Suporter SepakBola Terbesar di Dunia dan Kisah di Baliknya

Suporter SepakBola Terbesar di Dunia dan Kisah di Baliknya
Suporter SepakBola Terbesar di Dunia dan Kisah di Baliknya

Suporter sepakbola terbesar di dunia kebanyakan datang dari negara-negara yang memiliki kompetisi lokal, namun berkualitas internasional. Beberapa di antaranya adalah Inggris (Premier League) Italia (Serie A), dan banyak lagi.

Baca juga: Mengatasi Macet Saat Mudik Lebaran dengan Cara Sederhana

Karena kompetisi dan para klub pesertanya telah mendunia, liga-liga tersebut kemudian melahirkan kelompok suporter dengan fanatisme tinggi. Tidak hanya dari tempat asal liga tersebut berada, tapi juga merambah negara lainnya.

Daftar Suporter SepakBola Terbesar di Dunia

Suporter SepakBola Terbesar di Dunia dan Kisah di Baliknya_Daftar Suporter SepakBola Terbesar di Dunia
Suporter SepakBola Terbesar di Dunia dan Kisah di Baliknya_Daftar Suporter SepakBola Terbesar di Dunia

Dari sana, kemudian tercipta basis pendukung atau fans klub dengan julukan tertentu, berdasarkan liga yang ada. Mulai dari Madridista (Real Madrid), MUFC (Manchester United), Cules (Barcelona FC), dan lain sebagainya.

  • MUFC (Manchester United)

Fanatisme fans Manchester United dibangun berdasarkan rekam jejak klub mereka yang sangat panjang. Mulai dari penggunaan nama Newton Heat pada tahun 1878, hingga pembentukannya sebagai Manchester United pada tahun 1902.

Tim berjuluk Setan Merah tersebut memiliki basis suporter sepakbola terbesar di dunia yang tersebar luas. Pihak klub bahkan mengklaim ada setidaknya 300 juta penggemar setia dengan koordinasi lembaga lokal. 

  • Cules (Barcelona FC)

Barcelona merupakan salah satu tim sepak bola yang memiliki dukungan paling konsisten dari para penggemarnya. Hal tersebut tidak lain karena klub tersebut memiliki segudang pemain terkenal seperti Lionel Messi misalnya.

Uniknya, pendukung Barcelona itu dijuluki sebagai ‘Cules’ yang berarti pantat dalam bahasa lokal. Meski terkesan menghina, para fans tim berjuluk Blaugrana tersebut justru bangga hingga ‘Cules’ dijadikan sebagai identitas resminya.

  • Madridista (Real Madrid)

Suporter sepakbola terbesar di dunia berikutnya datang dari Spanyol, Real Madrid. Basis pendukung tim ini sangat kuat dan tersebar di berbagai negara karena dihuni banyak pemain-pemain top yang berkualitas.

Program loyalitas Madridista kemudian membawa Klub lebih dekat dengan semua penggemar mereka. Kelompok fans ini bahkan memiliki kartu resmi sebagai bukti pendukung Real Madrid dengan tambahan fasilitas seperti diskon tiket.

  • Pensioner (Chelsea FC)

Setelah diakuisisi oleh miliarder Roman Abramovich pada 2003 silam, Chelsea FC mengalami kemajuan pesat dengan berbagai gelar juara. Hal tersebut semakin menambah loyalitas ‘the Pensioner’, julukan bagi fans klub tersebut.

Berdasarkan data dari situs resminya, Chelsea kini memiliki lebih dari 500 Klub Suporter Resmi. Lokasinya tersebar hingga ke 100 negara berbeda, dengan koordinator lokal mulai dari Asia, Eropa, hingga Amerika.

  • Bavarians (FC Bayern Munich)

Suporter sepakbola terbesar di dunia seperti Bavarians dikenal sebagai pendukung loyal tim Bayern Munich. Kawasan Munich sendiri merupakan wilayah yang menjadi rumah bagi pendukung fanatik dengan jaringan suporter profesional. 

Kelompok Bavarians tersebut juga dikenal sebagai ‘ultra’, dengan kegiatan memerangi rasisme dalam agenda rutinnya. Tidak salah jika penggemarnya kemudian tersebar hingga ke seluruh wilayah dan sering mendukung satu sama lain. 

  • I Gobbi (Juventus FC)

Julukan I Gobbi merupakan nama lain dari titel resmi selain Klub Penggemar Resmi Juventus (JOFC). Basis suporter ini adalah satu-satunya Klub Penggemar yang diakui secara resmi oleh pihak Juventus sendiri, 

Sebagai salah satu suporter sepakbola terbesar di dunia, Juventus yang berlaga di Serie A memiliki basis penggemar fanatik. Salah satunya adalah Juvenesia Indonesia sebagai perwakilan resmi suporter klub tersebut.

Sejarah Awal Terbentuknya Suporter Tim Sepakbola

Tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola tidak lepas dari sejarah di baliknya yang sangat panjang. Olahraga populer tersebut ternyata sudah dikenal pada 255-206 SM (SM), sekitar abad ke-2 hingga ke-3.

Saat itu belum dikenal istilah suporter sepakbola terbesar di dunia, karena memang basis penonton serta penggemarnya belum terbentuk. Baru pada tahun 1863, sepak bola modern mulai dikenal oleh publik.

Aturan standar untuk permainan tersebut pertama kali dibuat oleh The Freemasons Tavern dan kemudian berkembang. Sejak itu. beberapa aturan utama terus diperbaharui seperti ketentuan wasit, aturan bermain, hingga standar bola.

Aturan baru tersebut kemudian diadopsi oleh klub secara profesional dan banyak melahirkan liga-liga populer. Dari sini, mulai muncul basis suporter sebagai pendukung fanatik dari tim-tim tertentu saat mereka mulai berlaga.

Basis suporter sepakbola terbesar di dunia pertama kali terlihat di Inggris. Salah satu persaingan awal terjadi pada pertandingan antara klub Blackburn dan Burnley, yang kemudian dikenal sebagai derby Cotton.

Final Piala FA 1923 menunjukkan bagaimana popularitas sepak bola telah mencapai puncaknya. Total ada sekitar 126.047 suporter hadir memadati Stadion Wembley pada saat itu, dan bahkan dicatat mendekati 300.000 orang.

Para pendukung kedua tim tumpah ruah ke lapangan hingga membuat seorang polisi sambal menunggangi kuda menghalau mereka. Lapangan kemudian disterilkan terlebih dahulu dari penonton sehingga pertandingan final tersebut bisa dimainkan.

Alasan Mengapa Masyarakat Menjadi Fans Klub Tertentu

Suporter SepakBola Terbesar di Dunia dan Kisah di Baliknya_Alasan Mengapa Masyarakat Menjadi Fans Klub Tertentu
Suporter SepakBola Terbesar di Dunia dan Kisah di Baliknya_Alasan Mengapa Masyarakat Menjadi Fans Klub Tertentu

Terciptanya suporter sepakbola terbesar di dunia tidak lepas dari berbagai faktor, sehingga mempengaruhi masyarakat menjadi bagiannya. Beberapa di antaranya adalah rasa bangga terhadap daerah asal, faktor hobi, dan lainnya. 

  • Rasa bangga terhadap daerah asal

Rasa bangga terhadap daerah asal merupakan salah satu faktor kuat, di balik tingginya animo masyarakat untuk menjadi suporter. Ada semacam kepuasan tersendiri ketika mereka mendukung tim kesayangannya berlaga memperebutkan juara.

Selain membentuk basis suporter sepakbola terbesar di dunia seperti liga-liga internasional, hal tersebut juga memunculkan aroma rivalitas. Para fans masing-masing klub saling berlomba-lomba dengan lawannya ketika mulai memberikan dukungan. 

  • Kecintaan terhadap olahraga seperti sepakbola

Tidak ada yang meragukan lagi bahwa sepak bola adalah salah satu olahraga terpopuler di muka bumi. Keberadaannya mampu menembus sekat-sekat pada masyarakat mulai dari lapisan atas hingga ke akar rumput.

Terciptanya suporter sepakbola terbesar di dunia juga tidak lepas dari popularitas olahraga tersebut. Di mana semua kalangan tanpa batasan ras, suku, agama, budaya, hingga warna kulit bisa menjadi pendukungnya.

  • Menjadi hiburan tersendiri

Karena menjadi salah satu olahraga terpopuler, sepak bola kemudian menjelma sebagai hiburan tersendiri bagi penggemarnya. Dalam hal ini adalah para suporter, karena dukungan mereka dianggap sangat mempengaruhi keberhasilan klub tersebut.

Tidak hanya mendapatkan rasa puas ketika menonton sekaligus memberikan dukungan, tapi juga merasa bangga ketika berhasil meraih juara. Itulah salah satu faktor di balik tingginya antusiasme masyarakat menjadi suporter bola. 

Sisi Lain Fanatisme Suporter dalam Mendukung Tim Kesayangan

Suporter sepakbola terbesar di dunia tidak luput dari kekerasan hingga rasisme yang berujung pada bentrokan massal. Ironisnya, beberapa di antaranya dilakukan oleh kelompok pendukung dari klub-klub ternama berkelas internasional.

  • Kekerasan hingga berujung bentrokan massal

Hampir semua pendukung dari tim-tim tertentu pernah merasakan hal-hal semacam ini selama menjadi suporter. Salah satunya adalah fans dari Atletico Madrid yang dikenal memiliki sejarah kekerasan di dunia sepak bola.

Pendukung klub ini dikenal karena kekerasan mereka terhadap klub saingan Spanyol. seperti halnya klub tamu lainnya. Dalam sejarahnya, rivalitas tersebut dibentuk lewat kelas pekerja sehingga menimbulkan tindak kekerasan selama bertahun-tahun.

Pemandangan orang-orang yang sekarat di jalanan selama terjadi bentrokan, seolah menjadi pemandangan biasa. Aksi kekerasan tersebut juga dilakukan oleh fans klub Inggris seperti Aston Villa, West Ham, serta Birmingham City.

  • Nyanyian bernada rasisme dan ujaran kebencian

Suporter sepakbola terbesar di dunia seperti Barcelona FC juga seringkali terlibat bentrok secara verbal lewat nyanyian. Pendukungnya sering melantunkan nyanyian rasis, melempar kepala babi, telepon seluler, hingga bir kepada lawannya.

Kejadiannya berlangsung saat bertanding melawan Real Madrid, serta derby dengan Espanyol. Hal serupa juga dilakukan oleh klub asal Rusia, Zenit St Petersburg, yang dianggap sebagai suporter paling rasis di Eropa.

Setali tiga uang, tim-tim asal Inggris juga menghadapi risiko rasisme dari pendukungnya sendiri. Salah satunya adalah manajer Chelsea, Avram Grant, yang dikirimi lusinan email anti-yahudi setelah dirinya ditunjuk sebagai manajer.

Keuntungan Menjadi Bagian dari Suporter Klub-klub Besar

Fans setia merupakan sumber kehidupan bagi tim beserta organisasi internal di dalamnya. Keberadaannya dianggap mampu memberikan energi dan dukungan moril kepada pemain. sehingga mampu meningkatkan performa permainan ketika sedang bertanding.

Bahkan sebagai bagian dari suporter sepakbola terbesar di dunia, para fans tersebut diberikan berbagai fasilitas menarik, Mulai dari diskon tiket pertandingan, akses ke merchandise orisinal, hingga bertemu dengan pemain.

Untuk memfasilitasi hal tersebut, banyak dari masyarakat di berbagai negara mulai membentuk komunitas khusus untuk mendukung klub tertentu. Nantinya, komunitas ini akan mengajukan diri sebagai perwakilan suporter dari negara tersebut.

Baca juga: Jajanan Kekinian Paling Banyak Diminati Masyarakat Milenial

Tidak heran jika suporter yang merasa memiliki kebanggaan dengan klub serupa menjadi tertarik untuk bergabung. Tidak hanya akan menjadi bagian dari suporter sepakbola terbesar di dunia, tapi juga mendapatkan fasilitasnya.

Total
1
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Related Posts