Memahami Ciri Gula Darah Rendah dan Bagaimana Mengatasinya

ciri gula darah rendah

Dewasa ini sangat penting bagi siapapun untuk mengetahui tentang ciri gula darah rendah. Hal tersebut bukan hanya untuk Anda yang sudah berusia lanjut, Namun juga bagi mereka yang masih muda. 

Mengapa demikian? Wajib diketahui penyakit tersebut merupakan unsur penting untuk menjamin kesehatan tubuh. Unsur itu didapatkan melalui konsumsi asupan makanan sehari – hari. 

Di Lain sisi, gula darah juga merupakan bahan bakar bagi salah satu anggota tubuh penting yakni otak. Kemudian, sel sangat membutuhkannya sebagai sumber energi untuk membantu membangun jaringan serta otot. 

Sekilas Informasi Mengenai Rendahnya Gula Darah

Sebelum membahas jauh mengenai ciri gula darah rendah, sebaiknya ketahui dahulu penjelasan penyakit ini dari sisi medis. Biasanya, kondisi tersebut disebut juga dengan nama hipoglikemia. 

Sangat penting bagi siapapun untuk mengetahui seberapa tinggi kadar mereka. Seringkali kadar yang terlalu rendah banyak dialami oleh pasien penderita diabetes. Namun, siapapun sebenarnya juga berwajib. 

Bagaimana Anda bisa dikatakan menderita hipoglikemia secara medis? Seringkali dokter akan memberikan diagnosa berdasarkan beberapa pemeriksaan. Salah satunya jika kadar glukosa sangat rendah. 

Ukurannya adalah di bawah 70 mg/dl atau kadar normal. Penyebabnya ialah pankreas yang melakukan sekresi dengan banyaknya insulin sehingga akibatnya banyak sel dalam tubuh kemudian menyerap glukosa dari dalam darah.

Kaitannya dengan Insulin Dalam Tubuh

ciri gula darah rendah - cek gula darah

Anda harus mengetahui bahwa ciri gula darah rendah sangat berhubungan erat dengan insulin. Apabila insulin terlalu berlebih, maka hipoglikemia bisa terjadi. Efeknya ialah tubuh sempoyongan dan lemas. 

Kebalikannya, gula darah tinggi disebabkan Oleh kekurangan insulin. Kondisi itulah yang kemudian memicu munculnya penyakit diabetes yang sekarang banyak diderita orang. 

Dari penjelasan tersebut bisa diketahui bahwa kedua kondisi diatas sangatlah sensitif untuk Anda yang mempunyai penyakit diabetes. Pasien tersebut harus ekstra hati-hati dalam menjaga insulin. 

Sebisa mungkin kadarnya harus normal. Dengan begitu, Pasien akan terhindarkan dari berbagai macam gangguan kesehatan yang bisa muncul di masa depan. 

(Baca Juga: Cara Menurunkan Gula Darah, Hormon Insulin Berperan Besar)

Ciri Gula Darah Rendah Berdasarkan Tingkat Keparahannya

Hipoglikemia dari segi medis bisa dibedakan menjadi 3 level menurut tingkat keparahannya. Level tersebut yakni derajat ringan, sedang, dan parah. Tentu ketiganya memiliki karakter sendiri. 

Oleh karena itu penting bagi siapapun untuk mengetahui informasi ini. Berikut ini adalah pembagian hipoglikemia dilihat dari segi keparahannya menurut ilmu medis.

Derajat Ringan

ciri gula darah rendah - derajat ringan

Yang pertama seringkali Disebut dengan derajat ringan. Gejalanya seringkali bisa mulai muncul apabila gula darah pasien mencapai level 50 – 70 mg/dl.

Karena masih tergolong ringan, gejalanya seringkali sudah bisa diatasi dengan mengkonsumsi makanan dengan kandungan gula. Selain itu, masih ada beberapa gejala umum lainnya. 

Sebagai contoh adalah sakit kepala, sering berkeringat di bagian belakang leher, gemetar seperti menggigil, sedikit mual, merasa lapar, penglihatan buram, sampai dengan jantung berdebar – debar. 

Derajat Sedang

ciri gula darah rendah - derajat sedang

Yang kedua adalah tahap derajat sedang. Karenanya, ciri gula darah rendah sedikit berbeda dengan poin di atas. Ini merupakan kondisi dimana kadar seseorang terus turun sampai 30-40 mg/dl.

Ada beberapa perilaku yang seringkali akan muncul karena kondisi medis tersebut. Misalnya saja mudah marah, tersinggung, sulit untuk berkonsentrasi, kebingungan, dan ucapan yang kurang jelas. 

Selain itu, seseorang juga bisa menjadi sempoyongan ketika berdiri atau berjalan. Bahkan hampir terlihat seperti orang mabuk. Kemudian, beberapa otot juga akan sering berkedut. 

Derajat Parah

ciri gula darah rendah - Derajat parah

Tahap tersebut seringkali ditandai dengan kadar gula darah yang sangat rendah yakni di bawah 20 mg/dl. Gejala hipoglikemia level tersebut juga memiliki gejala khas tersendiri. 

Misalnya saja mengalami kejang-kejang, koma, hilang kesadaran, sampai dengan kematian. Selain ciri di atas, ada juga beberapa ciri khas ketika Anda mengalami nocturnal hypoglycemia. 

Ini merupakan penurunan gula darah ketika tidur pada malam hari. Adapun Gejalanya seperti Gelisah seperti sedang bermimpi buruk, mengigau, berkeringat, tidur sembari berjalan, hati-hati dari tempat tidur, dan lainnya. 

Ciri Gula Darah Rendah secara Umum

Pada dasarnya memang gejala yang ditimbulkan pada setiap tingkat keparahannya bisa berbeda-beda. Namun, ada beberapa penanda secara umum yang bisa Anda catat.

Dengan mengetahuinya, maka seseorang bisa lebih waspada ketika mungkin sedang mengalami kondisi itu. Berikut merupakan ciri gula darah rendah yang umum terjadi pada pasien. 

Kadar di bawah 70 mg/dl

ciri gula darah rendah

Ini merupakan hal yang tidak bisa diganggu gugat dan bisa menjadi tolak ukur pasti. Untuk mengukur kadar hipoglikemia, tentu Anda harus mendatangi dokter, rumah sakit, atau klinik kesehatan. 

Disana biasanya pasien akan diminta untuk melakukan semacam tes lab sehingga kadarnya bisa diketahui secara pasti. Apabila memang di bawah rata-rata, dokter akan memberikan pengobatan yang tepat. 

Kulit pucat

ciri gula darah rendah - kulit pucat

Ciri khas lainnya adalah kulit pucat dan badan yang tidak bertenaga. Seringkali hipoglikemia membuat Anda menjadi mudah gelisah, lelah, marah, kesemutan, keluar keringat dingin, sampai detak jantung cepat. 

Bahkan apabila kadar dalam tubuh terlalu rendah, seseorang bisa sulit berkonsentrasi, sering melantur, otot berkedut, sulit berjalan, kejang, tidak sadar, dan bisa mengakibatkan kematian. 

Bagaimana Cara Mengatasi Hipoglikemia dengan Benar

Selain mengetahui ciri gula darah rendah seperti yang sudah dijelaskan, sangat penting juga memperkaya informasi mengenai bagaimana mengatasinya. Pengobatan tersebut cukup mudah sebenarnya. 

Terlebih lagi jika memang masih dalam derajat ringan. Apabila Anda mulai merasakan tanda-tanda hipoglikemia, sebaiknya segara konsumsi berbagai makanan yang banyak mengandung gula. 

Sebagai contohnya adalah madu, es krim, soft drink, permen, dan lain sebagainya. Mengkonsumsi beberapa karbohidrat juga baik. Terutama yang bisa dipecah menjadi gula dengan cepat oleh tubuh. 

Misalnya saja seperti serial, roti, dan biskuit. Pada dasarnya, makanan itu akan membantu. Memulihkan energi sehingga tidak akan merasa pusing dan lemas. 

Penanganan Ketika Hipoglikemia Sudah Parah

Bagaimana jika Anda mengalami ciri gula darah rendah yang sepertinya sudah parah? Apabila demikian, maka langkah terbaik adalah memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan beberapa tindak. 

Hal yang paling umum adalah dengan memberikan suntikan glukagon atau seperti cara infus. Tujuannya adalah untuk membuat kadar gula darah menjadi normal kembali seperti awalnya. 

Kemudian, dokter bisa juga meminta Anda melakukan tes darah dan melakukan pemeriksaan fungsi anggota organ tubuh lain. Sebagai contoh adalah hati, ginjal, pankreas. Apa tujuannya? 

Tujuan utamanya adalah untuk memastikan apakah hipoglikemia yang terjadi merupakan akibat dari adanya masalah pada organ tubuh tersebut. Jika iya, maka pemberian obat atau operasi bisa dilakukan. 

(Baca Juga: Tips Mengolah Obat Darah Tinggi dari Sayur dan Buah-buahan)

Pencegahan Dini dari Penyakit Hipoglikemia

Setelah mengetahui ciri gula darah rendah dan bagaimana penanganannya, sangat penting juga untuk tahu cara pencegahannya. Hal ini terutama bagi Anda yang masih memiliki kadar normal. 

Tujuannya adalah untuk menjauhkan Anda dari hipoglikemia atau meminimalkan keparahannya. Berikut adalah beberapa langkah pencegahan tersebut. 

Menghindari penyebab utamanya

Hindari pemicu utama dari penyakit tersebut. Sebagai contoh adalah produksi insulin yang berlebihan, kurangnya karbohidrat, melakukan olahraga berlebihan, mengkonsumsi alkohol,dll. 

Memantau kadar gula darah dengan teratur

Dari ciri gula darah rendah seperti yang sudah disebutkan, sangat penting bagi Anda untuk memantau kadarnya secara teratur. Caranya adalah dengan melakukan test Lab secara medis. 

Jangan lupa untuk mencatat setiap perubahannya. Hal ini penting sehingga Anda bisa tahu kira – kira apakah yang menyebabkan hipoglikemia tersebut muncul.

Persiapkan obat obatan hingga makanan

Apabila memang Anda menderita hipoglikemia, maka selalu persiapkan obat – obatan sesuai resep dokter. Kemudian, siapkan juga beberapa makanan yang bisa memperingati Gejalanya. 

Hal seperti ini penting, terutama ketika pasien sedang mengendarai kendaraan atau bepergian. Menepilah atau berhenti berkendara segera apabila Anda merasakan gejala tersebut muncul. 

Kenali ciri gula darah rendah

Sangat penting bagi siapapun untuk membekali diri dengan pengetahuan mengenai gejala hipoglikemia. Dengan begitu Anda bisa langsung mengenali jika memang mengalami ciri dalam tubuh. 

Selalu Miliki Pola Makan yang Seimbang

Kunci paling ampuh dalam mengendalikan atau mencegah penyakit ini adalah dengan memiliki pola makan seimbang. Gaya hidup Anda juga harus senantiasa sehat, terutama tentang asuhan makanan. 

Selalu konsumsi makanan sesuai dengan aktivitas. Karena tubuh selalu membutuhkan energi, maka tidak baik juga untuk tidak mengkonsumsi karbohidrat atau makanan manis sama sekali. 

Pastikan bahwa jumlahnya tidak berlebihan sehingga sesuai dengan aktivitas yang dilakukan sehari – hari. Kemudian, jangan sepelekan ciri gula darah rendah yang mulai muncul dan dirasakan sekecil apapun itu. 

Total
1
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts