Memahami Apa Itu Fetish dan Fakta Dibaliknya

apa itu fetish

Seringkali mendengar istilah fetish? Namun tidak benar-benar paham apa itu fetish sesungguhnya? Kondisi ini dapat terjadi ketika seseorang akan mendapatkan kepuasan tersendiri karena terpenuhinya gairah seksual dari objek selain alat genital yang diinginkan. 

Umumnya seseorang dengan gangguan fetisisme memiliki hasrat seksual yang berasal dari objek-objek khusus. Dorongan atau rangsangan seksual muncul ketika seseorang dengan gangguan tersebut melihat, menyentuh, atau memakai objek tersebut. 

Pengidap memilih fetisisme tertentu sebagai alternatif untuk menggantikan aktivitas seksual yang lazimnya dilakukan oleh pasangan. Untuk lebih jelasnya, berikut ini akan cukup membantu Anda memahami bagaimana gejala semacam ini bisa terjadi pada seseorang.

Pengertian Fetish Secara Umum yang Perlu Dipahami

Jika Anda penasaran dengan apa itu fetish serta bagaimana kondisi tersebut bisa muncul, definisi berikut mungkin akan cukup membantu. Fetish merupakan gejala yang terjadi pada seseorang dengan ketertarikan akan hal-hal tertentu. 

Seperti benda mati, bagian tubuh, serta objek lain yang terdengar tidak lazim. Sederhananya, fetisisme dapat dipahami sebagai kemungkinan yang muncul terkait benda-benda tertentu yang dapat memberikan gairah seksual tertentu pada seorang individu. 

Dalam kasus yang lebih umum, tindakan tersebut muncul pada aktivitas seksual dengan pasangan, seperti halnya penggunaan lingerie atau aksesoris yang dikenakan oleh salah satu pihak dalam aktivitas tersebut.

Beberapa pihak berpendapat bahwa fetisisme memiliki kaitan tertentu dengan gangguan psikologi seksual yang tidak normal. Namun muncul juga pendapat bahwa kondisi tersebut masih dikategorikan lazim selama tidak memberikan pengaruh buruk atau membahayakan pasangan ketika bercinta.

Gangguan tersebut baru bisa dikatakan menyimpang ketika sudah sangat sulit diredam sehingga berdampak pada aktivitas sehari-hari serta berpotensi mengganggu atau mengancam keselamatan orang lain.

(Baca Juga: 7 Tips Mendidik Anak Jaman Now, Cara Parenting Tanpa Drama!)

Seberapa Umum Kondisi yang Dialami Tersebut?

apa itu fetish - borgol dan bantal

Sementara Anda penasaran dengan apa itu fetish, fakta paling mencengangkan bagi seorang pengidap gangguan ini yakni potensi untuk tidak lagi menginginkan aktivitas seksual dengan pasangan yang lazim sehingga hanya menginginkan benda-benda tertentu untuk memuaskan dorongan seksual tersebut.

Sementara itu gangguan tersebut selalu dikaitkan dengan istilah parsialisme, yakni dorongan seksual yang muncul pada seseorang karena beberapa bagian tubuh seperti dada, bokong, kaki, tangan, serta bagian lainnya.

Sebuah study Psychiatry mengkategorikan fetisisme sebagai gangguan yang memiliki kaitan erat dengan perilaku kompulsif, yakni kelainan seksual yang berpengaruh pada kesehatan mental dan fisik pada seseorang.

Lebih jauh lagi, perilaku kompulsif tersebut digolongkan lagi pada dua jenis tertentu, yakni paraphilia dan nonparafilia. Jika tindakan tersebut sudah tergolong tidak lazim dan tidak seharusnya dilakukan, maka tergolong pada klasifikasi paraphilia.

Parafilia sendiri diklasifikasikan lebih dalam lagi menjadi beberapa jenis, yakni eksibisionis (kecenderungan memamerkan alat kelamin di depan publik), pedophilia (menjadikan anak di bawah umur sebagai fantasi seksual), hingga fetisisme.

Lebih lanjut lagi, berdasarkan studi tersebut hampir 5% populasi dunia mengidap gejala tersebut sementara jumlah terbesarnya diidap oleh pria.

Gejala yang Sering Dikaitkan dengan Fetisisme

Meski umumnya fetisisme dapat diketahui dari hasrat pengidap terhadap benda mati, beberapa gejala lain mungkin saja dapat diidentifikasikan sebagai bagian dari gejala tersebut. Apa itu fetish dan bagaimana gejalanya? Berikut beberapa karakteristiknya.

  • Gejala ini umumnya terjadinya selama 6 bulan awal hingga waktu yang cukup lama
  • Tidak hanya ada pada ide dan pikiran, dorongan seksual juga dipraktikkan
  • Dorongan tersebut juga terkadang sangat sulit untuk dikendalikan
  • Perilaku tersebut berdampak negatif pada aktivitas sehari-hari

Meski kemunculannya sangat berbeda-beda pada setiap orang, gejala-gejala tersebut umumnya muncul pada remaja yang sedang mengalami pubertas. Ketika seseorang mengidap gangguan tersebut, bisa jadi perilakunya akan terjadi dalam waktu lama dan berpotensi tidak dapat dihilangkan.

Hal yang Tidak Banyak Orang Tahu Soal Fetish

apa itu fetish - tangan wanita

Jika Anda hanya sekedar tahu bahwa fetish berkaitan dengan bagian tubuh tertentu, gejala ini nyatanya melibatkan bagian lain seperti kaki. Bahkan, beberapa kasus ditemui seseorang mengidap fetish terhadap kaos kaki!

Mereka dengan gejala ini biasanya melakukan aktivitas tertentu seperti meraba, mencium bahan menggosok benda tersebut untuk mencapai kepuasan seksual mereka. 

Gejala lain mungkin ditemui seperti meminta pasangan seksual mereka untuk menggunakan benda tersebut selama aktivitas berlangsung. Memahami apa itu fetish sangat penting mengingat beberapa pengidap mungkin saja berada disekitar kita. 

Fetisisme lebih lanjut memiliki dua jenis kategori, yakni bentuk dan media. Terkait dengan bentuk, maka peran benda atau objek sangat penting dalam hal ini. Sementara media, peran bahan dasar dari benda lebih menjadi alasan mengapa seorang pengidap menyukai objek. 

Meskipun terdapat beberapa klasifikasi tersebut, tetap saja hal utama dari tindakan ini adalah kecenderungan pengidap untuk mengumpulkan benda-benda tersebut.

Jenis Fetish yang Mungkin Tidak Anda Ketahui!

Anda mungkin baru mendengar soal beberapa orang yang tertarik secara seksual terhadap beberapa benda, namun beberapa jenis fetish berikut ini terdengar cukup aneh dan asing di telinga Anda. Penasaran dengan apa itu fetish dan berbagai macam jenisnya? Simak penjelasannya berikut ini?

  • Formicophilia

Jenis ini mungkin terdengar cukup menggelikan. Dengan menjadikan serangga sebagai objek fantasi seksualnya, pengidap formicophilia mendambakan sengatan serangga sebagai objek yang dapat merangsang pengidap tersebut.

  • Lithophilia

Menjadikan batu kerikil sebagai objek fantasinya, pengidap Lithopilia menikmati aktivitas seksual dengan berguling di atas batuan kerikil. Mungkin saja mereka akan menikmati batu-batu kecil itu untuk meningkatkan gairah seksual mereka.

(Baca Juga: 10 Cara Menjaga Hubungan Suami Istri Tetap Harmonis, Ikutin Yuk)

  • Climacophilia

Jenis ini cukup terdengar langka mengingat fantasi seks mereka muncul dari aktivitas menuruni tangga. 

Tidak tanggung-tanggung, orang dengan climacophilia menjadi terangsang ketika sudah jatuh menuruni tangga! Terdengar aneh bukan? Para ahli bahkan belum bisa memahami mengapa hal ini bisa terjadi.

  • Psychrophilia

Cuaca dingin tentu membuat orang menjadi ingin tetap tinggal di dalam rumah, namun tidak berlaku bagi pengidap psychrophilia. Lantas Apa itu fetish psychrophilia?

Orang-orang dengan gangguan ini menjadikan suhu dingin sebagai faktor pembangkit hasrat seksual mereka. Tidak heran jika mereka ingin melakukan hubungan seksual dengan pasangan saat cuaca dingin atau benda-benda yang cenderung dingin.

  • Melissaphilia

Perilaku menyimpang secara seksual lainnya yakni Melissaphilia. Tidak tanggung-tanggung, mereka memiliki gairah seksual terhadap serangga berjenis lebah atau tawon. Anehnya, mereka menjadi terangsang ketika bagian tubuhnya dihinggapi oleh kerumuman lebah!

  • Agalmatophilia

Tidak kalah anehnya dengan jenis fetisisme lain, agalmatophilia merupakan sebutan untuk gangguan perilaku seksual pada mereka yang tertarik pada patung, mannequin, dan boneka sebagai objeknya.

  • Chasmophilia

Jika Anda kira agalmatophilia sudah cukup menggelikan di telinga Anda, mungkin Anda perlu tahu soal chasmophilia. Apa itu fetish jenis chasmophilia dan bagaimana gejalanya?

Kecenderungan seksual ini berkaitan dengan lubang atau celah yang ada pada bidang konstruksi seperti trotoar hingga gua. Selain aneh, kecenderungan ini juga cukup mengerikan mengingat risikonya yang dapat berbahaya bagi organ vital!

  • Mucophilia

Jika Anda adalah satu dari sekian orang yang ingin mengetahui apa itu fetish dan apa jenis terburuknya, Anda perlu mengetahui soal mucophilia. 

Fetisisme jenis ini muncul pada pengidap dengan gairah seks yang muncul ketika melihat aktivitas bersin hingga mengeluarkan ingus. Mungkin saja ingus tersebut berfungsi sebagai pelumas saat beraktivitas seksual.

Apa Itu Fetish dan Apa Pemicunya?

Berdasarkan pendapat beberapa pakar, fetishisme dapat terjadi karena berbagai macam faktor. Faktor pertama yakni terkait dengan pengalaman masa lalu seseorang, baik mereka menjadi korban atau bahkan menjadi pelaku dari perilaku seksual menyimpang.

Faktor kedua lebih dipengaruhi oleh tingkat kepuasan seseorang terhadap aktivitas seksual. Jika mereka tidak puas dengan aktivitas seksual yang mereka lakukan selama ini, muncul kemungkinan untuk mencari pelarian yakni dengan menggunakan objek lain demi mencapai kepuasan yang mereka inginkan.

Apakah Gangguan Tersebut Bisa Disembuhkan?

Fetisisme mungkin cukup mengerikan di telinga Anda, namun kabar baiknya pengidap gangguan tersebut dapat disembuhkan. Cara terbaik yang bisa dilakukan yakni dengan menggunakan metode psikoterapi baik dilakukan secara berkelompok maupun individu.

Selain itu cara lain yang bisa ditempuh yakni dengan melakukan terapi hormon atau obat-obatan. Namun hal terpenting untuk mencegah timbulnya potensi fetisisme pada seseorang yakni dengan menciptakan lingkungan yang peduli terhadap kesehatan baik fisik dan mental.

Semenjak diperbincangkan oleh banyak media terkait fetisisme, masyarakat mulai dibuat heboh dengan fenomena tersebut. Memahami secara pasti apa itu fetish dapat membantu Anda menghindari potensi terjadinya gangguan tersebut baik pada diri Anda maupun orang lain.

Total
233
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts