7 Tips untuk Tahu Umur Berapa Anak Diajarkan Puasa

Para orang tua mungkin kebingungan menentukan umur berapa anak diajarkan puasa. Ketika anak-anak melihat orang tua atau keluarganya berpuasa, apalagi teman-temannya, mereka kemudian tertarik untuk ikut berpuasa. Namun kadang orang tua merasa tidak tega, bahkan khawatir apabila anaknya lemas karena menahan lapar dan haus. 

Nyatanya berpuasa bisa mengajarkan anak-anak banyak hal. Mulai dari melatih kesabaran dan kedisiplinan, meningkatkan daya tahan dan hormon pertumbuhan, juga membantu perkembangan mental anak. Lalu, apa saja yang harus orang tua lakukan untuk melatih anak-anak berpuasa?

Tips Untuk Tahu Umur Berapa Anak Diajarkan Puasa

Perhatikan Gizi Anak

Umur berapa anak diajarkan puasa - Perhatikan Gzi Anak

Sebelum anak diajarkan berpuasa, ingatlah bahwa anak dalam masa pertumbuhan, maka sebaiknya orang tua memastikan anak mendapat asupan nutrisi dan gizi yang cukup. Tujuannya agar anak tidak mudah sakit atau lemas ketika berpuasa karena daya tahan tubuh yang tidak optimal.

Lalu, umur berapa anak diajarkan puasa? 

Untuk melihat anak tumbuh dengan gizi yang cukup atau tidak, orang tua bisa melihat apakah anak punya perkembangan yang baik dan berat badan ideal di usianya. Ini adalah hal pertama yang orang tua bisa lakukan untuk memastikan anak bisa diajak untuk berpuasa.

Apabila anak terlihat lemas dan kekurangan berat badan, maka sebaiknya orang tua menunda mengajak anak untuk berpuasa. Sebaliknya, apabila anak memiliki berat badan yang sesuai juga terlihat aktif, maka tidak masalah kalau orang tua mulai mengajarkan puasa sejak dini. 

(Baca Juga: Wajib Coba! Ini Dia 5 Minuman Buka Puasa Sehat)

Konsultasikan ke Dokter

Umur berapa anak diajarkan puasa - Konsultasi

Atau untuk memastikan umur berapa anak diajarkan puasa, orang tua juga bisa konsultasi dengan dokter, apalagi ketika mengalami kondisi ketika anak terhambat tumbuh kembangnya. Saat ini, banyak konsultasi medis tersedia tanpa orang tua datang ke rumah sakit. Cukup dengan menggunakan pesan singkat, pasien bisa langsung bertanya langsung kepada dokter. 

Ketika berpuasa, anak mungkin tidak dapat asupan nutrisi dan gizi yang cukup. Hal ini bisa dihindari dengan cara memilih makan kaya vitamin dan mineral untuk anak ketika berpuasa. Kekurangan nutrisi pada anak menyebabkan terhambatnya proses tumbuh kembang anak, yang kemudian menjadi awal tumbuhnya risiko berbagai macam penyakit seperti kekurangan atau kelebihan berat badan, diabetes, dan gangguan paru-paru atau jantung.

Kapan Usia yang Tepat?

Umur berapa anak diajarkan puasa? Menurut studi psikologi, orang tua bisa mulai menjelaskan mengenai puasa dan tata caranya ketika anak berusia empat tahun. Di fase usia ini, otak anak siap untuk menerima dan memahami informasi dari luar. 

Puasa anak di usia ini tentu saja berbeda dengan puasa orang dewasa. Orang tua bisa membebaskan anaknya untuk mengatur waktu puasa mereka sendiri. Tidak masalah, apabila hanya satu atau dua jam. Yang terpenting adalah pembiasaan. Jika dengan sendirinya anak meminta untuk berpuasa, tidak ada salahnya orang tua mengizinkan dengan tetap memperhatikan asupan nutrisi. Biasakan untuk terus berpuasa di bulan Ramadhan. 

Lalu, umur berapa anak diajarkan puasa penuh? Apabila anak sudah menginjak usia 7 tahun, orang tua bisa mulai mengajarkan anak untuk puasa satu hari penuh. Di fase umur ini, anak-anak akan paham manfaat dan pahala yang bisa mereka dapat apabila berpuasa penuh. Ajari anak untuk paham makna puasa, manfaatnya, juga hukum berpuasa. Pengetahuan orang tua jelas akan mendukung pemahaman mereka. Di masa usia ini, orang tua juga bisa menyebutkan soal kewajiban berpuasa bagi muslim. Namun, ingat, jangan paksa anak untuk berpuasa. Alih-alih anak senang untuk melakukan puasa, mereka malah mungkin akan ketakutan. Satu tips agar anak ikhlas dan senang berpuasa adalah dengan meminta mereka membuat menu kesukaan mereka untuk sahur dan berbuka. Tentu saja, hal ini akan membuat berpuasa lebih menyenangkan. 

Nutrisi yang Dibutuhkan

Umur berapa anak diajarkan puasa - Nutrisi

Menu yang anak-anak pilih mungkin saja kurang zat gizi atau nutrisinya. Maka disini peran orang tua penting untuk mengajak mereka dan memberikan pemahaman bahwa tubuh mereka perlu makanan kaya vitamin dan nutrisi untuk membuat mereka tidak lemas. 

Setidaknya ada empat unsur yang harus dipenuhi supaya anak tetap terpenuhi nutrisi dan vitamin ketika menjalankan puasa. Pastikan terdapat unsur karbohidrat dalam makanan. Jenis ini bisa didapatkan dari nasi, pasta, sayuran, sereal, bahkan buah. 

Unsur lainnya adalah protein yang sangat bagus untuk menjaga daya tahan tubuh dan fungsi organ. Jenis ini bisa didapatkan dari daging dan kacang-kacangan. Unsur lain yang penting adalah mineral dan vitamin yang bisa didapat dari sayur dan buah. Selalu minta anak untuk bangun sahur, karena makanan sahur adalah pengganti waktu sarapan yang sangat penting bagi anak di masa pertumbuhan.

Cara Agar Anak Bangun Sahur

Umur berapa anak diajarkan puasa -tips bangun sahur

Setelah kita mendapat jawaban di umur berapa anak diajarkan puasa, tugas orang tua selanjutnya adalah memastikan anak-anaknya makan pada waktu sahur.

Ini adalah tantangan tersendiri karena anak-anak biasanya tidak makan sahur karena mengantuk. Suasana hati mereka juga terkadang rusak, karena merasa tidur nyenyaknya terganggu. Bagi anak-anak yang sudah ingin mulai puasa penuh, pastikan mereka tidak terpaksa untuk bangun sahur. Orang tua bisa menjelaskan manfaat sahur lewat video, buku, atau cerita.

Ada beberapa cara yang orang tua bisa coba, yang pertama adalah tidur tepat waktu. Untuk anak-anak, jam tidur ideal adalah 8-10 jam per hari. Apabila mereka bangun sahur pukul 03.00, maka lebih baik mulai tidur antara pukul 20.00 sampai 21.00. Buat jam tidur rutin setelah sholat tarawih.

Cara lain yaitu memasak menu favoritnya dan libatkan anak dalam persiapan sahur. Tentu saja persiapan tidak dilakukan pada waktu sahur. Tapi lakukan pada waktu setelah berbuka di hari sebelumnya. Dengan terlibat langsung dalam persiapan, harapannya anak akan lebih bersemangat menikmati makan waktu sahur. Apalagi kalau yang disiapkan adalah menu favoritnya.

Untuk membantu anak bangun sahur, set alarm. Orang tua bisa memberi mereka alarm dengan gambar karakter yang mereka suka. Dan ingat, biarkan anak memilih sendiri jam berapa mereka akan bangun, supaya lebih bertanggung jawab. Sebelum sahur, orang tua juga bisa mengajak anak melakukan beberapa aktivitas seperti menonton video atau bermain. Hal ini dilakukan agar anak rileks. 

(Baca Juga: 8 Tips Cara Bangun Pagi Meskipun Tidur di Malam Hari)

Memberi reward adalah cara lain untuk membuat makan sahur lebih menarik. Setiap kali anak berhasil bangun sahur, beri mereka poin tambah. Lalu apresiasi usaha mereka dengan memberikan hadiah di akhir masa puasa. Juga jangan lupa untuk memberi anak evaluasi puasa per hari. Apresiasi bagus untuk mendorong anak, namun jangan berlebihan. Dengan evaluasi, bisa memacu anak lebih lagi untuk terbiasa berpuasa Ramadhan. 

Tips Lain untuk Mengajar Anak Berpuasa

Umur berapa anak diajarkan puasa? Kalau orang tua memulai ketika anak usia 4 tahun, mengajarkan berpuasa dengan cara puasa makanan yang anak-anak sukai, seperti sosis, biskuit, permen, atau chicken nugget. Coba minta anak untuk tidak makan makanan tersebut selama bulan Ramadhan. Hal ini sekaligus bisa jadi media belajar untuk anak-anak tentang hakikat puasa untuk menahan hawa nafsu.

Cara lain agar anak mau berpuasa adalah dengan memberi mereka contoh. Orang tua baiknya menjadi teladan dan contoh bagi anak-anak mereka. Selalu dukung dan dampingi sehingga anak bisa melakukan ibadah puasanya dengan baik.

Aktivitas Selama Menunggu Berbuka

Umur berapa anak diajarkan puasa - Menunggu Buka Puasa

Kalau tadi anak belajar untuk bangun sahur, sekarang ada beberapa aktivitas yang orang tua bisa lakukan untuk mengalihkan rasa haus dan lapar sebelum waktu berbuka. Ada banyak aktivitas murah meriah yang bisa dicoba, seperti jalan-jalan di sekitar perumahan atau taman. Atau melibatkan anak membuat masakan untuk berbuka puasa.

Apabila tidak memungkinkan untuk keluar rumah, cobalah untuk membuat mainan sendiri. Internet menyediakan banyak sumber cara membuat mainan yang aman dan mudah, yang alat-alatnya bahkan ada di dapur kita. Membuat slime, misalnya. Orang tua hanya perlu menyiapkan air, tepung jagung, pewarna makan, juga cream of tartar. Caranya pun mudah, hanya perlu mencampur semua bahan dengan takaran yang tepat. 

Buku juga bisa jadi jalan keluar yang baik, mengalihkan perhatian anak sambil menunggu waktu berbuka. Cari buku yang mengajak anak aktif, seperti buku menyelesaikan puzzle, mewarnai, mencocokkan gambar, atau menghubung titik-titik. Buku-buku bertema Ramadhan juga banyak tersedia.

Masih banyak lagi tips untuk mengetahui umur berapa anak diajarkan puasa. Jadi, umur berapa anak diajarkan puasa? Tetap menyesuaikan masing-masing kondisi anak ya. Orang tua bisa mencoba beberapa tips di atas. 

 

Total
1
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts