Pengertian Kode Klasifikasi Lapangan Usaha dan Strukturnya

Pengertian Kode Klasifikasi Lapangan Usaha dan Strukturnya
Pengertian Kode Klasifikasi Lapangan Usaha dan Strukturnya

Sebagian besar dari kalian mungkin masih merasa bingung dan asing dengan istilah Kode Klasifikasi Lapangan Usaha yang bisa ditemukan di Surat Keterangan Pajak, Surat Pengukuhan Kena Pajak, dan Formulir Surat Pemberitahuan Pajak.

Baca juga : Allwyn mengakuisisi Camelot UK dari Dewan Rencana Pensiun Ontario untuk meningkatkan Judi Online Lotere Nasional Inggris

Bisa dilihat dari lokasinya, kalian pasti sudah berpikir bahwa kode tersebut tidak jauh dengan urusan pajak. Oleh karena itu, jika penasaran dengan pengertian hingga strukturnya, simak pemaparan di bawah ini hingga selesai!

Apa Pengertian Kode Klasifikasi Lapangan Usaha?

Apa Pengertian Kode Klasifikasi Lapangan Usaha?
Apa Pengertian Kode Klasifikasi Lapangan Usaha?

Klasifikasi Lapangan Usaha atau KLU Pajak adalah kode yang dibuat oleh Ditjen Pajak dan berguna untuk memudahkan proses pengelompokan wajib pajak sesuai dengan jenis badan usaha. 

Adanya Kode Klasifikasi Lapangan Usaha ini akan memudahkan pengusaha dalam memperhitungkan beban pajak dan memahami jenis intensif yang bisa dimanfaatkan. Selain itu, adapun fungsi kode KLU lainnya.

Yaitu menjadi dasar Norma Perhitungan Penghasilan Netto dan sebagai pelengkap administrasi. Ketahui beberapa strukturnya di bawah ini dan simaklah dengan saksama agar tidak keliru.

Ketahui Struktur Kode Klasifikasi Bagi Lapangan Usaha

Ketahui Struktur Kode Klasifikasi Bagi Lapangan Usaha
Ketahui Struktur Kode Klasifikasi Bagi Lapangan Usaha

Kode klasifikasi terdiri dari 1 huruf alfabet dan 5 digit angka yang mempunyai arti tersendiri sesuai dengan jenis usaha. Berikut ini adalah daftar pengelompokan dalam struktur pemberian kode klasifikasi usaha, antara lain:

  • Struktur Kegiatan Ekonomi

Kode Klasifikasi Lapangan Usaha berupa satu digit kode alfabet, mulai dari A hingga U dan satu huruf X. 

  • A = Kehutanan, Pertanian, dan Perikanan. 
  • B = Pertambangan dan Penggalian. 
  • C = Industri Pengolahan. 
  • D = Gas, Pengadaan Listrik, Uap atau Air Panas, dan Udara Dingin. 
  • E = Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang, Pembuangan serta Pembersihan Limbah dan Sampah. 
  • F = Kategori Konstruksi.
  • G = Perdagangan Besar maupun Eceran, Reparasi, serta Perawatan Mobil dan Sepeda Motor. 
  • H = Transportasi dan Pergudangan. 
  • I = Penyediaan Akomodasi serta Makanan dan Minuman. 
  • J = Informasi dan Komunikasi. 
  • K = Jasa Keuangan dan Asuransi. 
  • L = Kode Klasifikasi Lapangan Usaha untuk Real Estate. 
  • M = Jasa Profesional, Teknis, dan Ilmiah. 
  • N = Agen Perjalanan, Jasa Persewaan Ketenagakerjaan, dan Penunjang Usaha Lainnya. 
  • O = Jaminan Sosial Wajib dan Administrasi Pemerintahan. 
  • P = Jasa Pendidikan. 
  • Q = Jasa Bidang Kesehatan dan Kegiatan Sosial. 
  • R = Kebudayaan, Rekreasi, dan Hiburan. 
  • S = Kegiatan Jasa Lainnya. 
  • T = Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga atau Kegiatan yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga Sendiri untuk Memenuhi Kebutuhan. 
  • U = Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lain. 
  • X = Kegiatan yang Biasanya Belum Jelas. 
  • Golongan Pokok 

Kode Klasifikasi Lapangan Usaha ini berupa dua digit angka yang daftarnya akan disajikan sebagai berikut:

  • A = Pertanian, Kehutanan dan Perikanan 
  • Kode 01= Pertanian Tanaman, Peternakan, dan Perburuan
  • Kode 02= Kehutanan dan Penebangan Kayu 
  • Kode 03= Perikanan 
  • B = Pertambangan dan Penggalian 
  • Kode 05= Pertambangan Lignit dan Batu Bara 
  • Kode 06= Pertambangan Minyak Bumi, Gas Alam, dan Panas Bumi 
  • Kode 07= Pertambangan Bijih Logam 
  • Kode 08= Pertambangan dan Penggalian Lain
  • Kode 09= Jasa Pertambangan
  • C = Industri Pengolahan 
  • Kode 10= Makanan 
  • Kode 11= Minuman 
  • Kode 12= Pengolahan Tembakau 
  • Kode 13= Tekstil 
  • Kode 14= Pakaian Jadi 
  • Kode 15= Kulit dan Alas Kaki 
  • Kode 16= Kayu, Gabus, dan Anyaman dari Bambu atau Rotan 
  • Kode 17= Kertas dan Barang dari Kertas 
  • Kode 18= Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman 
  • Kode 19= Produk Batu Bara dan Pengilangan Minyak Bumi 
  • Kode 20= Bahan Kimia 
  • Kode 21= Farmasi, Obat, dan Jamu 
  • Kode 22= Karet dan Plastik 
  • Kode 23= Barang Galian Bukan Logam 
  • Kode 24= Kode klasifikasi Lapangan Usaha untuk Logam Dasar 
  • Kode 25= Barang Logam, Bukan Mesin, dan Peralatannya 
  • Kode 26= Komputer, Barang Elektronik, dan Optik 
  • Kode 27= Peralatan Listrik 
  • Kode 28= Mesin 
  • Kode 29= Kendaraan Bermotor, Trailer, dan Semi Trailer 
  • Kode 30= Alat Angkutan Lain
  • Kode 31= Furniture
  • Kode 32= Pengolahan Lain
  • Kode 33= Jasa untuk Reparasi serta Pemasangan Mesin dan Peralatan
  • D = Gas, Uap atau Air Panas, Pengadaan Listrik, dan Udara Dingin 
  • Kode 35= Pengadaan Listrik, Gas, Uap atau Air Panas, dan Udara Dingin 
  • E = Pengadaan Air, Pembuangan Pembersihan Limbah Sampah, serta Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang.
  • Kode 36= Pengadaan Air 
  • Kode 37= Pengelolaan Limbah 
  • Kode 38= Pengelolaan Sampah dan Bagian Daur Ulang 
  • Kode 39= Jasa Pembersihan dan Pengelolaan Sampah Lain
  • F = Kode Klasifikasi Lapangan Usaha bidang Konstruksi 
  • Kode 41= Konstruksi Gedung 
  • Kode 42= Konstruksi Bangunan Sipil 
  • Kode 43= Konstruksi Khusus
  • G = Perdagangan Besar maupun Eceran, Reparasi, serta Perawatan Mobil dan Sepeda Motor 
  • Kode 45= Perdagangan, Reparasi, serta Perawatan Mobil dan Sepeda Motor 
  • Kode 46= Perdagangan Besar, bukan berupa Mobil dan Sepeda Motor 
  • Kode 47= Perdagangan Eceran, bukan berupa Mobil dan Motor 
  • H = Transportasi dan Pergudangan 
  • Kode 49= Angkutan Darat dan Angkutan Lewat Saluran Pipa 
  • Kode 50= Angkutan 
  • Kode 51= Angkutan Udara 
  • Kode 52= Jasa Penunjang Angkutan dan Pergudangan 
  • Kode 53= Pos dan Kurir 
  • I = Penyediaan Akomodasi dan Makanan serta Minuman 
  • Kode 55= Penyediaan Akomodasi 
  • Kode 56= Penyediaan Makanan dan Minuman 
  • J = Informasi dan Komunikasi 
  • Kode 58= Penerbitan 
  • Kode 59= Produksi Gambar Bergerak, Video dan Program Televisi, Perekaman Suara, serta Penerbitan Musik 
  • Kode 60= Penyiaran dan Pemrograman
  • Kode 61= Telekomunikasi 
  • Kode 62= Kegiatan Pemrograman dan Konsultasi Komputer
  • Kode 63= Kode Klasifikasi Lapangan Usaha untuk Kegiatan Jasa Informasi 
  • K = Jasa Keuangan dan Asuransi 
  • Kode 64= Kegiatan Jasa Keuangan, tidak termasuk Asuransi dan Dana Pensiun 
  • Kode 65= Asuransi, Reasuransi, Dana Pensiun, tidak termasuk Jaminan Sosial Wajib 
  • Kode 66= Jasa Penunjang bagi Jasa Keuangan, Dana Pensiun, dan Asuransi
  • L = Real Estate 
  • Kode 68= Real Estate 
  • M = Jasa Profesional, Ilmiah, beserta Teknis 
  • Kode 69= Jasa Hukum dan Akuntansi 
  • Kode 70= Aktivitas Kantor Pusat dan Konsultasi Manajemen 
  • Kode 71= Jasa Arsitektur dan Teknik Sipil berupa Analisis dan Uji Teknis 
  • Kode 72= Pengembangan dan Penelitian Ilmu Pengetahuan 
  • Kode 73= Periklanan dan Penelitian Pasar 
  • Kode 74= Jasa Profesional, Teknis, dan Ilmiah Lain
  • Kode 75= Jasa Dokter Hewan 
  • N = Persewaan, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha Lain
  • Kode 77= Kode Klasifikasi Lapangan Usaha untuk Jasa Persewaan 
  • Kode 78= Jasa Ketenagakerjaan
  • Kode 79= Jasa Agen Perjalanan, Penyelenggara Tour, dan Jasa Reservasi Lain
  • Kode 80= Jasa Keamanan dan Penyelidikan
  • Kode 81= Jasa Gedung dan Pertamanan 
  • Kode 82=Jasa Administrasi Kantor, Jasa Penunjang Kantor, dan Jasa Penunjang Usaha Lain
  • Kode O = Jaminan Sosial Wajib dan Administrasi Pemerintahan 
  • Kode 84= Jaminan Sosial Wajib dan Administrasi Pemerintahan 
  • P = Jasa Pendidikan 
  • Kode 85= Jasa Pendidikan 
  • Q = Kegiatan Sosial dan Jasa Kesehatan 
  • Kode 86= Jasa Kesehatan Manusia 
  • Kode 87= Jasa Kegiatan Sosial di Panti 
  • Kode 88= Jasa Aktivitas Sosial di Luar Panti 
  • R = Kebudayaan, Hiburan, dan Rekreasi 
  • Kode 90= Kegiatan Hiburan, Kreativitas, dan Seni
  • Kode 91= Perpustakaan, Arsip, dan Museum
  • Kode 92= Kode Klasifikasi Lapangan Usaha untuk Kegiatan Perjudian dan Pertaruhan 
  • Kode 93= Kegiatan Olahraga 
  • S = Kegiatan Jasa Lain
  • Kode 94= Kegiatan Keanggotaan Organisasi 
  • Kode 95= Jasa Reparasi Komputer, Barang Keperluan Pribadi, dan Perlengkapan Rumah Tangga 
  • Kode 96= Jasa Perorangan Lain
  • T= Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga, Kegiatan yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga Sendiri untuk Memenuhi Kebutuhan 
  • Kode 97= Jasa Perorangan yang Melayani Urusan Rumah Tangga 
  • Kode U= Kegiatan Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lain
  • Kode 99= Kegiatan Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lain
  • Golongan 

Berarti struktur Kode Klasifikasi Lapangan Usaha yang tersusun, terdiri dari tiga angka. Dua digit berguna sebagai penunjuk suatu kategori dan satu digit lainnya menunjukkan kegiatan sub golongan terkait. Masing-masing bisa diuraikan menjadi sembilan Golongan. 

  • Sub Golongan 

Kode sub golongan terdiri atas 4 digit angka yang mana kode tiga digit pertama menunjukkan golongan terkait dan 1 digit terakhir menyatakan kegiatan ekonomi dari sub golongan terkait. Masing-masing bisa dirinci lebih lanjut menjadi sembilan sub golongan. 

  • Kelompok Kegiatan Ekonomi 

Maksud kelompok kegiatan ekonomi dalam Kode Klasifikasi ini berguna untuk memilah aktivitas yang termasuk ke dalam dalam sub golongan menjadi beberapa aktivitas yang lebih homogen. Sudah dijelaskan sebelumnya bahwa adanya kode KLU berguna.

Baca juga : Lantang Haris Azhar Mengatakan Hasil Penyelidikan Konsorsium 303 dan Judi Online Adalah Bukti Ketidakseriusan Polri

Terutama untuk memudahkan dalam proses penggolongan wajib pajak sesuai dengan jenis usahanya. Setiap Kode Klasifikasi Lapangan Usaha akan menyatakan arti yang berbeda sehingga kalian perlu membacanya secara keseluruhan.

Total
4
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts