Mitos Bunga Melati yang Berkembang di Masyarakat

thumbnail mitos melati - mitos bunga melati

Fakta soal mitos bunga melati memang belakangan populer di masyarakat tanah air. Benar atau tidaknya mitos tersebut sebenarnya akan didasarkan atas kepercayaan masing-masing individu. Seperti diketahui, bunga melati sebagai disebut puspa bangsa merupakan simbol nasional.

Julukan puspa bangsa pada melati biasanya untuk jenis melati putih atau yang memiliki nama latin Jasminum Sambac. Selain disebut-sebut sebagai simbol nasional, bunga melati juga seringkali disebut sebagai simbol kemurnian dan kesucian atas cinta.

Karena anggapan-anggapan tersebut, tentu tidak mengherankan apabila bunga satu ini sering kalian temui di beberapa upacara seperti pernikahan di Suku Jawa dan Sunda. Tidak hanya itu saja, bunga puspa bangsa itu sendiri memiliki beragam manfaat.

Baca Juga : Jenis dan Manfaat Menanam Bunga Melati di Depan Rumah

Selain fungsi utamanya untuk keindahan dan penyejuk pada ruangan, bunga melati sebenarnya memiliki beragam fakta menarik. Terlepas dari mitos bunga melati yang beredar, ada banyak manfaat lain dari bunga satu ini.

Fakta dari Mitos Bunga Melati di Masyarakat

Sampai dengan saat ini, ada banyak mitos menakutkan atas melati atau bunga yang juga dikenal dengan jasminum. Dari mulai tanaman satu ini seringkali digunakan sebagai sesajen pada praktik ilmu gaib hingga mitos di mana melati disukai oleh berbagai makhluk halus seperti jin.

Namun terlepas dari semua mitos yang ada, tidak banyak orang tahu mengenai segudang manfaat dan khasiat atas bunga satu ini. Bunga puspa bangsa memiliki peran besar bagi dunia kecantikan dan kesehatan.

Dilansir dari banyak sumber ternama serta dari berbagai jurnal mengenai kesehatan dan kecantikan, mitos bunga melati memang sering kali dimanfaatkan karena kandungannya. Ada banyak manfaat ketika kalian menggunakan tanaman ini.

Menurut penelitian, mengonsumsi teh bunga jasminum secara rutin benar-benar dapat membantu kulit terlihat lebih awet muda. Bagi Anda yang mendambakan kulit sehat, maka konsumsi setiap hari teh bunga puspa bangsa.

Kandungan zat anti-oksidan yang tinggi pada bunga puspa bangsa memang menjadi salah satu penyebab mengapa tanaman melati berpengaruh besar pada kesehatan kulit. Zat anti-oksidan memang secara nyata dapat menangkal radikal bebas.

Secara umum, radikal bebas memang menjadi salah satu penyebab terjadinya penuaan dini pada seseorang. Dengan mengkonsumi makanan serta minuman yang memiliki kandungan zat anti-oksidan tinggi, maka akan mencegah seseorang dari penuaan dini.

Lain dari pada itu, zat anti-oksidan juga memiliki khasiat untuk mengurangi rasa stres, tegang, serta kecemasan. Khasiat tersebut bisa langsung kalian buktikan dengan mengkonsumi teh bunga jasminum di rumah.

Mengenal Puspa Bangsa dengan Melihat Mitos Bunga Melati

Tentu bisa kita ketahui bersama apabila tanaman melati merupakan salah satu jenis tanaman yang cukup populer. Bisa dipastikan, tentu tidak ada seorang pun yang belum mengenal dan belum pernah melihat bunga putih ini.

Puspa bangsa, secara umum memang sering digunakan sebagai hiasan pada upacara pernikahan. Tanaman ini secara langsung memang melambangkan kesucian. Namun meski begitu, ada banyak mitos mengenai melati yang beredar di masyarakat.

Melati merupakan sebuah tanaman hias dari jenis tanaman perdu dengan batang tegak. Bunga ini juga berasal dari genus semak atau tanaman merambat. Memiliki bentuk terompet dengan banyak variasi warna, tanaman tersebut bisa kita temui di Indonesia.

Secara umum, puspa bangsa sering tumbuh pada bagian ujung tanaman. Selain itu, salah satu karakteristik yang paling kuat ada pada susunan mahkotanya. Susunan yang bisa kalian jumpai ada dengan bentuk tunggal namun ada juga yang bertumpuk.

Secara aroma, puspa bangsa memiliki ciri khas berupa bau yang harum. Lewat beberapa karakteristik tersebut, bunga satu ini juga dianggap mistis sejak zaman dahulu. Mitos Bunga Melati ini sering dikaitkan dengan Ratu Selatan, Nyi Roro Kidul.

Selain sering dikaitkan sebagai media untuk lebih dekat dengan Nyai Ratu, mitos lain yang beredar juga datang dari daya pikat bunga ini. Jasminum digadang-gadang dapat memikat hati orang lain lewat baunya.

Jika kita lihat dari sudut pandang modern, tentu bisa kita ketahui apabila aroma dari melati ini memang sangat tajam. Oleh karena itu, tentu tidak mengherankan apabila bau melati dipercaya dapat memikat seseorang.

Terlepas dari semua mitos di atas, yang jelas semua pandangan tersebut berasal dari pemikiran orang jaman dahulu. Entah nantinya percaya atau tidak, kita juga harus melihat tanaman ini dari sudut pandang lain seperti khasiat serta manfaatnya.

Mitos Bunga Melati dan Beragam Manfaatnya

Pada zaman modern seperti sekarang, pemanfaatan segala jenis tanaman memang dilakukan. Dari beragam jenis tanaman yang ada, satu dengan khasiat dan manfaat terbanyak ada pada puspa bangsa. Walau banyak mitos melati, namun tanaman ini juga memiliki khasiat seperti:

1. Membantu mengurangi atau menghilangkan bau pada badan

Bunga jasminum memang selalu identik dengan bau wanginya. Dalam hal ini, bunga satu ini bisa kalian gunakan untuk membantu mengurangi dan menghilangkan bau tidak sedap. Adapun proses pemanfaatannya bisa dilakukan dengan sangat mudah.

Pertama siapkan 30 kuntum bunga serta masukkan pada wadah yang berisi air matang. Kemudian, tutup wadah tersebut dengan plastik dan biarkan selama satu malam penuh. Esok harinya, bisa Anda konsumsi.

2. Mengatasi jerawat pada wajah

Puspa bangsa secara nyata benar-benar dapat menghilangkan jerawat secara alami. Sudah banyak penelitian yang dilakukan dan hasilnya ampuh. Untuk bisa menggunakannya, kalian perlu mempersiapkan beberapa bahan seperti belerang, jeruk nipis, dan melati.

Pembuatan obat jerawat menggunakan melati bisa kalian lakukan dengan membersihkan semua bagian pada tanaman ini terlebih dahulu. Setelah bersih, tumbuk secara halus dan kemudian tambahkan jeruk nipis.

Kalian bisa menggunakan media obat tersebut dengan cara mengoleskannya pada bagian wajah yang berjerawat. Oles dan diamkan kurang lebih selama 10 sampai dengan 20 menit, kemudian bersihkan dengan menggunakan air hangat.

3. Industri kecantikan

Selain memiliki manfaat besar untuk bunga tabur, melati juga sering digunakan sebagai bahan utama pada industri kecantikan dan kesehatan. Adapun manfaatnya bisa ditemukan pada produk minyak wangi, ragam kosmetik, farmasi, dan penghias rangkaian bunga.

4. Membantu menghentikan pengeluaran ASI

Terlepas dari mitos bunga melati yang ramai beredar, tanaman satu ini sebenarnya memiliki khasiat untuk mengurangi dan menghentikan keluarnya air susu ibu. Bunga dan daun-daun dari spesies melati ini bisa dimanfaatkan dengan cara diremukkan dan ditempelkan langsung pada payudara.

5. Obat bisul

Menurut penelitian, tapal pada daun-daun dari puspa bangsa sering digunakan sebagai obat bisul dan penyakit kulit ringan. Daun-daun ini juga dapat digunakan sebagai media obat kumur saat kalian menderita penyakit sariawan dan gusi bengkak.

Mitos Bunga Melati Sebagai Obat Penurunan Demam dan Penyakit Lain

Setelah mengetahui beberapa khasiat dari melati ini, lantas tahukah Anda apabila tanaman ini juga memiliki khasiat lain di mana dimanfaatkan sebagai media penurun demam dan obat pada beragam penyakit berat lain?.

Tidak bisa disangkal apabila setiap bagian dari tanaman ini bisa dimanfaatkan secara keseluruhan. Pada bagian akarnya, para peneliti telah membuat ekstrak sebagaimana dapat dimanfaatkan sebagai obat untuk penurun demam.

Rebusan dari akar melati dan rendaman bungannya secara efektif dapat dipakai untuk treatment pada beberapa penyakit berat seperti radang paru-paru, bronkitis dan asma. Untuk kalian yang selama ini memiliki riwayat penyakit pada gangguan pernapasan, maka ini adalah solusinya.

Selain dimanfaatkan sebagai obat pada gangguan pernapasan, akar pada puspa bangsa juga dapat ditumbuk dan dibuat sebagai tapal untuk obat keseleo atau bahkan patah tulang. Proses pembuatan media obat ini pun bisa dilakukan secara tradisional.

Baca Juga : Manfaat Tersembunyi Bunga Sedap Malam Begini Cara Menanamnya

Pada dunia farmasi, tingtur (ekstrak pada alkohol) akar J. Sambac juga memiliki khasiat besar sebagai obat penenang atau sedativa, obat anestetik, dan juga penyembuh luka.

Fenomena Soal Mitos Bunga Melati

Lewat semua pembahasan di atas, bisa kita ketahui apabila tanaman melati memang benar-benar menawarkan manfaat bagi tubuh. Bunga dan daun dari tanaman ini secara nyata dapat dijadikan sebagai metode alternatif alami proses penyembuhan berbagai penyakit.

Dari beragam pandangan soal mistisnya melati ini sebagaimana digunakan sebagai ritual pada zaman dahulu juga sebenarnya saat ini puspa bangsa benar-benar menawarkan banyak manfaat untuk dunia kecantikan dan kesehatan.

Dapat kita simpulkan apabila melati tidak hanya digunakan sebagai bahan atau alat-alat ritual pada zaman dahulu saja. Pada zaman modern seperti sekarang, kita harus melihat mitos bunga melati dari beragam khasiat dan manfaatnya.

Total
7
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts