Istilah Gaul, Inilah Arti Gabut yang Wajib Diketahui

thumbnail arti kata gabut - memahami arti gabut

Arti gabut sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar orang. Kata tersebut kerap kali muncul, baik ketika Anda bersosialisasi secara langsung maupun di media sosial.

Kebanyakan, orang yang menyebut kata tersebut adalah anak-anak muda. Banyak maksud yang diutarakan oleh mereka, seringkali sebutan tersebut dianggap hanya sebuah candaan, bukan suatu hal serius.

Bagi orang yang tidak tau secara dalam arti gabut, tentu tidak akan menganggap serius. Namun, sebagai makhluk sosial yang seringkali bertemu beragam karakter orang, kata tersebut sebetulnya mengandung konotasi negatif.

Oleh karena itu, apabila Anda telah mengetahui berbagai dampak negatifnya, sebaiknya menghindari kata-kata gaul tersebut. Cukup sekedar mengetahui agar tidak ketinggalan trend zaman saat ini.

Memahami Arti Gabut Secara Spesifik

 

Arti gabut berasal dari gaji buta yang digabungkan menjadi sebuah singkatan. Apabila dijabarkan secara spesifik, kata tersebut memiliki makna yang tidak sesederhana sebuah bahan bercandaan.

Baca Juga : Arti Friend With Benefit yang Harus Anda Ketahui, Yuk Simak!

Gaji buta, artinya seseorang yang tidak melaksanakan berbagai bidang pekerjaan apapun atau bisa dikatakan “menganggur”, namun tetap diberikan imbalan secara personal atau biasa disebut gaji.

Beberapa pihak mengatakan bahwa gabut juga berarti memberikan penilaian terhadap seseorang betapa tidak bergunanya ia dan merepotkan. Hal tersebut karena seseorang tersebut tidak melaksanakan kewajiban, tetapi mendapatkan haknya.

Tidak jarang beberapa orang justru merasa atau menganggap dirinya sedang gabut. Berbagai faktor bisa membuat seseorang merasa menganggur dengan gaji buta, salah satunya karena bosan dan tidak memiliki kegiatan.

Salah satu kegiatan yang bisa dikatakan gaji buta, ialah ketika Anda seharian hanya rebahan di atas tempat tidur. Sehingga, andapun merasa badmood, bete, atau merasa gelisah dan juga menyebabkan overthinking.

Arti gabut juga bisa disebut sebagai kegiatan bermalas-malasan atau melakukan hal tidak penting. Seperti, tiduran dalam waktu yang lama, bangun hanya untuk makan, serta berada di depan TV terus-menerus.

Seseorang yang terlalu sering menganggur akan kehilangan tujuan hidupnya, tidak mampu memotivasi diri sendiri, serta mengutamakan rasa malas dari dalam dirinya. Kebiasaan ini sangat tidak baik untuk dipertahankan.

Pengertian secara spesifik tersebut membuat kebanyakan orang mengambil kesimpulan untuk menghindarinya, karena akan berdampak buruk terhadap kesehatan fisik dan psikis. Oleh karena itu, penting mencari kegiatan lain agar tidak gabut.

Berbagai Penyebab Anda Merasa Gabut

Segala sesuatu pasti ada penyebabnya. Berdasarkan arti gabut yang telah dibahas sebelumnya, Anda tentu bisa mulai memahami bagaimana seseorang bisa merasa melakukan kegiatan tidak penting.

Penyebabnya beraneka ragam, ada faktor internal yang terjadi di dalam diri Anda maupun secara eksternal atau di luar diri. Penyebabnya bisa berasal dari satu hal ataupun gabungan beberapa hal.

Pertama, ketika merasa jenuh dengan pekerjaan menumpuk dalam jangka waktu cukup lama, tubuh menginginkan istirahat sejenak, biasanya disebut me time. Tentu saja me time wajib dilakukan asal tidak berlebihan.

Tidak jarang, tubuh merespon kegiatan me time sebagai moment untuk bermalas-malasan. Sehingga, andapun merasa bahwa diri sendiri berhak untuk beristirahat dalam beberapa waktu. Namun, tanpa sadar justru menghabiskan banyak waktu.

Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan management waktu, kapan harus beristirahat tanpa menghabiskan banyak waktu dan kapan wajib untuk kembali bekerja. Dengan management yang baik, Anda bisa terhindar dari kemalasan.

Kedua, mudah menyerah. Mengapa hal ini bisa memicu terjadinya kemalasan? Karena, seseorang yang sudah merasa harus memecahkan hal sulit, akan lelah dan cenderung mudah menyerah. kemudian berhenti menghadapi rintangannya.

Ketika berhenti, mood mengerjakan hal lain akan menurun. Lalu, Anda tentu mencari kegiatan lain untuk bermalas-malasan, seperti rebahan, menonton televisi atau film seharian, dan sebagainya.

Ketiga, mudah percaya. Siapa sangka bahwa “mudah percaya” bisa menyebabkan Anda gabut? Bayangkan, ketika dalam suatu organisasi, perusahaan, atau kelompok tertentu terdapat pembagian job description.

Pada pembagian tersebut Anda dipercaya sebagai kepala suatu divisi. Kemudian, segala pekerjaan dilaksanakan oleh anggota. Anda merasa sangat percaya dengan kinerja anggota, sehingga abai dan tidak mengecek ulang.

Ini yang Harus Dilakukan Saat Merasa Gabut

 

Arti gabut memang terlihat sederhana, namun sebetulnya cukup kompleks. Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir karena setiap persoalan selalu memiliki solusi. Ada banyak kegiatan bermanfaat yang bisa dilakukan.

Contoh dari kegiatan tersebut, yaitu membaca buku. Kegiatan ini memang bisa dilakukan ketika santai, tetapi membawa manfaat yang baik bagi anda, yaitu menambah pengetahuan dan inspirasi.

Tidak masalah jika ingin membaca buku ringan, seperti novel, kumpulan cerpen dan puisi, atau bacaan yang mengandung hiburan lainnya. Penting bagi Anda untuk menambah hal-hal positif dan bermanfaat.

Selain membaca, seseorang bisa juga mendengarkan music. Meski terlihat tidak ngapa-ngapain, banyak hal positif yang bisa didapatkan dari mendengarkan musik. Contohnya, mengusir rasa bosan dan membangkitkan semangat.

Jika rasa bosan bisa dihilangkan, maka kemungkinan untuk bermalas-malasan akan lebih mudah teratasi. Pilihlah lagu yang bisa membuat diri dan pikiran menjadi rileks, penuh inspirasi, dan tentu saja motivasi baru.

Selanjutnya, Anda bisa menonton film-film atau video dari motivator kesukaan. Misalnya, jika ada ketertarikan dalam dunia bisnis, maka tontonlah video dari orang-orang sukses berbisnis. Dengan begitu, motivasi diri akan meningkat.

Tidak hanya membaca buku, mendengarkan musik, atau menonton video motivasi, Anda bisa memilih untuk berolah raga. Pilihan ini memang paling sulit diantara kegiatan sebelumnya, namun membawa dampak positif bagi tubuh.

Berdasarkan arti gabut, Anda bisa mengurangi resiko malas berlebihan ketika lama tidak berolah raga. Jika rutin berolah raga, maka tubuh akan mudah memotivasi dirinya sendiri untuk lebih produktif.

Solusi Mengatasi Gabut yang Berlebihan

Selain aktivitas, Anda juga bisa menggunakan solusi ketika merasa gabut berlebihan. Salah satu solusi paling penting, yaitu melakukan evaluasi terhadap diri sendiri. Evaluasi ini sangat dibutuhkan untuk mengukur kapasitas anda.

Evaluasi bisa dimulai dari melihat kegiatan apa saja yang sudah Anda jalani, apakah telah berkembang sesuai dengan tujuan. Apabila belum, maka segera selesaikan agar tidak memiliki celah untuk merasa gabut.

Setelah melakukan evaluasi, jangan sungkan untuk meminta nasihat kepada orang yang lebih ahli. Dengan begitu, Anda bisa lebih mudah menentukan jalan untuk memperbaiki hal-hal yang dirasa kurang baik saat ini.

Gabut biasanya berkaitan dengan menurunnya mood, maka buatlah aktivitas yang bisa membuat diri Anda bahagia. Aktivitas tersebut disesuaikan dengan hobi, passion, keinginan dan lain sebagainya.

Terakhir, jangan pernah merasa insecure atau minder. Dengan memiliki kepercayaan diri cukup tinggi, motivasi di dalam diri Anda untuk mengerjakan aktivitas positif juga akan meningkat.

4 Kata Gaul Selain Gabut Beserta Artinya

Tidak hanya arti gabut yang memiliki makna tersembunyi dibaliknya, masih ada beberapa kata gaul yang hitz dikalangan generasi milenial. Anda perlu mengetahui agar tidak kehilangan update ketika bersosialisasi.

Berikut 4 kata gaul selain gabut :

1. Mager

Hampir sama dengan gabut, mager merupakan gabungan dari kata “malas” dan “gerak”. Istilah ini sering digunakan oleh remaja-remaja ketika menolak ajakan teman sebayanya untuk melakukan kegiatan.

Baca Juga : Ketahui Arti dari Netflix and Chill Agar Tidak Salah Paham

Kata ini akan berdampak negatif apabila terlalu sering diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mager lebih menunjukkan kegiatan tidak berguna, seperti hanya tidur seharian di atas Kasur tanpa melakukan pekerjaan apapun.

2. Baper

Istilah kedua ini seringkali didengar di hubungan pertemanan atau percintaan. Baper memiliki arti, yaitu bawa perasaan. Artinya, jika mudah marah terhadap hal kecil bagi orang lain, maka Anda dianggap baperan.

Beberapa orang seringkali marah dibilang baperan, karena setiap orang memiliki tingkat tersinggungnya masing-masing. Hal sepele bagi Anda akan menjadi besar bagi orang lain, sehingga Anda menganggapnya baperan.

3. Julid

Cukup populer, julid bukan hanya sekedar sebuah kata, melainkan juga aktivitas. Ketika sekelompok orang dengan persepsi yang sama, akan membicarakan sesuatu. Biasanya sesuatu itu adalah kehidupan orang lain.

Inilah yang disebut dengan julid. Julid biasanya mengandung obrolan membicarakan kehidupan teman disekitar Anda atau bahkan artis-artis ternama. Tidak ada maksud tertentu, hanya sebagai wadah untuk menilai hidup orang lain.

4. Pansos

Kata ini sering terdengar di dunia entertaiment. Pansos berasal dari dua kata, yaitu “panjat” dan “sosial”. Artinya, seseorang dianggap tidak bisa mendapatkan popularitas tanpa bantuan orang lain.

Berkembangnya zaman menimbulkan berbagai gaya hidup, salah satunya adalah penggunaan bahasa gaul. Setelah mengetahui berbagai istilah, Anda bisa memahami bagaimana bahasa tersebut digunakan. Sehingga, penting bagi Anda mengetahui arti gabut.

Total
1
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts