat ini. Ketiganya harus diingat agar tidak salah dalam menggunakan tenses saat penulisan.

Banyak penulis awam menyepelekan fungsi tersebut sehingga mereka kesulitan dalam menentukan penggunaan tenses. Berikut ini akan dijelaskan secara detail tentang masalah bentuk waktu ini.

Rumus dan Contoh Kalimat Present Tense, Simple

Bentuk paling sederhana dari bentuk waktu saat ini adalah simple present tense. Bentuk tersebut digunakan untuk menunjukkan sebuah kejadian yang berlangsung saat ini. Rumus yang digunakan juga cukup sederhana.

Baca Juga : Ketahui Arti dari Netflix and Chill Agar Tidak Salah Paham

Untuk kalimat positif menggunakan rumus S + V1(s/es) + O/C. Jadi kata kerja yang digunakan adalah jenis satu dengan imbuhan s atau es. Contohnya : she (s) waters (V1+s) the Flower (O).

Rumus kalimat negatif juga cukup sederhana yaitu, S + Do/Does + Not + V1 + O/C. Penggunaan do jika subjek adalah they, we, i, you. Sedangkan Does digunakan untuk subjek berupa she, he, it.

Contoh kalimat present tense negatif dari rumus tersebut adalah, she does not water the flower. Menggunakan does karena subjeknya adalah she. Jangan lupa, kalimat negatif tidak membutuhkan imbuhan s atau es pada V1.

Membuat kalimat tanya juga masih sederhana gunakan rumus ini, do/does + S + V1 + O/C ?. ingat V1 dalam bentuk waktu simpel hanya menggunakan imbuhan s atau es dalam kalimat positif saja.

Contoh pembuatan kalimat tanya dari bentuk waktu ini adalah, does she water the flower. Cukup mudah bukan untuk dipahami, bentuk simpel memang pembuatannya paling sederhana dibandingkan lainnya.

Jangan sampai lupa aturan penggunaan do atau does tergantung dari subjek kalimat. Ini perlu dicatat agar Anda bisa membuat penulisan sesuai dengan kaidahnya. Simpel juga hanya menggunakan kata kerja bentuk pertama.

Rumus dan Contoh Kalimat Present Tense Perfect

Present perfect tense digunakan untuk mencerminkan sebuah kejadian yang sudah selesai dilakukan. Bentuk waktu ini masih tetap berkaitan dengan kejadian yang sekarang sedang dilakukan.

Misalnya Anda sudah selesai menyiram tanaman. Ketika seseorang menanyai apakah sudah menyiram tanaman maka Anda menjawab dengan bentuk waktu perfect. Rumus yang digunakan untuk membuat bentuk ini juga sederhana.

Untuk kalimat positif dari kegiatan yang selesai dilakukan bisa menggunakan S + has/have + V3 + O/C. Jika subjek menggunakan i, you, we, they maka gunakanlah have. Sedangkan subjek he, she, it gunakan has.

Contoh kalimat present tense perfect adalah, I have watered the flower. Dalam struktur tersebut V3 dari water adalah watered. Jadi aktivitas sudah selesai dilakukan oleh subjek yang berkaitan.

Kalimat negatif memiliki rumus S + has/have + not + V3 + O/C. Contoh penggunaan dalam kalimat seperti, i have not watered the plant. Cukup sederhana sekali dari kalimat positif ke negatif hanya menambahkan not saja.

Kemudian pada bentuk tanya gunakan rumus has/have + S + V3 + O/C?. Contoh penggunaannya adalah, have you watered the plant?. Bentuk tersebut paling sederhana sehingga mudah diterapkan.

Yang perlu digaris bawahi dalam bentuk perfect ini adalah kegiatan meskipun sudah dilaksanakan namun masih relevan. Jadi kejadian tersebut belum lama berakhir sehingga masih dalam satu satuan waktu.

Rumus dan Contoh Kalimat Present Tense Continuous

Present continuous tense digunakan untuk merepresentasikan kegiatan yang sedang berlangsung sekarang. Biasanya dalam sebuah penulisan kalimat ini mendapatkan tambahan keterangan waktu.

Dalam bentuk waktu ini digunakan to be yaitu is, am, are. Kemudian bentuk kata kerja yang digunakan adalah V1 dengan imbuhan ing. Jadi struktur kalimat bentuk ini memang sedikit lebih rumit.

Rumus bentuk positif bisa menggunakan S + To Be + V ing + O/C. Contoh kalimat present tense continuous adalah, I am Watering The Plant Now. Pekerjaan ini masih dan sedang dilakukan saat ini.

Bentuk negatif dari kalimat bisa menggunakan rumus S + To BE + Not + V ing + O/C. Contoh penggunaannya adalah I am not watering the plant now. Kejadian tersebut tidak sedang dilakukan saat ini.

Untuk kalimat bentuk tanya rumus yang digunakan To Be + S + V ing + O/C?. Dapat dicontohkan dengan, are you watering the plant now?. Kalimat tanya ini menegaskan apakah sekarang kegiatan sedang dilakukan.

Memahami konsep waktu dari bentuk ini memang cukup sulit. Karena di Indonesia penggunaan seperti ini jarang diaplikasikan. Seseorang tidak perlu memproyeksikan bagaimana waktu kejadian berlangsung dalam bahasa Indonesia.

Ini yang membuat present continuous sering membuat para pelajar kesulitan. Namun setelah memahami bagaimana bentukan waktunya, rumus dan penggunaan tidak terlalu sulit diaplikasikan.

Rumus dan Contoh Kalimat Present Tense Perfect Continuous

Perfect continuous tense digunakan untuk merepresentasikan bentuk waktu di mana sebuah kejadian berlangsung saat ini dan sedang dalam proses. Sederhananya, Anda sedang mengerjakan sesuatu namun belum selesai.

Misalnya, sebuah mesin sedang mencetak kumpulan dokumen. Kejadian ini berlangsung sekarang dan mesin sedang mengerjakannya. Dalam bentuk waktu ini adalah perfect continuous.

Memahami konsep waktu adalah modal awal agar seseorang lebih mudah mengaplikasikan kalimat. Percuma memahami rumus tenses apabila seseorang tidak tahu bagaimana konsep waktu dalam sebuah percakapan.

Rumus yang digunakan untuk kalimat positif menggunakan S + Have/has  + Been + V1 + O/C. Contoh penerapan dalam kalimat misalnya, i have been watering the plant since this morning.

Biasanya bentuk ini diberi tambahan keterangan waktu pada akhir kalimat. Jadi lawan bicara atau pembaca bisa lebih memahami bagaimana situasinya. Memang cukup kompleks jika dibandingkan dengan bahasa Indonesia.

Rumus untuk kalimat positif menggunakan S + Has/have + Not + Been + V ing + O/C. Contoh kalimat present tense perfect continuous, I have not been watering the plant since last week.

Tidak jarang pengguna bahasa Indonesia sering kesulitan menerapkan penggunaan bentuk ini dalam percakapan. Jadi sekali lagi umpamakan sebuah kejadian sedang terjadi namun belum selesai.

Untuk bentuk tanya bisa menggunakan rumus Have/has + S + Been + V ing + O/C?. Contoh dalam kalimat misalnya have you been watering the plant since this morning?. Jadi seseorang bertanya apakah sudah sejak tadi aktivitas dilakukan.

Perlu dicatat bahwa present perfect continuous tidak secara spesifik menjelaskan sebelum dan saat terjadinya sebuah kejadian. Jadi di Indonesia memang cukup membingungkan, karena jika disini digunakan past tense.

Contoh Kalimat Present Tense Paling Sederhana

Memahami struktur waktu dari sebuah kejadian adalah modal penting untuk membentuk kalimat efektif. Kembali lagi pada tiga tujuan awal adanya present tense yaitu menjelaskan habit, fact, dan kejadian sekarang.

Baca Juga : Arti Friend With Benefit yang Harus Anda Ketahui, Yuk Simak!

Berturut turut bentuk paling sederhana dari simpel, present continuous, present perfect, dan present perfect continuous. I eat, i am eating, i have eaten, dan i have been eating. Ini adalah contoh paling sederhana.

Bentuk pertama menjelaskan bahwa saya makan. Aktivitas ini dilakukan seketika, i eat cookies. Pelaku memakan cookies seketika sehingga tidak membutuhkan waktu lama baginya untuk mengunyah.

Bentuk kedua menjelaskan bahwa subjek sedang makan. Aktivitas ini dilakukan secara perlahan sehingga ada jeda waktu didalamnya, i am eating cookies. Proses memakan cookies ini perlahan sehingga orang kedua dapat melihatnya.

Bentuk ketiga menjelaskan kegiatan yang baru saja selesai dilakukan namun masih ada bekasnya. I have eating the cookies, cookies sudah dimakan oleh subjek namun pihak kedua masih dapat menyaksikan sisanya misalnya masih ada remah roti.

Bentuk keempat menjelaskan kegiatan yang sedang dilakukan baik secara cepat maupun perlahan sehingga orang kedua masih dapat melihatnya. I have been eating cookies, cookies sedang dimakan sejak sebelum orang kedua melihatnya hingga sekarang.

Keempat bentuk tersebut adalah penjelasan paling dasar bagaimana memahami struktur waktu dalam bahasa Inggris. Jadi perspektif antara orang pertama dan kedua tetap diperhitungkan agar sebuah kejadian dapat digambarkan.

Inilah yang sering membuat pengguna bahasa Indonesia kesulitan karena metode tersebut tidak diaplikasikan secara spesifik dalam bahasa Indonesia. Memang perlu latihan juga agar membiasakan diri menggunakan struktur tersebut.

Setelah memahami berbagai rumus dan contohnya kedepan diharapkan tidak terjadi kesulitan. Latih kemampuan Anda dengan membuat contoh kalimat present tense sendiri agar lebih mahir.

Total
1
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts