Tips Berkendara Aman Saat Hujan Cepat Sampai Tujuan

berkendara saat hujan

Bagi setiap pengendara sangat penting untuk mengetahui cara berkendara aman saat hujan. Supaya kemanapun tujuan perjalanan Anda, bisa ditempuh dengan baik dan selamat. Tentu setiap pengendara tidak boleh gegabah saat musim hujan. Saat ini semakin sulit menebak musim di Indonesia, karena perubahan cuaca bisa terjadi secara mendadak. Biasanya musim hujan terjadi mulai bulan Oktober hingga bulan April. Tetapi hal tersebut bukan jaminan, karena cuaca berubah setiap saat.

Jika Anda paham cara berkendara dengan baik, tentu tidak masalah kapan musim hujan datang. Baik saat jalanan licin atau kering, mobil kesayangan tetap bisa dikendarai dengan baik. Pengemudi pemula tentu penting memahami cara berkendara secara bijak. Harus kita akui bahwa banyak pengendara belum layak dikatakan sebagai pengemudi professional. Sistem proses pembuatan SIM di Indonesia yang amburadul dan terkesan formalitas merupakan salah satu penyebabnya. 

Paham cara berkendara dengan baik bukan hanya menjauhkan Anda dari kecelakaan, tetapi juga menjauhkan pengendara lain dari bahaya. Seharusnya setiap pengemudi paham cara mengendarai mobil baik saat hujan deras atau juga saat jalanan kering. 

Seberapa Penting Skill Berkendara yang Baik?

Safety riding merupakan istilah yang digunakan untuk kegiatan berkendara secara aman dan mematuhi peraturan. Setiap pengemudi baik roda dua maupun roda empat, wajib paham dengan hal ini, karena selalu berkaitan dengan nyawa manusia. Paham cara berkendara aman saat hujan merupakan salah satu bentuk dari safety riding tersebut. Para pengemudi harus memiliki skill berkendara yang baik. Pengendara yang baik artinya tidak melanggar hak orang lain di jalan raya, serta tidak membahayakan orang lain.

Skill tersebut jelas sangat penting dimiliki. Keselamatan selalu menjadi prioritas utama di jalanan. Tidak peduli seberapa kepepet waktu Anda, atau seberapa jauh jarak yang ditempuh. Setiap pengemudi harus mengutamakan keselamatan diri dan orang lain. Hanya saja banyak pengemudi tidak terlalu peduli dengan hal ini. Jika sudah mendapatkan SIM, dianggap sudah mampu berkendara dengan baik. Padahal bisa saja mereka belum mampu melewati berbagai jenis medan jalan secara benar.

(Baca Juga: Mobil Matic Atau Manual Mana yang Lebih Unggul?)

Saat hujan deras misalnya, jalanan semakin licin dan membahayakan. Belum lagi di Indonesia, masih banyak jalanan berlobang dan memiliki medan yang ekstrem. Jika kurang ahli dalam mengendarai roda empat, nyawa bisa menjadi taruhannya. Paham cara membawa mobil di berbagai jenis medan bukan hanya baik untuk keselamatan, tetapi juga baik untuk keamanan mobil tersebut. Ke mana pun tujuan bisa dilalui dengan baik tanpa halangan. 

Tips Berkendara Aman Saat Hujan

Mengendarai mobil saat musim hujan tidak membahayakan asalkan Anda teliti dan berhati – hati. Kecelakaan umumnya terjadi akibat kecerobohan pengemudi. Beberapa hal ini penting Anda lakukan agar bisa sampai di tempat tujuan dengan selamat.

  • Gunakan Kecepatan Rendah di Setiap Jalan

berkendara aman saat hujan - gunakan kecepatan rendah

Saat jalanan basah, maka pengemudi harus menurunkan kecepatan. Tidak perlu terburu – buru mengejar tujuan, karena resikonya sangat tinggi. Selain jalanan semakin licin, pandangan juga terhalang, sehingga pengemudi dituntut berhati – hati.

Walaupun Anda sedang berkendara di jalan tol, lebih baik turunkan kecepatan kendaraan tersebut. Mobil lain juga umumnya menurunkan kecepatan. Jadi saat ada hal – hal mendadak terjadi di jalan, Anda bisa mengontrol mobil tersebut dengan baik nantinya. 

  • Pastikan Semua Lampu Mobil Aktif

berkendara aman saat hujan - kondisi lamppu aktif

Tips lain agar berkendara aman saat hujan adalah pastikan menyalakan semua lampu utama. Walaupun Anda mengemudi di siang hari, saat hujan turun lampu harus tetap dinyalakan. Tujuannya agar pengendara lain tahu ada mobil di depan mereka.

Sebelum berangkat, pastikan bahwa semua komponen lampu tersebut berfungsi dengan baik. Jika hujan turun terlalu deras, lebih baik Anda berhenti sejenak atau mencari tempat beristirahat. Pada malam hari khususnya, mengemudi saat hujan jauh lebih berbahaya. 

  • Periksa Kondisi Ban dan Tekanannya

berkendara aman saat hujan - periksa kondisi ban

Kondisi ban mobil juga harus diperhatikan jika ingin melalui jalanan basah. Periksa kondisi ban, apakah sudah botak atau belum. Jika ban sudah mulai menipis, lebih baik mengemudi secara pelan. Tekanan ban tersebut juga penting diperhatikan.

Setiap ban memiliki tekanan yang berbeda – beda. Usahakan tekanan pada ban mobil Anda tidak terlalu rendah, agar tidak melayang di atas air nantinya. Perlu melakukan pengecekan tekanan ban secara berkala, agar kondisinya tetap prima dan melaju mulus di aspal.

  • Jaga Jarak Aman dengan Kendaraan Lain

berkendara aman saat hujan - jaga jarak dengan kendaraan lain

Tips lain berkendara aman saat hujan adalah tetap memperhatikan jarak dengan kendaraan lain. Pastikan jarak mobil di depan dan dibelakang Anda tidak terlalu dekat. Khususnya jika medan jalan cenderung tanjakan atau turunan.

Jarak aman tersebut membuat pengemudi bisa sigap melakukan tindakan ketika terjadi perhentian mendadak atau kejadian lainnya. Terutama jika di depan Anda memiliki muatan besar, lebih baik tidak terlalu mepet dengan kendaraan di depan tersebut. 

Tips Merawat Mobil Saat Musim Hujan

Ketika musim hujan tiba, bukan hanya skill mengemudi yang dibutuhkan, tetapi performa mobil Anda juga harus baik. Telaten dalam merawat si roda empat tersebut merupakan langkah yang perlu dilakukan. Beberapa tips ini bisa Anda terapkan dalam perawatan mobil tersebut.

  • Cuci Mobil Segera Setelah Terkendala Hujan

Agar Anda bisa berkendara aman saat hujan maka rutin cuci mobil tersebut. Terutama jika mobil baru terkena hujan, jangan tunda waktu untuk mencucinya. Jika belum sempat mencuci, maka lebih baik gunakan lap untuk mengeringkan tetasan hujan.

Saat mencuci pastikan bagian kolong mobil tercuci dengan bersih. Bagian ini jika diabaikan maka dapat merusak kaki – kaki nantinya. Rajin mencuci mobil ketika hujan akan membuat kondisi body tetap mulus, dan tidak menimbulkan masalah nantinya. 

(Baca Juga: Fitur Otomotif Masa Depan Paling Dinanti Warga Dunia)

  • Pastikan Kondisi Rem dalam Keadaan Prima

Kondisi rem juga harus rutin diperiksa baik saat musim penghujan atau musim biasa. Saat jalanan basah, maka rem semakin rutin digunakan nantinya. Jangan sampai kondisinya tidak baik, sehingga berpotensi membahayakan Anda. 

Usahakan setiap bulan mengecek kondisi rem tersebut, demi kenyamanan berkendara. Jangan lupa juga untuk melakukan servis, agar umur roda empat Anda bisa tetap awet. Ketika musim hujan datang, mobil Anda menuntut perhatian lebih. 

  • Pastikan Kaca Depan Tetap Jernih

Memiliki kaca depan mobil yang bersih dan jernih akan membuat berkendara aman saat hujan. Ketika hujan turun, kondisi pandangan pasti tidak sejelas biasanya. Jika kaca buram atau berjamur, maka sangat membahayakan pengendara nantinya.

Untuk itu selalu jaga kaca depan agar tetap bersih dan jernih. Pastikan wiper depan dalam keadan baik. Saat hujan, nyalakan ac mobil agar kaca tidak berembun dari dalam. Pandangan harus tetap jelas sehingga Anda bisa mengemudi dengan baik. 

  • Rajin Memanaskan Mesin Mobil

Saat musim hujan tiba, mesin mobil lebih mudah dingin dibanding biasanya. Apa lagi jika mobil tersebut jarang Anda gunakan, maka oli mesin bisa saja membeku di dalam. Untuk itu jangan pernah lupa memanaskan mesin setiap harinya.

Cara terbaik memanaskan mobil adalah dengan membawanya berkeliling. Saat pandemi ini, mobilitas masyarakat berkurang, sehingga banyak mobil yang jarang digunakan. Rajin memanaskan mesin akan memperpanjang umur mesin nantinya. 

  • Hal yang Penting Dihindari Saat Hujan di Tengah Jalan

Saat hujan deras turun tingkat kecelakaan jauh lebih tinggi dibanding pada musim panas. Penyebab utamanya sebagian besar karena pengemudi tidak paham cara berkendara aman saat hujan. Banyak orang melakukan tindakan ceroboh sehingga terjadi kecelakaan.

Walaupun hujan turun, hak pengendara lain harus tetap dihormati. Anda tidak boleh mengemudi secara ugal – ugalan atau menerobos ke jalur orang lain. Peraturan lalu lintas harus tetap dipatuhi meskipun jalanan sedang diguyur hujan deras.

Beberapa pengemudi menyalakan lampu hazard ketika turun hujan, padahal sebenarnya tidak boleh. Lampu hazard hanya bisa dinyalakan ketika mobil berhenti di bahu jalan, atau ketika mengalami mogok di tengah jalan.

Lampu hazard tersebut dapat mengganggu pandangan pengemudi lain, karena berkelip setiap saat. Atau bisa saja orang salah tafsir tentang penggunaan lampu hazard tersebut. Jadi cukup gunakan lampu utama ketika hujan agar pengendara lain bisa paham. 

Di Indonesia masih banyak jalanan berlubang terutama di jalanan daerah – daerah. Jadi ketika Anda melewati genangan air, turunkan kecepatan dan berhati – hati melewatinya. Bisa saja lobang tersebut cukup dalam, yang berpotensi merusak kendaraan. Saat hujan deras, Anda tetap bisa tepat waktu di tempat tujuan walaupun berkendara secara perlahan. Lebih baik pahami tips berkendara aman saat hujan agar tidak terjadi hal membahayakan.

Total
25
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts