Cara Menjaga Kesehatan Ginjal Saat Puasa Tak Sesulit Yang Dibayangkan

Cara menjaga kesehatan ginjal saat puasa

Cara menjaga kesehatan ginjal saat puasa sangat penting meski tak semua orang menganggapnya demikian.  Mayoritas masyarakat hanya memperhatikan bahwa makanan yang mereka santap saat berpuasa adalah makanan yang mengenyangkan, sehingga mereka dapat tahan berpuasa selama  lebih dari sepuluh jam. Padahal, tidak semua makanan mengenyangkan dapat mempertahankan fungsi ginjal. 

Ketahui Dulu Fungsi Ginjal

Ginjal merupakan organ penting untuk kesehatan tubuh manusia. Manusia memiliki dua ginjal. Fungsi ginjal adalah menghilangkan limbah serta cairan dari makanan dan minuman  yang sudah diolah oleh tubuh.  Ginjal menghasilkan urin yang merupakan kelebihan cairan tubuh serta produk limbah yang sudah diolah tersebut.  Kelihatannya sangat sederhana, bukan?   Tetapi, proses saat urin diproduksi sebenarnya merupakan serangkaian peristiwa kompleks yang diperlukan untuk menjaga keseimbangan bahan kimia tubuh.  Fungsi ginjal yang sempurna sangat penting untuk kesehatan setiap manusia.

Pengetahuan akan pentingnya cara menjaga kesehatan ginjal saat puasa mungkin perlu lebih banyak disosialisasikan.  Mari kita pelajari beberapa fakta penting tentang fungsi ginjal. Lalu, kemungkinan apa yang akan terjadi jika fungsi ginjal terganggu.  Menghancurkan produk limbah serta kelebihan cairan dari tubuh manusia hanya sepersekian dari besarnya peran ginjal dalam tubuh manusia. 

Fungsi ginjal yang lain adalah :

  • Meregulasi kadar garam tubuh
  • Mengatur kandungan asam dan kalium
  • Menghasilkan hormon produksi sel darah merah yang mempengaruhi fungsi organ tubuh lainnya. 
  • Menjaga tekanan darah tetap teratur
  • Mengontrol metabolisme kalsium. 

Bayangkan saja bagaimana jika manusia abai dengan kesehatan ginjal. Tentunya mereka dapat menghadapi masalah serius dan berujung kematian saat gagal ginjal terjadi.

(Baca Juga: Cara Menjaga Kesehatan Ginjal Secara Alami, Yuk Ikutan)

Cara Kerja Ginjal 

Cara menjaga kesehatan ginjal saat puasa harus didasarkan pada pengetahuan akan cara kerja ginjal. Ukuran ginjal adalah seukuran kepalan tangan manusia. Ginjal terletak di tepi paling bawah dari tulang rusuk di kedua sisi tulang belakang. Setiap ginjal memiliki jutaan unit yang disebut “nefron” dimana masing-masing nefron memiliki glomerulus atau pembuluh darah kecil yang melekat pada tubulus. Ketika darah mencapai glomerulus, darah tersaring dimana cairan yang tersisa akan melewati tubulus ginjal. Sedangkan di dalam tubulus, cairan akan diekstraksi sesuai dengan kebutuhan tubuh manusia dimana cairan ini menghasilkan urin.

Terkait dengan puasa di bulan Ramadhan yang dilakukan selama kurang lebih 30 hari, maka manusia harus memperhatikan asupan makanan dan minuman.  Jika ginjal tidak bekerja dengan baik, tubuh akan terpapar racun yang ada di dalam tubuh. Fungsi ginjal yang buruk dapat menyebabkan:

  • Diabetes
  • Hipertensi 
  • Serangan Jantung
  • Infeksi Ginjal 
  • Inkontinensia urin
  • Infeksi saluran kemih
  • Stroke
  • Batu ginjal
  • Gagal ginjal

Deteksi Awal Gejala Gangguan Ginjal 

Banyak orang mengira bahwa mereka yang masih berusia di bawah 40 tahun akan terbebas dari gangguan ginjal. Tak heran, mereka abai dengan cara menjaga kesehatan ginjal saat puasa. Terlebih di bulan puasa, dimana mereka sering mengkonsumsi makanan yang sekedar membuat mereka kenyang, atau mereka suka saat setelah berbuka puasa. 

Beberapa metode sederhana dapat mendeteksi masalah ginjal sebelum semuanya terlambat.  Pemeriksaan tekanan darah secara konstan akan membantu seseorang memantau kemungkinan masalah ginjal yang dialami. Urinalisis juga dapat mendeteksi kadar protein dalam urin. Perlu diketahui bahwa  kelebihan protein dalam urin menandakan ginjal tidak dapat menyaring makanan dan minuman dengan baik. 

Metode lain yang sangat efektif adalah menguji tingkat kreatinin dalam darah.  Karena itulah, tidak salah untuk sering melakukan pemeriksaan menyeluruh, sehingga seseorang dapat terhindar dari masalah ginjal kronis.  Siapapun perlu memperhatikan kesehatan ginjal, meski resiko terbesar dapat terjadi pada mereka berusia di atas 50 tahun, memiliki penyakit diabetes dan tekanan darah tinggi, serta memiliki riwayat keluarga yang mengalami masalah pada ginjal.

Cara Menjaga Kesehatan Ginjal Saat Puasa

Tentu saja kesehatan ginjal tidak harus diperhatikan saat puasa saja. Namun, kalau kita mau sesegera mungkin menjaga kesehatan ginjal, tentunya kebiasaan baik ini akan terus kita pertahankan. Apa saja sebenarnya cara menjaga ginjal supaya tetap sehat, selama bulan puasa? 

Jangan Sampai Dehidrasi 

Cara menjaga kesehatan ginjal saat puasa - Jangan sampai dehidrasi

Permasalahan utama yang dihadapi ginjal adalah kurangnya cairan dalam tubuh manusia. Pernahkah Anda mengalami warna air seni yang sangat kuning, namun bukan saat bangun tidur? Hal ini menunjukkan bahwa Anda sedang mengalami dehidrasi.  Jika hal ini terjadi, pastikan anda mengkonsumsi air secara cukup hingga air seni tidak lagi keruh. 

Pada saat bulan puasa, memang tidak mungkin minum air di siang hari. Tetapi, Anda dapat memastikan bahwa Anda minum dua gelas sebelum sahur, dua gelas sesudah berbuka puasa, dan tiga atau empat gelas air setelah makan malam hingga sebelum Anda tidur. Karena itulah, mengkonsumsi minuman manis saat sesudah berbuka puasa, karena minuman manis tidak memiliki fungsi yang sama dengan air putih. 

Jika mungkin Anda bosan dengan air putih sebagai cara menjaga kesehatan ginjal saat puasa, air kelapa muda juga cukup bagus untuk mengurangi dehidrasi. Pastinya, air kelapa tersebut tidak perlu diberi gula tambahan.  Tambahkan madu untuk menambah nutrisi saat berpuasa. Selain aman, tubuh pun terhindar dari dehidrasi. 

Konsumsi Makanan Sehat 

Cara menjaga kesehatan ginjal saat puasa - Konsumsi makanan sehat

Tentu mudah mengatakannya meski teorinya bisa sangat berbeda, terutama di bulan puasa. Banyak orang mengkonsumsi makanan yang sangat ingin mereka santap, terutama saat mereka sedang dalam kondisi perut kosong. Terlebih mereka yang tidak mengolah makanan sendiri. Bukan berarti kita tidak boleh membeli sayuran dan lauk pauk olahan yang biasa dijual di restoran atau depot. Tetapi, kita harus benar-benar memilih makanan apa yang patut kita konsumsi, sehingga tidak mengganggu kinerja organ tubuh kita. 

Lalu, makanan apa yang perlu kita konsumsi? Cara menjaga kesehatan ginjal saat puasa adalah memilih makanan yang kaya vitamin dan mineral. Jangan lupa hidangkan buah dan sayuran saat sahur dan berbuka puasa.  Jika memungkinkan, kurangi nasi putih dan ganti dengan sumber karbohidrat kaya serat. Oatmeal dapat menjadi rekomendasi terbaik, terlebih jika dicampuri dengan buah seperti alpukat. Kentang pun dapat dikonsumsi sebagai pengganti nasi. 

(Baca Juga:  12+ Makanan Sehat Untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh, Mudah Didapat dan Dijamin Enak)

Apa yang patut dihindari saat berpuasa? Yang pasti, makanan dengan kadar garam dan lemak tinggi harus dihindari. Memang tawaran promo berbuka puasa di resto cepat saji sangat menarik, tetapi bukan berarti kita harus mengkonsumsinya setiap hari.

Terkait dengan konsumsi makanan, jangan lupa untuk terus mengukur tekanan darah. Hal ini penting dilakukan, terutama bagi mereka yang mengalami hipertensi. Hipertensi terkadang tidak menimbulkan tanda-tanda. Namun, hipertensi  dapat kambuh jika ginjal dan liver mengalami masalah. 

Hindari Alkohol dan Rokok

Cara menjaga kesehatan ginjal saat puasa - Rokok dan alkohol

Mengkonsumsi alkohol dan merokok meningkatkan tekanan darah, dimana tekanan darah tinggi adalah salah satu dari gejala gangguan ginjal. Menghindari rokok dan alkohol termasuk salah satu cara menjaga kesehatan ginjal saat puasa.

Jaga Berat Badan

Cara menjaga kesehatan ginjal saat puasa - Menjaga berat badan

Mumpung sedang berpuasa, kesempatan untuk menurunkan berat badan sangat besar. Berat badan berlebih atau obesitas merupakan salah satu penyebab tekanan darah tinggi yang dapat berpengaruh buruk pada  ginjal. Jangan terlalu banyak makan saat berbuka puasa, tetapi juga jaga keseimbangan gizi dengan tidak mengurangi makan secara drastis. cara menjaga kesehatan ginjal saat puasa yang satu ini sangat penting. 

Cara mengukur berat badan adalah dengan menggunakan metode body mass index atau BMI. Manfaatkan kalkulator BMI yang ada di aplikasi ponsel pintar Anda. Selain itu, sempatkan berolahraga sebelum berbuka puasa, paling tidak berjalan kaki selama 15 hingga 30 menit. Dengan demikian, Anda dapat mengurangi berat badan, tanpa menyiksa tubuh dengan mengurangi konsumsi makanan secara drastis. 

Merasa Sehat? Jangan Abaikan Pola Makan Sehat

Tak banyak orang berpikir bahwa ginjal mereka memiliki peran penting untuk keseharian mereka. Organ yang kecil ini memiliki manfaat besar dalam menjaga kesehatan tubuh. Jika ginjal sudah mulai tidak dapat menyaring limbah makanan dari darah, maka seseorang akan beresiko mengalami gagal ginjal. Bayangkan saja kerja keras ginjal. Ginjal menyaring darah dua menit sekali. Darah yang bersih kembali tersebar ke seluruh tubuh, dan limbah dikeluarkan melalui urin. 

Gangguan ginjal mungkin tidak dirasakan saat seseorang masih berusia di bawah lima puluh tahun. Namun, bukan berarti tidak ada gangguan sama sekali.  Ginjal tidak mungkin mengalami gangguan dalam kurun waktu kurang dari sebulan. Proses kerusakan ginjal terjadi saat ginjal mengalami gangguan selama bertahun-tahun.  Jadi, jangan abaikan cara menjaga kesehatan ginjal saat puasa!

 

Total
9
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts