Penting Dipahami Cara Merawat Aki Mobil Agar Tidak Soak

cara merawat aki mobil

Jika Anda memiliki mobil bekas maupun baru, maka sangat penting memahami cara merawat aki mobil tersebut. Jika aki sempat soak, maka komponen pada mobil lainnya bisa terkena imbasnya. Perjalanan Anda juga akan terhambat nantinya.

Banyak pemilik mobil lalai terhadap perawatan aki. Akibatnya, performa kendaraan jadi menurun derastis. Padahal aki termasuk komponen pada mobil yang perawatannya cukup sederhana. Jadi jangan abaikan hal kecil ini agar tidak menimbulkan masalah lebih besar.

Pada masa pandemi ini khususnya, kegiatan berkendara jauh berkurang dari biasanya. Sejak WFH diberlakukan, banyak mobil terpaksa mengendap digarasi. Bahkan bisa saja dalam satu minggu, mobil tersebut tidak pernah dipakai, karena pemilik jarang keluar rumah.

Ternyata mobil tidak baik jika didiamkan terlalu lama. Salah satu komponen yang berpotensi mengalami kerusakan adalah pada bagian aki. Apalagi jika pemilik jarang memanaskan mobil tersebut, potensi aki soak sangat mungkin terjadi.

Jika aki sudah tekor, maka Anda tidak starter mobil tersebut. Masih banyak kerugian lain yang diakibatkan oleh aki tekor tersebut. Untuk itu, para pemilik roda empat mulai sekarang perlu lebih sadar dalam merawat aki tersebut.

Cara Merawat Aki Mobil Secara Praktis Agar Tetap Awet

Aki mobil jika dirawat secara benar, maka mampu bertahan hingga 2 tahun atau lebih. Tetapi jika pemiliki kerap mengabaikannya, bisa saja belum sampai setahun sudah harus ganti aki. Kondisi aki mati harus dihindari agar performa mobil tetap baik.
Perawatan pada setiap jenis aki umumnya sama, baik untuk aki basah maupun aki kering. Ketelatenan pemilik mobil dalam merawat aki tersebut, bisa memperpanjang umur komponen lain pada mobil. Langkah – langkah berikut bisa Anda terapkan dalam menjaga aki.

Rajin Cek Kondisi Terminal Aki

cara merawat aki mobil - rajin mengecek kondisi terminal aki

Salah satu bagian penting Anda perhatikan pada aki adalah bagian terminalnya. Bagian terminal ini merupakan tempat penghubung kutup positif dan negatif aki. Jika bagian terminal tidak berfungsi maksimal, maka tenaga yang dialirkan juga bisa terhambat.

Bagian terminal ini juga rentan mengalami kerusakan. Beberapa masalah yang sering timbul pada terimal aki adalah seperti terkena jamur, disusupi banyak bakteri, memiliki kerak, dan yang lainnya. Pemiliki mobil yang abai dengan hal tersebut, membuat terminal aki semakin rusak.

Aki yang sudah berumur cukup tua, kerap dimasuki oleh benda – benda asing. Oleh karena itu sebisa mungkin Anda rutin memeriksanya, untuk memastikan tidak ada komponen asing pada bagian terminal tersebut.

Cara merawat aki mobil khususnya pada bagian terminal adalah dengan rutin membersihkannya. Jika terminal aki tersebut sudah dihinggapi jamur, maka bersihkan jamur tersebut menggunakan air panas dan sikat gigi bekas. Bersihkan secara perlahan agar tidak merusak terminal aki tersebut.

(Baca Juga: Cara Merawat Mobil Sendiri Tanpa Harus ke Bengkel)

Memanaskan Mobil Setiap Hari

cara merawat aki mobil - memanaskan mobil setiap hari

Memanaskan mobil secara rutin juga langkah paling efektif dalam merawat aki. Walaupun Anda tidak menggunakan mobil tersebut untuk bepergian, usahakan agar tetap memanaskannya. Tujuannya agar aki tetap mendapatkan asupan daya.

Saat mobil didiamkan terlalu lama, maka daya pada aki tersebut akan berkurang. Lama kelamaan, daya aki akan habis, sehingga kondisinya jadi tekor. Jadi jangan anggap remah kegiatan memanaskan mobil, karena dapat memperpanjang usia aki.

Mobil keluaran terbaru umumnya sudah dilengkapi dengan teknologi penghemat bahan bakar. Jadi fitur tersebut membuat konsumsi bahan bakar tetap irit ketika mobil di panaskan. Menaskan setiap hari merupakan cara merawat aki mobil paling praktis.

Akan lebih baik juga jika setelah dipanaskan Anda membawa keluar mobil tersebut menempuh perjalanan beberapa kilo meter. Saat mobil berjalan, pengisian daya aki umunya lebih cepat dan efektif. Jadi jika sempat, bawa sesekali mobil Anda keluar rumah.

Cek Apakah Ada Kebocoran Pada Aki

cara merawat aki mobil - cek kebocoran pada aki

Aki yang sudah berusia tua kerap juga mengalami masalah kebocoran. Hal ini jika dibiarkan begitu saja juga dapat mempengaruhi kinerja aki tersebut. Jadi usahakan cek apakah aki mobil Anda mengalami kebocoran atau tidak.

Kebocaran ini bisa terjadi akibat pemasangan aki yang kurang tepat, mengalami guncangan keras saat perjalanan, serta faktor lainnya. Kebocaran ini akan membuat level air pada aki basah jadi berkurang derastis. Jika Anda tidak tahu cara merawat aki mobil, akibatnya adalah kebocoran.

Jadi jika di sekitar aki tersebut terdapat air, atau level air aki cepat terkuras, bisa dipastikan aki tersebut sudah mengalami kebocoran. Segera keringkan bagian basah tersebut menggunakan lap, agar tidak menimbulkan korslet listrik.

Periksa juga sumber kebocoran tersebut, jika bisa diatasi sendiri maka langsung perbaiki. Atau jauh lebih baik membawanya ke bengkel agar segera ditangani oleh ahli. Aki yang mengalami kebocoran tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Untuk Aki Basah, Rutin Periksa Level Airnya

cara merawat aki mobil - periksa air aki

Salah satu kelalaian yang kerap dilakukan pemilik roda empat adalah jarang mengecek level air pada akinya. Pada aki basah khususnya, level aki harus tetap dijaga pada kondisi baik. Jika air aki berkurang, kinerja aki bisa tidak maksimal.

Air aki biasanya berkurang cepat jika Anda membawa mobil tersebut menempuh perjalanan jauh. Aki basah umumnya dibuat transparan, sehingga pemilik bisa melihat level air elektrolit aki tersebut. cara merawat aki mobil adalah dengan menjaga air aki pada levelnya.

Normanya pengecekan air aki dilakukan dalam satu atau dua bulan sekali, tergantung intensitas pemakaian mobil. Saat air aki mulai kering, maka sel aki cepat mengalami korosi. Hal ini bisa membuat aki tidak berfungsi maksimal.

Jadi jika kondisi air sudah mulai berkurang, maka segera isi kembali pasokan airnya. Anda bisa melakukannya sendiri, karena prosesnya cukup mudah. Air aki juga biasanya tersedia di hampir seluruh bengkel otomotif.

Saat Mobil Mati Hindari Menyalakan Komponen Kelistrikan

cara merawat aki mobil - hindari menyalakan komponen listrik

Saat mobil dalam kondisi mati, usahakan untuk tidak menyalakan komponen kelistrikan pada mobil tersebut. Hal ini merupakan langkah bijak dalam cara merawat aki mobil. Komponen kelistrikan yang dimaksud seperti radio, lampu, dan yang lainnya.

Ketika mobil mati, fitur – fitur mobil tersebut tetap bisa dinyalakan. Hal ini karena suplai listrik dari aki tetap ada. Hanya saja, daya aki lebih cepat terkuras jika komponen kelistrikan dihidupkan saat mobil tidak menyala.

Ketika mobil menyala, sistem pengecasan daya aki aktif. Jadi walaupun Anda menyalakan seluruh komponen kelistrikan tersebut, tidak akan membuat daya aki habis. Ketika mobil mati, sistem pengecasan aki juga mati, sehingga pasokan dayanya juga terbatas.

Jadi jika tidak terlalu penting, usahakan untuk mematikan komponen kelistrikan tersebut. Jika betul – betul penting, maka lebih baik nyalakan mobil, agar daya aki tidak dikuras sampai habis.

(Baca Juga: Mengenal Jenis Asuransi Untuk Mobil Serta Manfaatnya)

Lepaskan Kabel Aki Saat Mobil Didiamkan Untuk Waktu Lama

cara merawat aki mobil - lepaskan kabel aki saat mendiamkan mobil dalam waktu lama

Ada kalanya mobil harus didiamkan untuk waktu lama. Misalnya ketika Anda bepergian ke luar negeri, atau pulang kampung dan terpaksa mendiamkan mobil di garasi rumah. Pada kondisi ini, langkah terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan melepas kabel aki tersebut.

Walaupun tidak digunakan, kelistrikan pada aki tetap terhubung dengan komponen lain pada mobil. Hal ini lah yang membuat daya aki tetap berkurang secara perlahan. Jika didiamkan terus menerus, maka daya aki akan habis nantinya.

Melepas kabel aki merupakan salah satu langkah mencegah aki tekor. Cara ini memang tidak sepenuhnya dapat menyelamatkan aki, tetapi cukup efektif untuk jangka pendek. Misalnya jika Anda harus mendiamkan mobil selama seminggu, lebih baik lepas kabel aki.

Cara merawat aki mobil paling baik sebenarnya dengan tetap memanaskannya. Jadi jika Anda keluar kota untuk waktu lama, lebih baik minta bantuan kerabat atau tetangga untuk memanaskan mobil tersebut. Cara ini akan memperpanjang umur aki mobil Anda.

Kebiasaan Buruk yang Membuat Aki Mudah Tekor

cara merawat aki mobil - kebiasaan aki tekor

Tidak jarang juga umur aki semakin pendek akibat kebiasaan buruk yang dilakukan penggunanya. Kerap kali kebiasaan ini tidak disadari, sehingga aki yang selalu menjadi korban. Salah satu penyebab aki mudah tekor adalah karena modifikasi yang berlebihan.

Modifikasi pada bagian lampu, fitur entertainment, dan komponen kelistrikan lain, bisa membuat aki cepat rusak. Jika dibuat modifikasi berlebihan, maka beban daya listrik yang dibutuhkan juga semakin besar.

Bisa saja daya yang dikuras tidak sebanding dengan daya listrik yang diisi. Beban listrik berlebihan ini membuat aki harus bekerja lebih ekstra nantinya. Sehingga umur aki juga semakin pendek.

Jadi lebih baik terapkan modifikasi seadanya pada mobil Anda, khususnya pada bagian lampu. Dengan menerapkan cara merawat aki mobil secara benar maka umur aki semakin awet dan performanya tetap maksimal.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts