5 Cara Menjalankan Ibadah Puasa dengan Baik Selama Bulan Ramadhan

Cara menjalankan ibadah puasa dengan baik

Bulan suci Ramadhan dimulai pada hari Senin, 12 April 2021, dan bahkan di tengah pandemi Covid-19.  Selama sebulan penuh di bulan suci Ramadhan, umat Islam berpuasa setiap hari dari fajar hingga matahari terbenam.  Bagi semua umat Islam, tahun ini tetaplah menjadi waktu disiplin spiritual dalam konteks hubungan seseorang dengan Allah, berdoa dengan ekstra, peningkatan amal dan kemurahan hati, dan juga menguatkan ajaran dan pemahaman Alquran.

Tentu saja, karena pandemi ini telah membuat banyak aktivitas sosial selama Ramadhan jauh lebih sulit dilakukan dengan aman, mengingat pembatasan perjalanan dan juga kebutuhan untuk menjaga jarak sosial dan menghindari pertemuan besar di dalam ruangan.  Tetapi, dengan kesadaran dan persiapan yang matang dalam komunitas Muslim, maka perayaan bulan suci Ramadhan kali ini akan dipastikan semua orang tetap aman, khususnya di Indonesia.

Nah, yang terpenting sekarang adalah memulai persiapan Ramadhan dari diri kita sendiri dulu, terutama dalam hal berpuasa.  Seperti yang kamu lakukan setiap kali berpuasa tiap tahunnya, bulan suci Ramadhan adalah bulan spesial dalam setahun bagi umat Islam di seluruh dunia.  Ini adalah saatnya ketika kamu dan semua umat Muslim terhubung lebih dalam dengan agama, untuk merefleksikan diri, dan juga memberi kembali kepada komunitas dan orang-orang yang membutuhkan.  Namun, berpuasa selama sebulan penuh juga memiliki risiko dehidrasi yang tinggi karena makan dan minum dibatasi sebelum matahari terbit dan setelah matahari terbenam, jika tidak dilakukan dengan benar.  Untuk itu, disini akan kita bahas bagaimana cara menjalankan Ibadah puasa dengan baik untuk mendukung puasa kamu yang aman, sehat dan sukses selama Ramadhan.  Selebihnya lagi, bulan Ramadhan adalah kesempatan bagus untuk fokus dalam upaya mengembalikan gaya hidup seimbang dan sehat, lho.  Karena, melalui puasa kamu juga bisa belajar bagaimana mengatur kebiasaan makan dan meningkatkan disiplin diri kamu sehari-harinya. Simak 5 cara menjalankan Ibadah puasa dengan baik dan juga sehat berikut ini yang dapat kamu lakukan sampai akhirnya hari raya Idul Fitri tiba:

5 Cara Menjalankan Ibadah Puasa Dengan Baik dan Juga Sehat

Jangan Pernah Melewatkan Sahur

Cara menjalankan ibadah puasa dengan baik - Sahur

Seperti kata pepatah yang diciptakan pada awal abad ke-19, “sarapan adalah makanan terpenting hari ini”.  Dan selama berpuasa di bulan suci Ramadhan, sarapan menjadi lebih penting!  Mungkin bagi sebagian orang melewatkan sahur bertujuan agar mendapatkan waktu tidur lebih lama lagi, namun sayangnya, itu tidak sehat sama sekali dan kamu jangan sampai melewatkannya, ya!  Mengapa? 

Melewatkan sahur berarti memperpanjang masa puasa, karena tubuh kamu harus bergantung pada asupan makanan di malam sebelumnya yang memberi semua nutrisi dan energi kamu hingga berbuka puasa nanti.  Nah, karena jam puasa yang lebih lama itu, kamu akan cenderung merasa dehidrasi dan lelah di siang hari.  Selain itu, melewatkan sahur juga mendorong makan berlebihan saat berbuka puasa, yang dapat menyebabkan penambahan berat badan yang tidak sehat.

(Baca Juga: Tips Berpuasa saat Bekerja Agar Tetap Kuat Walau Pekerjaan Berat)

Makanan pada saat sahur pun tidak boleh sembarangan ya, yang pasti haruslah makanan yang sehat, dengan porsi sedang yang mengenyangkan dan yang akan menyediakan energi yang cukup untuk kebutuhan nutrisi kamu selama berjam-jam.  Maka dari itu, makan sahur secara teratur adalah cara menjalankan Ibadah puasa dengan baik dan juga sangat penting untuk memasukkan makanan yang dicerna dengan lambat ke dalam tubuh seperti:

  • Sayuran dan buah-buahan. 
  • Makanan berkarbohidrat tinggi serat seperti nasi merah dan roti gandum. 
  • Ayam, ikan, dan produk susu rendah lemak yang memiliki sumber protein yang bagus. 

Tetap Terhidrasi 

Cara menjalankan ibadah puasa dengan baik - Tetap Terhidrasi

Cara Menjalankan Ibadah Puasa dengan Baik berikutnya adalah dengan banyak minum air putih. Air putih sangat penting untuk dikonsumsi dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.  Tidak minum cukup air dapat menyebabkan suasana hati yang buruk dan akan meningkatkan rasa lelah, serta dapat mempengaruhi tingkat energi kamu terutama saat berpuasa sebulan penuh.  Dengan minum air putih yang banyak pun juga dapat membantu mengelola kondisi kesehatan tubuh terutama dalam mengobati sakit kepala, migrain, sembelit, serta tekanan darah terutama disaat berjam-jam tidak boleh makan.  

Tapi bagaimana kamu bisa tetap terhidrasi saat kamu tidak bisa minum air di sela-sela jam puasa?  Caranya, minumlah air putih sebanyak mungkin antara jam sahur dan jam buka puasa untuk mengurangi risiko dehidrasi.

Usahakan untuk tetap minum setidaknya 8 gelas air putih setiap hari sebelum fajar dan setelah matahari terbenam.  Selain air, jus buah, susu, ataupun makanan mengandung sup juga bisa dijadikan selingan.  Sebaiknya, kamu mengurangi minuman berkafein seperti kopi, teh, dan soda karena dapat meningkatkan kondisi kehilangan cairan.

Perhatikan Porsi dan Pola Makan

Cara menjalankan ibadah puasa dengan baik - Porsi makan

Setelah seharian berpuasa dan perut terasa sangat lapar, pola makan yang berlebihan saat buka puasa bukanlah cara menjalankan Ibadah puasa dengan baik.  Ini dapat menyebabkan badan lelah terutama di pagi hari dan penambahan berat badan akan terjadi selama sebulan berpuasa.  Untuk itu, berbuka puasa lah dengan makan kurma, buah-buahan, dan minum air putih terlebih dahulu.  

Pada dasarnya, gula alami dari buah-buahan akan memungkinkan tubuh kamu mencatat bahwa kamu telah makan, sehingga kamu tidak akan merasa kelaparan dan akan membantu mengatasi makan berlebihan.  Kurma akan memberikan banyak energi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.  Sedangkan jus buah juga akan memiliki efek revitalisasi yang serupa.

Memperhatikan porsi makan pun juga sebuah cara menjalankan Ibadah puasa dengan baik.  Cobalah untuk membagikan makanan di piring dengan contoh sebagai berikut:

  • Sayuran atau salad— Setengah piring.
  • Karbohidrat— Seperempat piring. 
  • Protein— Seperempat piring.

Nah, makan secara perlahan dan nikmati setiap suapan makanan yang ada di piring kamu.  

Hindari Makan Gorengan, Makanan Asin dan Makanan Tinggi Gula

Cara menjalankan ibadah puasa dengan baik - Kondisi kesehatan

Tidak jarang orang yang berpuasa akan membanjiri meja makan mereka sendiri dengan hidangan yang kaya dan super besar, yang juga berminyak, digoreng, dan bergula saat berbuka puasa.  Meskipun makanan ini membuat kamu merasa baik dan kenyang dalam jangka pendek, namun makanan tersebut bukanlah cara menjalankan Ibadah puasa dengan baik, karena dapat membuat puasa kamu keesokan harinya lebih sulit.

Selain bertambahnya berat badan yang tidak sehat, mengonsumsi makanan berlemak dan bergula juga menyebabkan kelesuan dan kelelahan sepanjang hari.  Selain itu, kamu juga harus membatasi makanan mengandung banyak garam, terutama saat sahur, karena hal ini dapat meningkatkan rasa haus.

Untuk itu, cobalah menghidangkan makanan dari semua kelompok makanan utama termasuk buah-buahan dan sayuran, nasi putih/merah dan roti, serta daging.  Selain itu, makanan kaya serat pun juga ideal selama Ramadhan karena dapat dicerna lebih lambat dibandingkan makanan olahan sehingga kamu akan merasa kenyang lebih lama.

(Baca Juga: 10 Cara Melatih Anak Berpuasa yang Harus Diketahui Para Orang Tua)

Pahami Kondisi Kesehatan

Memiliki kondisi medis yang kronis bukan berarti kamu tidak bisa berpuasa.  Menurut para ahli dan dokter, menjelaskan bahwa sebagian besar pengobatan dapat dilakukan dan bisa dilanjutkan saat puasa.  Namun, kamu harus memperhatikan betul waktu minum obat yang sudah disesuaikan dengan jadwal puasa saat makan pagi dan malam.

Nah, jika puasa memperburuk kondisi medis seseorang, bahkan setelah mengubah jadwal pengobatan, pasien tersebut sebaiknya tidak berpuasa.  Ini termasuk penyakit kritis seperti yang membutuhkan rawat inap, penderita diabetes yang membutuhkan pasokan makanan dan minuman yang konsisten untuk mengelola gula darah, dan juga penderita kanker tertentu.

Pasien dengan kondisi medis seperti diabetes dan hipertensi tetap bisa berpuasa selama kondisinya stabil dan terkontrol.  Namun, mereka perlu memantau gula darah dan tekanan darah dengan cermat, memastikan untuk terhidrasi, dan menyesuaikan waktu pengobatan mereka.

 

Berikut Kesimpulan Cara Menjalankan Ibadah Puasa dengan Baik dan Ampuh:

  • Makan makanan bergizi dan ukuran normal saat sahur dan buka puasa.
  • Hindari makanan tinggi lemak, garam dan gula.
  • Pilih makanan yang kaya serat seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
  • Minum banyak cairan dan hindari minuman berkafein seperti kopi, teh, atau soda.
  • Berbuka puasa dengan camilan sehat seperti kurma.
  • Bicaralah dengan dokter dan ahli kesehatan sebelum mengubah aturan pengobatan selama Ramadhan.
  • Hindari olahraga berlebihan selama waktu puasa.  Jika kamu ingin pergi ke gym, pertimbangkan untuk melakukannya setelah berbuka puasa.

 

Nah, itu dia beberapa cara menjalankan Ibadah puasa dengan baik.  Jangan lupa berbahagia dan selamat menjalankan Ibadah puasa dengan aman dan sehat, ya!

 

Total
1
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts