Simak Yuk, 8 Dampak Menonton Televisi Bagi Remaja

Berbicara mengenai dampak menonton televisi bagi remaja, membuat pikiran melayang pada berbagai konsep yang mesti dipahami. Pasalnya, tidak bisa dimungkiri bahwa televisi merupakan bentuk kemajuan teknologi. Tidak mungkin perkembangannya akan dihentikan hanya karena dampak negatif yang dihasilkan. Disini, orang tua mempunyai peran penting untuk melakukan seleksi tayangan TV agar anak tetap mempunyai perspektif yang benar tentang tontonan yang mereka lihat. 

Disisi lain, meningkatnya ilmu pengetahuan dan kecanggihan teknologi menjadi dampak terbesar dalam merubah peradaban manusia. Sekarang, setiap individu mampu menikmati era dimana semua seakan mudah dilakukan. Mulai dari melakukan pergerakan, mencari informasi, mendapatkan produk yang diinginkan, hingga konsep penawaran hiburan yang tersedia dalam satu gadget. Tidak hanya berhenti disini, manusia juga mempunyai kebebasan akses karena perkembangan teknologi yang terus meluas. 

Tidak mengherankan jika saat ini, manusia mempunyai sudut pandang yang lebih luas mengenai banyak hal. Apalagi setiap bidang telah dijabarkan menjadi aspek lain yang membuat manusia mempunyai ruang untuk berkreasi. Misalnya saja, kemudahan membuat video, film, ataupun dokumenter. Karya-karya seperti ini menjadi cukup mudah, sebab industri kreatif tidak diharuskan untuk mempunyai peralatan super canggih untuk membuat film. 

Mereka hanya perlu kamera dengan resolusi baik dan beberapa poin inovatif yang membuat pengambilan gambar lebih mengesankan. Konteks ini yang kemudian, mengharuskan pembuat film atau seni lain mempunyai value lebih agar berdampak positif bagi kalangan remaja. 

Dampak Menonton TV Bagi Remaja Modern

Seperti yang sudah dipahami banyak orang, bahwa remaja adalah masa transisi anak menuju usia dewasa. Transisi ini akan membuat mereka dua kali lipat lebih aktif. Selain itu, rasa penasaran dengan  hal-hal baru kian meningkat. Bahkan beberapa ahli menyebutkan, remaja akan mengalami perubahan mood cukup cepat. Mereka akan mencari jati diri tanpa disadari. Hal tersebut yang kemudian, masa remaja pada anak menjadi satu tantangan tersendiri bagi orang tua. Apalagi di era modern seperti sekarang, dimana TV dan nontonan lainnya sangat mudah diakses. 

Maka, penting bagi orang tua untuk menjalin komunikasi dengan mereka. Setidaknya, luangkan waktu menonton film bersama. Berikutnya, iringi diskusi ringan mengenai nilai moral yang barusan dilihat dari film tersebut. Meskipun begitu, Anda tetap perlu memberi kepercayaan kepada remaja untuk menghargai pilihan film yang diinginkan. Pasalnya, impact nonton TV tidak melulu tentang hal negatif. Ada juga beberapa dampak menonton televisi bagi remaja yang tergolong sebagai aspek positif. Berikut penjelasannya:

  • Penyajian informasi terkini

dampak menonton televisi bagi remaja - penyajian informasi terkini

Dampak menonton televisi bagi remaja yang pertama adalah kenyataan bahwa TV mampu menyiarkan berita terkini. Hal ini menjadi penting bagi generasi mereka untuk memperluas pengetahuan mengenai banyak aspek yang terjadi di kawasan lain. Impact tersebut tentu saja menunjukan value positif, sebab informasinya yang menambah ilmu  bagi remaja. Meskipun begitu, orang tua tetap perlu memastikan si anak tidak salah paham dengan informasi yang diberikan. Tidak ada salahnya bagi Anda untuk bertanya kepada anak tentang apa yang sebenarnya diinformasikan? Pertanyaan ini hanya menguji, apakah remaja mampu memahami berita dengan benar. 

(Baca Juga: Cara Mengendalikan Stres Termudah untuk Pekerja Kantoran)

  • Informasi penting bagi pelajar

dampak menonton televisi bagi remaja - informasi penting bagi pelajar

Aspek lain yang tidak kalah penting diberikan oleh TV ialah menyebarkan berita tentang ranah pendidikan. Misalnya saja, informasi mengenai kursus online ataupun hal lain terkait peningkatan kualitas pendidikan bagi remaja. Disini, tentu saja dampak yang diberikan positif karena tidak mengarah pada kerusakan mental anak. Walaupun demikian, tidak ada salahnya untuk orang tua memberikan kebebasan akses hiburan kepada anak. Bebas disini, bukan berarti membiarkan anak menonton berbagai konten yang diinginkan. Melainkan, membuka ruang bagi remaja untuk mengekspresikan apa yang sebenarnya ingin mereka inginkan. Jadi, suatu saat ketika mereka melihat hal yang dirasa kurang baik. Anak tidak takut mendiskusikannya kepada orang tua. 

  • Hiburan 

dampak menonton televisi bagi remaja - hiburan

Pada dasarnya, dampak menonton televisi bagi remaja memberikan hiburan. Remaja mampu menyegarkan otak dengan tayangan yang ringan serta beragam. Misalnya saja, menonton kartun di hari minggu atau sekedar menikmati sensasi petualangan Tintin. Impact baik lainnya, tayangan seperti ini akan membuka imajinasi anak tentang banyak hal. Secara tidak langsung, mereka akan menyusun satu bayangan yang merujuk pada cita-citanya. Disadari atau tidak, televisi mempunyai dampak setinggi itu. Jadi, orang tua sangat perlu memenuhi anak dengan tayangan-tayangan bermanfaat yang memang sesuai dengan usianya. 

dampak menonton televisi bagi remaja - menumbuhkan empati

Empati adalah rasa peduli terhadap orang lain. Biasanya, TV menyediakan pilihan tayangan yang merujuk pada kehidupan. Hal-hal semacam ini, membuat remaja melihat kehidupan luar yang beragam. Secara tidak langsung, rasa empati tumbuh karena menyaksikan kesedihan orang lain. Tidak aneh jika kemudian, banyak orang yang menjelaskan bahwa film menjadi media paling efektif untuk menyalurkan nilai moral kepada publik. Kabar menyenangkannya sekarang, pilihan film semakin beragam. Anda bebas memilih genre apapun yang disukai, sebab kebanyakan dari tayangan ini bermaksud memberikan gambaran menjadi orang baik. 

(Baca Juga: 8 Bisnis Online Untuk Pemula Tanpa Modal 2021)

  • Meningkatkan kreatifitas

dampak menonton televisi bagi remaja - meningkatkan kreatifitas

Berikutnya, tayangan TV juga mempunyai manfaat untuk meningkatkan kreatifitas remaja. Orang tua  dapat membantu mereka dengan melihat tayangan yang memang diperlukan. Misalnya saja, acara bocah petualangan, cerita sekolah, dan tema ringan lainnya. Ketika tayangan seperti ini menjadi konsumsi harian mereka, tentu anak akan mempunyai gambaran yang lebih luas mengenai banyak hal yang sebelumnya tidak diketahui. Dampak menonton televisi bagi remaja tersebut perlu dilatih dengan cara yang benar. Pasalnya, kebanyakan dari anak tidak mau melihat film rekomendasi orang tua. 

Berikut adalah Dampak Lain Menonton Televisi Bagi Remaja

  • Media edukasi 

Seperti yang sudah diterangkan, TV menjadi media paling banyak digunakan untuk edukasi. Pembelajaran yang diberikan tentu saja lebih beragam, sebab kalangan yang menonton televisi bukan hanya anak-anak maupun orang tua. Anda bisa saja menyarankan mereka untuk menonton acara TV yang memang membantu anak dalam menyelesaikan tugas sekolah. Pada dasarnya, dampak menonton televisi bagi remaja tidak mampu disamaratakan. Pasalnya setiap anak mempunyai minat yang berbeda-beda. 

  • Media penyaluran nilai

Terakhir, dampak baik yang tidak boleh tertinggal adalah konsep TV untuk menyalurkan nilai positif. Misalnya saja, acara sinetron yang banyak ditayangkan di berbagai stasiun TV Indonesia. Jika diperhatikan, acara tersebut mempunyai konsep besar yang ingin disampaikan dengan cara menarik. Nah, poin yang mesti diperhatikan orang tua adalah mengarahkan anak pada hal positif yang ingin sinetron itu sampaikan. Pasalnya, Anda tidak bisa melarang remaja menonton tayangan yang diinginkan. Jadi, cara yang mesti dilakukan adalah melakukan komunikasi aktif kepada mereka agar tidak salah paham. 

  • Peningkatan inovasi

Masa remaja menjadi fase yang identik dengan peniruan. Hal ini mesti dimanfaatkan dengan memberikan tayangan yang memang inovatif bagi mereka. Orang tua diharapkan mampu mengarahkan anak untuk menyukai acara-acara tersebut. Pasalnya, dampak menonton televisi bagi remaja memberi peluang positif dan negatif yang semuanya tergantung pada cara orang tua melakukan komunikasi dengan mereka.

Total
66
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts