Syarat Naik Kereta Api Lokal dan Jarak Jauh Terbaru

Syarat Naik Kereta Api Lokal dan Jarak Jauh Terbaru
Syarat Naik Kereta Api Lokal dan Jarak Jauh Terbaru

Setelah meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia, ada beberapa syarat naik kereta api yang perlu dipenuhi. Meskipun sudah banyak yang melakukan vaksin, namun kini virus Covid-19 masih menghantui karena muncul varian baru. 

Baca juga : Cara Memilih Penginapan Ekonomis, Cocok untuk Liburan

Guna menekan kasus baru, naik kereta saat ini perlu memenuhi beberapa ketentuan. Silakan update peraturan terbaru supaya tidak sampai ditegur oleh petugas apalagi tidak diperbolehkan naik kereta. 

Berikut Syarat Naik Kereta Api Lokal

Berikut Syarat Naik Kereta Api Lokal
Berikut Syarat Naik Kereta Api Lokal

Penumpang kereta lokal atau biasa disebut dengan kereta jarak dekat perlu memenuhi syarat yang telah diatur dalam Surat Edaran Kemenhub. Apa saja itu? bagi yang penasaran bisa langsung menyimak pembahasan berikut ini:

  • Harus menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen kepada petugas sebagai bukti bahwa bebas infeksi Covid-19. 
  • Pastikan untuk mengunduh kemudian menginstal aplikasi PeduliLindungi baik melalui Google Play Store ataupun Apps Store. 
  •  Jika penumpang tidak menggunakan aplikasi Peduli Lindungi, diharuskan untuk menunjukkan kartu vaksinasi minimal tahap pertama. 

Seluruh ketentuan menaiki kereta api yang disebutkan harus dipenuhi untuk menghindari penularan virus Covid-19. Disarankan membawa perlengkapan pendukung termasuk hand sanitizer. 

Perhatikan Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh Terbaru 

Perhatikan Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh Terbaru 
Perhatikan Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh Terbaru

Naik kereta saat ini tidak bisa sembarangan seperti sebelum-sebelumnya karena kondisi memang tidak mendukung. Bagi yang ingin menggunakan kereta api jarak jauh, bisa memperhatikan syarat-syarat berikut;

  • Penumpang kereta api jarak jauh dengan usia 18 tahun ke atas harus sudah mendapatkan vaksin dosis ketiga (booster). 
  • Khusus untuk penumpang berstatus WNA yang baru melakukan perjalanan dari luar negeri dan telah berusia 18 tahun ke atas harus sudah vaksin dosis kedua. 
  • Jika usia kalian berkisar 6-17 tahun, jika ingin menggunakan kereta api jarak jauh maka wajib sudah melakukan vaksin dosis kedua. 
  • Bagi penumpang kereta yang berusia 6-17 tahun dan baru melakukan perjalanan ke luar negeri tidak wajib vaksin. 
  • Diharuskan penumpang berusia 6 tahun mendapatkan pemantauan dari penumpang dewasa yang sudah vaksinasi. 
  • Tidak diberlakukan aturan penumpang harus menunjukkan tes negatif RT-PCR atau rapid test antigen. 

Syarat naik kereta api pada poin-poin di atas perlu menjadi hal yang diperhatikan. Virus Covid-19 yang mudah menyebar menjadi ketakutan tersendiri bagi masyarakat. Oleh sebab itu harus saling menjaga dengan mulai menjaga diri sendiri. 

Barang yang Wajib Dibawa Saat Naik Kereta

Barang yang Wajib Dibawa Saat Naik Kereta
Barang yang Wajib Dibawa Saat Naik Kereta

Memang benar, lebih baik mencegah daripada mengobati karena faktanya mengobati jauh lebih sulit. Di kondisi yang seperti sekarang ini, kesehatan tubuh perlu diperhatikan. Pastikan untuk menjaga agar sistem imun tetap kuat dan memperhatikan prosedur kesehatan. 

Selama perkembangan kasus Covid-19, masyarakat dituntut untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Bagi yang akan melakukan perjalanan dengan kereta api, berikut daftar perlengkapan wajib dibawa:

  • Surat Bebas Covid-19 

Poin ini merupakan salah satu syarat naik kereta api yang sebaiknya tidak diabaikan. Selama pandemi, PT. KAI mengharuskan penumpangnya untuk menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif. 

Satu kali tes, masa berlaku surat PCR tersebut 7 hari. Apabila sudah habis masa berlakunya maka perlu melakukan tes kembali. Tujuan dari tes ini adalah untuk memastikan bahwa penumpang mendapatkan hasil non reaktif. 

Jika tidak melakukan tes PCR, bisa menunjukkan surat keterangan bebas gejala influenza yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/puskesmas. Teknik ini dikhususkan untuk daerah yang tidak memiliki fasilitas tes PCR. 

  •  Kartu Identitas Diri

Sebagai cara untuk menghindari penumpang gelap, setiap akan memasuki ruang tunggu kereta penumpang diharuskan menunjukkan tiket dan kartu identitas. Oleh karenanya pastikan selalu membawa kartu identitas, bisa berupa SIM, KTP, atau paspor. 

Meski belum disebutkan di atas, namun poin ini merupakan syarat naik kereta api yang tidak boleh dilewatkan. Saat akan berangkat, cek kembali apakah sudah membawa kartu identitas atau belum. 

Sedangkan untuk tiketnya dapat memeriksa melalui aplikasi KAI Access. Masyarakat saat ini diarahkan untuk membeli tiket secara online saja. Selain meminimalisir perkumpulan, cara tersebut jauh lebih praktis karena tidak perlu antri panjang di loket. 

  • Makanan dan Alat Makan Pribadi

Sedang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api jarak jauh? disarankan untuk membawa makanan serta peralatan makan sendiri dari rumah. Tujuannya supaya lebih higienis serta meminimalisir penularan virus dari sentuhan. 

Membawa makanan dan alat makan pribadi tidak perlu banyak-banyak, cukup bawa satu atau dua saja. Cara menjaga kebersihannya adalah langsung mencucinya setelah digunakan untuk makan. 

Jangan menunggu hingga berbau menyengat karena malah mengundang virus dan bakteri.  Meski tidak termasuk syarat naik kereta api, namun membawa makanan dan peralatan makan dari rumah perlu diperhatikan supaya lebih hemat pengeluaran juga. 

  • Face Shield

Penggunaan face shield bisa kalian lakukan untuk memaksimalkan perlindungan dari serangan virus berbahaya. Perlu diperhatikan, karena banyak orang yang mengaku kurang nyaman saat menggunakannya, bisa mengenakan masker sesuai prosedur saja. 

Akan tetapi kalian juga perlu memperhatikan bagaimana kebijakan masing-masing armada. Semakin jauh perjalanan yang ditempuh, umumnya syarat naik kereta api lebih diperketat untuk tujuan keamanan. 

Khusus untuk penumpang yang membawa anak di bawah usia 3 tahun diharapkan membawa face shield dari rumah. Jangan biarkan anak-anak terkena virus mematikan. 

  • Jaket atau Pakaian Lengan Panjang

Seluruh penumpang kereta api diharuskan mengenakan pakaian panjang supaya dapat meminimalisir sentuhan dengan orang lain. Selain itu, tujuannya adalah agar badan tetap hangat dan kondisi lebih fit. 

Tidak perlu banyak-banyak, cukup sediakan satu atau dua jaket jika menempuh jarak jauh. Pastikan selalu menjaga kebersihan tubuh meski sedang melakukan perjalanan dengan kereta api. 

Setelah tiba di tujuan, disarankan untuk sesegera mungkin mencuci pakaian yang telah dikenakan tersebut. Hindari mengenakannya kembali tanpa membersihkannya terlebih dahulu. 

  • Hand Sanitizer atau Tisu Beralkohol

Sekarang ini handsanitizer adalah produk yang perlu dibawa kemana-mana. Manfaatnya adalah untuk membasmi virus atau bakteri yang mungkin saja menempel pada tangan. Pilih produk paling sesuai dengan karakter kulit. 

Beberapa kandungan dari hand sanitizer dapat berpengaruh pada kulit, salah satunya yaitu membuat kulit cenderung kasar atau mengelupas saat digunakan jangka panjang. 

Selain itu, perhatikan juga beberapa syarat naik kereta api yang telah disebutkan sebelumnya. Jangan sampai mengabaikannya karena berisiko membuat penumpang harus menunda keberangkatannya.  

  • Masker

Naik kereta jarak jauh atau dekat, seluruhnya mengharuskan untuk menggunakan masker. Sekarang ini sudah diperbolehkan menggunakan masker satu lapis saja namun harus sesuai dengan aturan protokol kesehatan. 

Perlu diingat, mengenakan masker menjadi syarat naik kereta api yang tidak boleh sampai diabaikan. Sebaiknya bawa lebih dari satu masker, jangan hanya satu atau dua agar dapat menggantinya apabila sudah tidak layak atau rusak. 

Jenis masker yang tersebar di pasaran saat ini sudah ada banyak. Pilih produk paling nyaman mulai dari desain, bahan, serta tingkat keamanannya. 

  • Bantal Leher

Perlengkapan satu ini perlu dibawa untuk penumpang kereta api jarak jauh. Kenyamanan selama perjalanan akan membuat tubuh lebih rileks serta tidak mudah terkena virus maupun bakteri karena daya tahan tubuhnya kuat. 

Penumpang yang membawa bantal leher sebaiknya jaga kebersihannya. Hindari bertukar dengan orang lain, disarankan menggunakannya untuk pribadi supaya tidak sampai menyebarkan virus. 

Di musim penyakit seperti sekarang ini kebersihan barang bawaan tidak boleh diabaikan. Selalu patuhi syarat naik kereta api yang telah ditentukan oleh petugas, jangan sampai melanggarnya meskipun ada kesempatan. 

  • Jaga Jarak Aman

Setelah kasus infeksi Covid-19 semakin menurun, tempat duduk kereta api sudah dibuat seperti semula. Tidak diterapkan lagi jarak satu kursi pada masing-masing gerbong. 

Hanya saja tetap perlu menjaga jarak aman dengan penumpang lain. Syarat naik kereta api ini harus dilakukan sebagai cara untuk menghindari diri dari serangan penyakit yang bisa disebarkan melalui kontak langsung dengan manusia. 

Ada beberapa tips yang bisa digunakan untuk mengurangi kontak langsung dengan penumpang lain. Di bawah ini penjelasannya:

  • Duduk di Dekat Jendela

Banyak orang yang mengaku lebih nyaman ketika duduk di pinggir jendela. Kalian dapat menjaga jarak aman dengan memilih posisi ini. Supaya lebih aman, dapat meletakkan tas di tengah-tengah sebagai sekat. 

Perhatikan juga kenyamanan ketika duduk, gunakan pakaian tebal terutama ketika berada di bawah AC agar tidak sampai masuk angin. 

  • Aplikasikan Handsanitizer Secara Berulang

Penggunaan hand sanitizer tidak boleh dilakukan terlalu sering. Kandungan alkoholnya bisa memberikan efek buruk pada kulit. Setelah bersentuhan, sebaiknya aplikasikan produk ini pada tangan secara merata. 

Baca juga : Bayar Tol Tanpa Berhenti, Ini Mekanisme dan Ketentuannya

Kereta api merupakan salah satu moda transportasi yang sering dipilih untuk melakukan perjalanan dekat maupun jauh. Setelah mengetahui syarat naik kereta api, jangan sampai melanggarnya meski hanya satu atau dua saja. 

Total
1
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts