Tips Pendekatan Ayah dan Anak dari Kecil Agar Selalu Akrab

Pendekatan ayah dan anak

Saat ini mengetahui sampai melaksanakan pendekatan ayah dan anak masih jarang digunakan dalam rumah tangganya. Mereka beranggapan karena keluarga, pasti bisa akrab sendiri tanpa perlu cara khusus supaya lebih efektif.

Apalagi namanya hubungan antara orang tua terutama ayah seringkali disepelekan. Terlebih jika dikhususkan untuk hal yang lebih keras, misalnya memarahi atau membimbing anak. Tapi bukannya hubungan akrab malah semakin jauh. 

Cara Pendekatan Ayah dan Anak Lewat Sentuhan serta Perasaan

Orang tua wajib pandai mencari celah untuk menyenangkan hati buah hati. Tidak perlu dengan memberi uang atau mainan saja. Ada trik pendekatan terbaik serta smooth sehingga bisa cepat saling sayang.

1. Peluk dan Cium Anak

Pendekatan ayah dan anak - Cium dan peluk anak

Trik pertama yaitu orang tua khususnya ayah harus sering memeluk dan mencium buah hati. Mungkin hal ini sulit dilakukan kalau sudah lebih besar. Makanya jika masih bayi harus dibiasakan dulu.

Sentuhan menunjukan betapa besar rasa cinta dan kasih sayang kita. Tapi harus sesuai sama norma atau adab yang baik. Misalnya hindari mencium pada bagian bibir, terlebih bisa saja terdapat kuman.

(Baca Juga: Panduan Mendukung dan Mengasah Hobi Anak untuk Masa Depan)

2. Skinship

Pendekatan ayah dan anak - Skinship

Proses pendekatan ayah dan anak dengan skinship begitu penting. Makanya selain ciuman atau pelukan boleh sambil memijat. Apalagi menurut penelitian ternyata anak kecil sangat suka dipijat pada beberapa bagian tubuhnya. 

Selain rajin bersentuhan satu sama lain, seorang ayah wajib menghibur. Tentu bukan saat kondisi sedih saja tapi setiap saat. Tidak perlu memberi hadiah, lebih baik dengan candaan atau gurauan lucu.

3. Ikut Andil Mengurus

Pendekatan ayah dan anak - Ikut andil mengurus

Dari kecil, seorang bapak sudah harus rajin dalam mengurus terutama menggantikan popok apabila masih bayi. Tentu penting sebagai bukti kasih sayang sekaligus menjadi latihan mengurus yang benar dalam kategori basic.

Agar pendekatan ayah dan anak lebih tulus dari dalam hati, latihlah dengan mengurus masalah genting. Misalnya anak sedang sakit. Kita harus bisa menenangkan dengan kasih sayang tanpa mengeluh sampai sembuh.

4. Cerdik Menghentikan Tangisan

Pendekatan ayah dan anak - Cerdik menghentikan tangisan

Harus tahu juga mengenai bagaimana cara menghentikan tangisan dan kemarahan buah hati. Umumnya anak seringkali menangis karena permintaannya tidak kita turuti dengan benar. Jadi, harus diberikan pengertian secara pelan-pelan saja.

Begitu juga waktu marah, Anda tidak boleh balik memarahi secara keras. Tujuannya agar menghindari diri kita malah membuat buah hati sedih. Bisa saja jika dilakukan terus menerus, kepercayaan diri hilang.

Memberi Hadiah Agar Buah Hati Bahagia

Pendekatan ayah dan anak - Memberikan hadiah kepada buah hati

Saat kondisi atau waktu tertentu, kita bisa menjanjikan hadiah pada buah hati. Sebagai bapak tidak boleh pelit atau menyembunyikan keinginan memberi sesuatu. Apalagi gunanya bagus demi meningkatkan kebahagiaan. Kalau yang paling simple sebenarnya boleh hanya memberi berupa makanan atau minuman kesukaan. Tapi biar lebih istimewa, harus dibawa langsung ke restoran atau tempat makan. Lalu suruh supaya memilih sendiri.

Selan itu disarankan juga untuk memberi barang seperti buku, baik berupa dongeng atau komik. Bakal lebih baik jika sesuai hobi atau kesukaan saja. Memberi buku gambar juga bagus meningkatkan skill. Dalam rangka pendekatan ayah dan anak, bisa memberi hadiah yang dapat dimainkan bersama. Misalnya paling mudah mungkin alat olahraga simple. Badminton mungkin lebih disukai karena keren dan mudah dimainkan.

Jika untuk perempuan, bisa diberi masak-masakan untuk aktivitas waktu bermain. Kegiatan seperti masak-masakan ternyata mampu meningkatkan kreativitas. Sama seperti boneka dengan warna cantik, cocok untuk mengenalkan sifat feminim. Anda selanjutnya juga bisa memberi yang lebih berguna di mana dipakai dalam kegiatan sehari-hari. Misalnya tas atau sepatu baru buat bersekolah. Pasti 100% membuat semangat bersekolah bertambah terus.

Begitu juga aksesoris lain seperti jam tangan buat anak. Tapi harus diingat jangan hanya memberi hadiah saja, wajib sering mengantar langsung anak menuju sekolah. Pasti bakal diingat sampai akhir hayat. Selain barang, Anda dapat memberi berupa uang tapi secukupnya saja. Mungkin banyak yang tidak setuju karena beberapa alasan tertentu. Tapi perlu Anda lakukan karena berguna untuk melatih keuangan sendiri.

Ajarkan Hubungan Keluarga dan Agama

Pendekatan ayah dan anak - Ajarkan tentang agama

Saat masih kecil, buah hati belum paham terlalu jelas mengenai hubungan keluarga. Masih belum menganggap terlalu penting sehingga patut kita beri tahu dengan baik. Penting diajarkan orang tua lebih lanjut. Terutama bukan hanya hubungan sama orang tua saja, tapi dengan saudara. Tentu bakal lebih baik jika semua anggota keluarga bisa berkomunikasi tanpa kesulitan. Ditambah lagi pentingnya saling menyayangi juga bagus.

Dalam melakukan pendekatan ayah dan anak harus dilakukan lebih sederhana. Contohnya melakukan kiasan dari tokoh kartun atau hewan. Buatlah cerita yang mudah dipahami tanpa membuat bingung buah hati Anda. Kalau perlu punya jadwal khusus berkumpul seperti diskusi atau komunikasi secara langsung. Disini semua orang dapat saling berbagi cerita atau kesulitan. Pasti semua anggota keluarga lebih dekat dengan dukungan besar.

Diskusi semacam ini tentunya tidak boleh secara serius atau menekan orang. Malahan lebih baik jika bisa dilakukan sambil makan camilan sehingga lebih santai. Nantinya anak dapat bercerita dengan lebih bebas. Perlu diketahui kalau memberi dukungan satu sama lain dapat menjadi poin berharga buat nilai keta sebagai bapak. Selain itu hindari saling mengejek. Malahan nanti takutnya terjadi kisruh antar anggota keluarga.

Dalam hubungan keluarga wajib diajarkan berdasarkan agama juga. Tentu kita tidak boleh hanya mengandalkan guru atau saja. Melainkan untuk ilmu basic yang lebih kuat itu perlu diajarkan sendiri di rumah.

(Baca Juga: Umur Berapa Anak Boleh Puasa Ramadhan? Cek Informasi Disini, Lengkap Dengan Tips Mengajarkannya)

Mengikuti Kursus atau Les yang Sama

Pendekatan ayah dan anak -Mengikuti kursus atau les yang sama

Umumnya sekarang kegiatan berhubungan sama kursus atau les hanya disesuaikan dengan kebutuhan. Baik hanya untuk anak atau orang tuanya saja. Belum banyak di mana keduanya bisa ikutan kursus yang sama. Maka dari itu jika mencari an ternyata ada les orang tua plus anak, harus diikuti. Nantinya kedekatan sangat terjamin. Terlebih banyak pilihannya seperti masak bersama, pasti melatih kemampuan dan sense.

Untuk melakukan pendekatan ayah dan anak dengan kursus, bisa mengikuti berkreasi membuat sesuatu. Misalnya mengunjungi tempat pembuatan barang dari tanah lempung. Nantinya bisa dipakai sebagai aksesoris atau hiasan rumah. Tapi paling bagus memang olahraga bareng seperti sepakbola di mana banyak anggota tubuh bergerak. Tidak perlu bertanding, melainkan adu tendangan penalti boleh. Hindari membuat anak merasa kalah dan kesal.

Jangan lupa mengajarkan olahraga beladiri seperti pencak silat. Kita bisa bersentuhan dan mengajarkan apabila punya kemampuan martial art. Tapi bisa mengikutkan saja ke tempat khusus agar lebih maksimal. Rekomendasi lainnya untuk melatih kebersamaan yakni dengan berenang. Tujuan utamanya bukan hanya mendekatkan tapi supaya bisa berenang saat sudah dewasa. Apalagi nantinya bakal tidak malu karena dilatih orang tuanya sendiri.

Rekomendasi selanjutnya mungkin dengan cara belajar bahasa Inggris bersama. Tidak perlu les, tapi antara orang tua maupun buah hati bakal lebih pintar. Selain itu punya teman ngobrol untuk belajar komunikasi.

Melakukan Kegiatan Bersama-sama Lebih Sering

Pendekatan ayah dan anak -Melakukan kegiatan bersama sama

Disarankan juga buat Anda untuk memperbanyak kegiatan asyik yang dapat dilakukan bersama. Misal paling mudah seperti jalan-jalan santai. Mungkin kalau satu bulan sekali mengajak ke tempat wisata atau liburan khusus. Tapi pada hari biasa lebih baik jalan-jalan keliling komplek atau perumahan sambil sepedaan. Kegiatan olahraga sekaligus dapat kita laksanakan sehingga tambah sehat. Kalau tidak punya sepeda, bisa jalan kaki saja.

Sebelumnya tetap harus melihat kondisi tepat waktu. Misalnya pagi hari setelah bangun pagi di mana kondisi sedang bagus. Menghindari siang hari karena cenderung panas dan termasuk jam tidur buat anak. Kegiatan lain dalam rangka pendekatan ayah dan anak yakni berjoget atau menari. Tentu saja penting karena apabila dilaksanakan dari dini. Anda beserta buah hati tidak merasa awkward satu sama lain.

Selain menari atau menyanyi, kegiatan lainnya yakni bersih-bersih rumah dan halaman bersama-sama. Lebih terjangkau dan membuat lingkungan sendiri terasa nyaman. Terlebih dilakukan luar ruangan sehingga bertegur sapa dengan tetangga. Terakhir, Anda boleh membiasakan diri membaca dongeng bacaan sebelum tidur. Mungkin lebih banyak kita lihat pada acara televisi. Ternyata efektif menjaga hubungan kuat dan erat karena bakal diingat sampai dewasa.

Perlu diketahui kalau kepribadian dari masing-masing orang tentu saja berbeda. Maka dari itu mungkin saja terdapat cara khusus yang dapat Anda gunakan. Tapi tetap tidak boleh menjauhi dari unsur kebahagiaan. Dalam artian tidak perlu terlalu mengikuti arahan karena kita mengharapkan sistem lebih halus. Tapi mendidik buah hati dilaksanakan serius. Proses pendekatan ayah dan anak berjalan lancar serta awet sampai dewasa.

Total
1
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts