Catat! Olahraga Yang Tidak Boleh Dilakukan Penderita Ambeien

Olahraga yang tidak boleh dilakukan penderita ambeien

Ada banyak cara untuk mengobati ambeien, salah satunya adalah berolahraga. Namun, ada juga olahraga yang tidak boleh dilakukan penderita ambeien. Wasir (atau disebut juga dengan ambeien) adalah kondisi kesehatan di mana pembuluh darah di sekitar anus menjadi besar karena adanya proses pembengkakan. 

Ambeien umumnya terjadi karena berbagai macam masalah saat buang air besar (BAB). Konstipasi, sembelit, kebiasaan mengejan saat hendak atau sedang BAB, dan lain-lain, adalah beberapa contoh penyebab terjadinya ambeien. 

Penyakit hati kronis juga dapat menjadi salah satu faktor penyebab ambeien, mengingat pembuluh darah balik yang tertekan pada penderita penyakit hati kronis berhubungan dengan pembuluh darah yang terkait dengan organ tubuh internal yang terdampak penyakit ambeien. Umumnya, ambeien terjadi pada orang berusia 50 tahun ke atas atau orang yang memiliki riwayat penyakit ambeien, entah itu pada dirinya sendiri atau keluarganya. Namun, ambeien juga dapat terjadi pada wanita hamil. 

Pembesaran kandungan yang terjadi semasa hamil membuat tekanan, termasuk tekanan pembuluh darah, menjadi lebih menyakitkan. Semakin menyakitkan ketika bayi dalam kandungan semakin dekat waktu lahirnya.

Adapun anus adalah bagian tubuh yang paling terdampak oleh penyakit ambeien, mengingat banyak dari gejala ambeien bermula dari macam-macam sakit yang dirasakan pada anus. Misalnya, gatal di sekitar anus dan terasa seperti ada daging menggumpal di sekitar anus. 

(Baca Juga: Jenis – Jenis Olahraga yang Bisa Memperlancar BAB dan Manfaatnya)

Sekalipun gatal di sekitar anus saja belum cukup untuk menjamin seseorang terkena ambeien, jika diikuti dengan gejala lain, seperti sering timbul keinginan untuk BAB, sakit di anus yang makin parah saat duduk, terkadang ada pendarahan dari lubang anus tanpa rasa sakit, dan berbagai gejala lainnya, maka kemungkinan positif menderita ambeien makin menguat.

Ada banyak cara untuk mengobati ambeien, salah satunya adalah berolahraga. Namun, ada juga olahraga yang tidak boleh dilakukan penderita ambeien. Jika olahraga yang tidak boleh dilakukan penderita ambeien ini dilakukan, dikuatirkan ambeien yang diderita akan semakin parah.

Berikut ini Adalah olahraga yang Tidak Boleh Dilakukan Penderita Ambeien:

E-Sport, Catur, Dan Sejenisnya

Olahraga yang tidak boleh dilakukan penderita ambeien - Catur

Jenis-jenis olahraga ini boleh jadi olahraga yang menarik karena dapat melatih konsentrasi dan ketajaman berpikir. Banyak pula orang yang mengatakan olahraga semacam ini santai tetapi juga fun atau menyenangkan karena elemen interaktifnya.

Namun, perlu diingat, jenis-jenis olahraga ini merupakan beberapa jenis olahraga yang membutuhkan waktu duduk yang cukup banyak. Jika kita menderita ambeien, maka akan semakin banyak pause yang dibutuhkan pada berbagai jenis olahraga yang seharusnya menyenangkan ini.

Padahal, e-sport, catur, dan sejenisnya, akan semakin berkurang tingkat kesenangannya apabila kita atau lawan semakin sering pause di tengah-tengah permainan. Hal ini dikarenakan semakin banyak pause, maka pihak selain kita atau lawan kehilangan konsentrasi dalam membangun strategi. 

Tidak jarang, bila dapat diulang di awal, maka hal tersebut akan perlu dilakukan berkali-kali. Tidak ada seorangpun yang suka mengulang permainan yang sudah berjalan dari awal, sehingga hal ini dapat menyebabkan frustasi. Karena itu, e-sport, catur, dan olahraga sejenisnya menjadi jenis-jenis olahraga yang tidak boleh dilakukan penderita ambeien.

Mengemudi

Olahraga yang tidak boleh dilakukan penderita ambeien - Mengemudi

Penderita ambeien pantang mengemudi kendaraan beroda apapun, baik itu motor, mobil, becak, dan sebagainya. 

Hal ini dikarenakan kendaraan beroda memiliki tempat duduk. Selama di jalan, kita akan menghabiskan hampir setiap waktu untuk duduk. Bahkan sepeda roda satu pun sebaiknya tidak digunakan karena masih memiliki tempat duduk. 

Aktivitas mengemudi juga dikenal berbahaya untuk penderita penyakit hati, terutama yang telah berusia 50 tahun ke atas. Hal ini berlaku terutama untuk mengemudi dalam jarak yang panjang dan dengan kecepatan yang tinggi.

Mengemudi berkecepatan tinggi dengan suasana jalan yang membosankan juga dapat membuat orang hilang fokus hingga tertidur di jalan. Bukan hanya penyakit yang makin parah, tetapi risiko kecelakaan juga semakin besar.

Karena penderita ambeien umumnya juga menderita penyakit lain seperti penyakit hati, maka mengemudi amat sangat tidak dianjurkan sebagai olahraga untuk memulihkan penyakit-penyakit tersebut. 

Yoga Dan Senam

Olahraga yang tidak boleh dilakukan penderita ambeien - Yoga

Sama seperti esport, catur, dan lain-lain, yoga dan senam juga dapat menjadi beberapa jenis olahraga yang rileks. Mungkin, yoga dan senam memiliki tingkat ketenangan yang lebih tinggi dibandingkan e-sport, catur, dan lain-lain yang cenderung memiliki natur yang kompetitif.

Kendati demikian, beberapa pose yoga dan gerakan senam membutuhkan duduk di atas matras. Beberapa yang lain lagi membutuhkan jongkok (squat) dalam waktu yang jika diakumulasikan cukup lama. 

(Baca Juga: Hati-Hati, Inilah 8 Olahraga Yang Tidak Boleh Dilakukan Penderita Asma)

Jika kita melihat berbagai video panduan yoga dan senam, waktu tiap gerakan bisa jadi hanya beberapa detik dan durasi keseluruhannya pun ada yang hanya 10-15 menit. Namun, bagi penderita ambeien, durasi keseluruhan dan waktu tiap gerakan itu justru makin dapat memperparah ambeien.

Waspadai juga penggunaan bola senam atau alat-alat gym lainnya, khususnya tanpa pengawasan dari profesional. Jika penderita ambeien juga menderita penyakit lain, seperti penyakit syaraf dan tulang, maka yoga dan senam menjadi olahraga yang tidak boleh dilakukan penderita ambeien maupun penyakit-penyakit lainnya tersebut.

Angkat Berat

Olahraga yang tidak boleh dilakukan penderita ambeien - Angkat Berat

Angkat berat yang dimaksud disini tidak hanya menggunakan barbel dalam segala ukurannya, entah itu di dalam tempat senam yang tertutup atau ruang terbuka. 

Kegiatan sehari-hari, seperti memikul barang jualan dalam jumlah yang besar dan banyak, mengangkat kayu, pipa, dan sejenisnya untuk melakukan kegiatan perbaikan dalam rumah, dan berbagai macam kegiatan sehari-hari lainnya yang serupa, juga termasuk dalam olahraga yang tidak boleh dilakukan penderita ambeien.

Terlepas apakah itu jenis angkat berat yang dilakukan sebagai bagian dari kegiatan gym atau kegiatan sehari-hari, dan seberapa lama angkat berat yang dilakukan, angkat berat tetap menjadi olahraga yang tidak boleh dilakukan penderita ambeien.

Hal ini dikarenakan angkat berat akan memicu pembuluh darah, tulang, dan syaraf yang terangkat akibat aktivitas angkat berat untuk tertekan satu dengan yang lainnya. Mengingat salah satu gejala ambeien adalah adanya tekanan dalam anggota tubuh, maka penderita ambeien sebaiknya tidak melakukan aktivitas angkat berat.

Hal ini terutama berlaku untuk penderita ambeien berusia 50 tahun ke atas, di mana tulang-tulang dan syaraf sudah melunak dibandingkan orang usia produktif, yaitu sekitar 20-35 tahun. Selain berpotensi untuk jatuh terlalu sering, beban berat yang menimpa tubuh ketika jatuh juga dapat menyebabkan cedera, luka lecet, dan lain-lainnya.

Dari pemaparan diatas, kita melihat, olahraga yang tidak boleh dilakukan penderita ambeien adalah olahraga apa pun yang melibatkan duduk terlalu banyak atau mengangkat beban berat.

Hal ini dikarenakan beberapa gejala ambeien yang terkait, yaitu misalnya ambeien yang semakin parah ketika duduk dan pembuluh darah, tulang, dan syaraf maupun bagian-bagian anggota tubuh lainnya yang semakin tertekan dan tertarik satu dengan yang lainnya, sehingga dapat membuat ambeien semakin parah.

 

Selain menghindari olahraga yang tidak boleh dilakukan, penderita ambeien juga harus banyak makan makanan berserat. Bila perlu, minum obat pengencer BAB. Ambeven adalah obat ambeien yang paling banyak dipakai. Namun, ambeven bukan satu-satunya obat ambeien. Dengan demikian, kotoran yang seperti menggumpal dalam anus dapat semakin tergelontor. 

 

 

Total
1
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts