Penting Untuk Dijaga, Hewan Langka di Dunia yang Hampir Punah

hewan langka

Bumi memiliki berbagai macam hewan dengan berbagai jenis, namun karena keegoisan manusia membuat beberapa hewan disebut sebagai hewan langka dan menjadi punah. Ada juga hewan punah akibat dari perubahan iklim pada bumi yang berubah secara drastis.

Sebagai manusia dengan memiliki akal sehat, sudah seharusnya kita menjaga satwa langka tersebut dengan baik serat dilestarikan agar kepunahannya tidak terjadi. Perburuan ilegal kerap terjadi khususnya pada negara Indonesia.

Pemerintah perlu memberikan sanksi tegas, agar para pemburu ilegal jera dan tidak melakukannya lagi. Dengan begitu keberlangsungan hidup hewan langka di luar sana, akan tetap terlindungi.

Agar anak cucu kita juga bisa melihatnya secara langsung nanti, kepunahan hewan tertentu juga bisa merusak rantai makanan sebagai keseimbangan populasi makhluk hidup. Dengan rusaknya rantai makanan, maka bisa berakibat buruk bagi satwa lain.

4 Hewan Langka di Dunia yang Hampir Punah

Ada begitu banyak fauna yang hidup di dunia, bahkan mungkin masih banyak fauna yang belum diketahui keberadaannya oleh manusia. Namun perlu Anda ketahui pasti, bahwa ada beberapa fauna langka di dunia yang terancam hidupnya saat ini.

Quokka 

hewan langka - Quokka

Hewan Quokka berasal dari Pulau Rottnest, Australia Barat ini, kian populer sebab memiliki wajah yang lucu dan tampak seperti tersenyum. Ciri-ciri hewan ini memiliki bulu cokelat, ukuran tubuhnya sebesar kucing rumahan, memiliki ekor, dan terdapat kantung seperti kangguru.

Kepopulerannya di dunia manusia membuat kehidupan quokka terancam, sebab sikap ramahnya terhadap manusia banyak pengunjung yang berfoto dengannya. 

Walaupun begitu mereka bukanlah hewan peliharaan, sehingga kedatangan pengunjung bisa membuat mereka stres. Saat ini populasinya diperkirakan 8.000 hingga 12.000 ekor di pulau Rottnest.

Gelada

hewan langka - Gelada

Primata satu ini sekilas tampak seperti Baboon, namun berbeda karena mereka berasal dari genus Theropithecus. Anda bisa menemukannya pada dataran tinggi Ethiopia, Afrika Timur hingga saat ini diperkirakan populasinya berjumlah 200.000 pada alam liar.

Hewan langka ini memiliki sifat agresif, apabila salah satu anggota dari kawanannya terancam mereka akan menyerang yang mengganggu anggotanya secara membabi-buta dengan gigi dan cakar tajamnya.

Vaquita 

hewan langka - Vaquita

Ikan langka ini memang salah satu spesies lumba-lumba, yang tinggalnya di Teluk California, Meksiko. Populasinya menurut data riset sejak tahun 2017 adalah 30 ekor di lautan, populasi vaquita terus menurun sejak tahun 1996.

Salah satu alasan menurunnya populasi vaquita adalah penangkapan menggunakan jaring insang, jaring ini bisa menghadang arah renang gerombolan ikan sehingga ikan terjerat dalam jaring.

Awalnya nelayan tidak bermaksud untuk menangkap vaquita, namun secara tidak sengaja vaquita masuk ke dalam jaring atau tubuhnya terluka akibat jaring tersebut yang bisa membuat ia mati.

(Baca Juga:Kunjungi Yuk, Tempat Wisata Sekaligus Edukasi Tentang Hewan Di Bali)

Kadal Berduri

hewan langka - kadal berduri

Reptil satu ini termasuk ke dalam hewan langka, sebab populasinya terancam punah. Kadal berduri tinggal di Benua Amerika, tepatnya daerah berpasir Australia, Meksiko hingga Arizona.

Mereka terancam punah, sebab adanya perubahan cuaca ekstrem terjadi di daerah Australia. Untuk melindungi diri dari predator, mereka memanfaatkan duri yang berada di seluruh tubuhnya. 

4 Hewan Langka Indonesia Dilindungi

Di Indonesia sendiri, terdapat beragam satwa langka yang kini statusnya dilindungi oleh pemerintah agar mencegahnya dari kepunahan. Berikut satwa langka di Indonesia yang dilindungi.

Kucing Merah

 hewan langka - kucing merah

Termasuk ke dalam hewan endemik dari Pulau Kalimantan, terancam punah karena menurut data riset dari tahun 2007 populasinya sekitar 2.500 ekor di Indonesia. Tidak seperti kebanyakan jenis kucing lainnya, ukurannya tubuhnya lebih kecil. 

Kucing merah memiliki bulu berwarna merah khas, ukuran badan serta ekor lebih panjang, telinga membulat, serta warna mata yang keemas-emasan. Keberadaan satwa ini sulit ditemui, akibat penurunan populasi cukup drastis setiap tahunnya.

Kura – Kura Leher Ular

 hewan langka - kura - kura leher ular

Berbeda dari kebanyakan kura-kura yang memiliki leher pendek, kura-kura ini memiliki leher bisa sepanjang tempurungnya yaitu 25 cm. Termasuk ke dalam keluarga Cheloniidae, dan hidup di habitat aslinya yaitu Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur.

Salah satu faktor penyebab berkurangnya hewan langka ini adalah eksploitasi berlebihan, serta perubahan alih fungsi lahan mereka hidup menjadi lahan pertanian. Penyebab lainnya adalah predator lain yang memangsa kura-kura ini, karena mereka tidak bisa sembunyi di dalam tempurungnya.

Kanguru Pohon Mantel Emas

 hewan langka - kanguru pohon mantel emas

Kangguru tidak hanya bisa ditemukan di Australia, tetapi Papua Nugini, Indonesia juga bisa ditemukan. Namun sayangnya populasi kanguru ini terus berkurang, sehingga dalam status terancam punah.

Memiliki ciri-ciri tubuhnya berwarna coklat muda agak kemerah-merahan, ekor lebih panjang seperti cincin, serta tubuh yang lebih kecil dari kanguru pada umumnya. Sayangnya hewan langka ini diperkirakan hanya berjumlah 15 ekor.

Elang Flores

hewan langka - elang flores

Berhabitat asli di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur mereka hidup sebagai pemangsa terbesar dan populasinya sekitar 100 ekor hingga 240 di Indonesia. Perburuan secara terus menerus yang dilakukan oleh manusia, membuat elang flores hidup menuju kepunahan.

Mereka memiliki ciri-ciri seperti ukuran tubuh kurang lebih 50 cm, warna tubuh coklat kehitaman, terdapat garis berwarna coklat pada bagian ekornya. Termasuk ke dalam satwa langka yang dilindungi oleh pemerintah.

  • Melindungi Satwa Langka agar Tidak Punah

Ada berbagai macam upaya yang bisa dilakukan manusia, agar mencegah terjadinya kepunahan pada fauna. Karena mereka termasuk dalam makhluk hidup, sudah seharusnya kita sebagai manusia berakal melindungi mereka juga. 

  • Menambah Ilmu Mengenai Fauna

Salah satu cara agar mencegah hewan langka menuju kepunahan dengan menambah ilmu yang bisa kita dapatkan, mengenai hewan apa saja terancam punah di dunia. Atau bisa juga belajar mengenal terlebih dulu satwa langka apa yang masih tersisa di Indonesia. 

Dengan begitu, kita menjadi lebih peduli terhadap makhluk hidup lainnya. Juga bisa mencegah diri sendiri maupun orang lain yang melakukan perburuan secara ilegal di luar sana.

  • Melaporkan Pihak yang Berburu secara Ilegal

Menindak tegas pihak tidak bertanggung jawab karena telah melakukan perburuan ilegal, merupakan perilaku terpuji. Agar tidak ada lagi perburuan ilegal yang seharusnya tidak dilakukan terhadap satwa langka di luar sana.

Di Indonesia terdapat call center yang bisa digunakan, apabila Anda melihat pemeliharaan satwa liar tanpa izin, perburuan ilegal, kematian satwa, atau menemukan satwa yang dijerat. Dengan menghubungi call center di 74, maka pengaduan Anda akan segera diproses.

  • Membuat Penangkaran

Membuat penangkaran satwa langka, merupakan bentuk penyelamatan hewan langka dari kepunahan itu sendiri. Apabila Anda memiliki dedikasi tinggi, serta dana yang memadai tidak ada salahnya apabila Anda membuat penangkaran.

Namun perlu juga melapor ke pihak berwajib, serta memiliki berkas-berkas yang memang diketahui dan disetujui oleh pemerintah. Merawat serat menjaga satwa langka juga perlu dilakukan apabila Anda memiliki penangkaran sendiri.

(Baca Juga: Zero Waste Lifestyle Cara Sederhana Menyelamatkan Lingkungan)

Satwa Endemik Langka di Indonesia

Ada beberapa satwa endemic langka yang ada di Indonesia dan masih dilindungi, berikut daftar hewan endemic: 

Tarsius Tarsier

hewan langka - Tarsius Tersier

Hidupnya seperti koala, sebab senang bergelantungan di atas pohon. Hewan berukuran kecil dengan mata besar ini, bisa ditemukan di pulau-pulau Asia Tenggara, salah satunya di Hutan Sulawesi.

Dia bergerak secara melompat-lompat dari satu tempat ke tempat lainnya dan biasanya aktif di malam hari, penyebab populasinya terus berkurang adalah habitat asli Tarsius terus diambil alih oleh manusia.

Harimau Sumatera

hewan langka - Harimau Sumatera

Hewan langka ini juga kian memprihatinkan populasinya, sebab sekarang mereka hanya berjumlah kurang dari 400 ekor saja di dunia. Habitat asli mereka di Pulau Sumatera, ukuran tubuhnya terbilang kecil dibandingkan dengan ukuran harimau lain.

Salah satu faktor populasi mereka kian menurun adalah tempat tinggal asli harimau sumatera, yang diubah menjadi lahan kelapa sawit. Serta perburuan ilegal yang terus dilakukan untuk dimanfaatkan kulitnya.

Orang Utan Borneo

hewan langka - Orang Utan Borneo

Salah satu habitat orang utan adalah Pulau Kalimantan dan Sumatera, Indonesia, di Borneo, Kalimantan sekiranya ada lebih dari 57.000 individu dan sisanya berada di Sumatera.

Orang utan memiliki ciri-ciri seperti lengan tangan panjang, ukuran tubuh besar dan gemuk, kaki pendek, tidak memiliki ekor. Primata satu ini dinilai pintar, dan memiliki beberapa kemiripan dengan manusia.

Beberapa hal mirip dengan manusia adalah orang utan memiliki garis mulut yang sama dengan manusia, bahkan langit-langit mulutnya juga ada cekungan di dalamnya. Kemudian bentuk tulang bilah bahu juga mirip dengan yang dimiliki manusia.

Satwa di Indonesia maupun dunia memang seharusnya dilindungi, karena apabila kepunahan sampai terjadi keturunan kita tidak bisa lagi melihat bagaimana satwa asli itu hidup. Sebagai manusia, sudah menjadi tugas kita untuk melindungi hewan langka dari kepunahan.

Total
1
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts