Trik Perjalanan Objek Wisata Lokal Supaya Aman

Melakukan perjalanan untuk objek wisata lokal menurut beberapa orang dianggap lebih mengenangkan. Terutama karena sangat murah tapi pemandangan begitu cantik. Intinya bakal memuaskan dari segi kesegaran mata maupun keuangan Anda.

Selain itu umumnya bakal dilengkapi dengan fasilitas yang sudah cukup memenuhi kebutuhan pengunjung. Kita tidak akan kesulitan melakukan akses pada salah satu bagian tempat liburan. Tapi sebelum mengunjungi, cek persiapannya.

Tips Mengunjungi Objek Wisata Lokal Awal

Persiapan terbaik sebelum menuju ke tempat liburan pastinya tentang isu keamanan. Apalagi setiap daerah dilengkapi sama isu keamanan berbeda-beda. Harus memastikan diri kalau perjalanan awal sampai akhir tetap aman terus.

1. Persiapkan Diri

objek wisata lokal - persiapkan diri

Saat Anda mau mengunjungi salah satu objek wisata lokal, harus persiapkan diri sendiri. Terutama berhubungan dengan fokus sebagai traveler. Hindari kejadian terkena penipuan dari orang atau pihak tidak bertanggung jawab.

Maka dari itu wajib memiliki penampilan santai tapi sangar atau hindari menunjukan citra terlalu rendah. Hal ini bertujuan baik karena menghalau penipu enggan dalam mendekati. Hindari berbicara dengan orang asing.

(Baca Juga: 17+ Tips Travel Saat Saat Pandemi, Pastikan Semua Aman Dan Hasrat Liburan Tetap Tersalurkan)

2. Ajak Teman

objek wisata lokal - ajak teman

Untuk keamanan sendiri, boleh mengajak teman atau saudara. Terutama sampai sekarang melaksanakan perjalanan ke daerah manapun masih cukup rawan. Jadi, kalau bisa hindari berlibur sendiri, terdapat banyak kemungkinan negatif.

Apalagi karena bersama dengan teman, maka kegiatan berwisata bersama lebih menyenangkan. Nantinya Anda bisa saling mengambil foto dengan mudah tidak seperti saat sendiri. Ditambah lagi lebih murah untuk biaya hidupnya.

3. Fokuskan Diri Untuk Berlibur

objek wisata lokal - fokuskan untuk berlibur

Perlu Anda tekankan juga pada diri sendiri mengunjungi objek wisata lokal, harus fokus untuk berwisata saja. Umumnya orang malahan melakukan banyak kegiatan lain. Misalnya berlibur tapi sambil bekerja seperti biasa.

Tentu saja bakal membuat suasana menurun dibanding hanya bersantai saja. Nantinya bukan kebahagiaan malah menjadi stres kita dapatkan. Makanya kalau sedang mengambil cuti atau liburan tidak boleh sambil bekerja lagi.

4. Hitung Penggunaan Uang

objek wisata lokal - hitung penggunaan uang

Sebelumnya Anda perlu melaksanakan proses hitungan persiapan pemakaian uang. Tentu bakal dipakai untuk kebutuhan saat di tempat wisata dalam segala macamnya. Maka dari itu usahakan tidak kurang malah lebih saja.

Terlebih lagi uang saku tersebut bakal dipakai untuk membeli makan dan minum. Selain itu tidak boleh melupakan kewajiban beli oleh-oleh buat keluarga atau teman. Ditambah seringkali harus memberi tip.

  • Hindari Scammer dari Permainan dan Souvenir

Selanjutnya Anda perlu untuk selalu menghindari scammer dari permainan jalanan. Umumnya pasti ada dan meliputi banyak hal. Seringkali para penipu tersebut berkeliaran di pinggir jalan dengan modus atau motif bervariasi. Misal kalau berhubungan sama permainan, maka Anda akan dipaksa ikutan main. Tapi sulit untuk berhenti karena dipaksa sampai banyak putaran game. Ternyata setelah kita bermain, diberikan harga atau biaya mahal.

Sangat merugikan kalau sampai tertipu kegiatan semacam ini. Terlebih selain tidak menyenangkan, kita sulit akan memperoleh hadiah. Umumnya game jalanan sulit dikalahkan, kebanyakan sudah dicurangi sedari awal sehingga gagal terus. Inilah alasan kenapa pada setiap objek wisata lokal selalu terdapat pihak keamanan. Gunanya menghindari terjadi keributan karena masalah perselisihan. Pasti bakal aman dan kita terhindari dari orang yang jahat tersebut.

Sebenarnya hal ini sama apabila kita mau membeli suatu souvenir atau dagangan. Perlu diketahui kalau pada dasarnya tidak semua penjual jujur dalam berdagang. Jadi, wajib ketahui mana yang benar dulu. Apalagi sering terdapat penjual mendatangi kita membeli barang dengan cara sedikit memaksa. Terlebih jika ditambah menjual barang dengan harga tinggi. Kita tidak bisa menawar sehingga pengeluaran uang saku terlalu banyak.

Misal membeli makanan yang seharusnya hanya 5 ribuan dihargai sampai 50 ribu. Selanjutnya saat kita buka dan lihat dalam isinya sangat sedikit tidak seperti kemasan. Kalau kita beli tidak menguntungkan. Usahakan kalau mau beli oleh-oleh lewat pusatnya saja biar lebih terpercaya. Pasti setiap tempat wisata pasti ada sehingga harus Anda tuju. Keuntungannya pasti jauh lebih murah dan lengkap oleh-olehnya.

  • Jauhi Orang yang Menjual Barang Berbahaya

Umumnya sampai sekarang masih terdapat orang menjual barang berbahaya. Paling banyak misal berupa senjata tajam seperti golok ataupun pisau berukuran kecil. Tidak sama seperti senjata api, senjata tajam dijual bebas. Sangat tidak disarankan untuk Anda beli saat kegiatan berwisata karena tidak bisa masuk dalam bagasi. Terutama hal ini banyak terjadi untuk perjalanan pesawat. Malahan nantinya disita sehingga kehilangan uang.

Kalau pembelian barang atau senjata dari objek wisata lokal terlihat polisi, bisa saja dicurigai. Bakal sulit melanjutkan perjalanan lagi. Bisa saja disita polisi karena memang tidak memiliki surat izin sendiri. Sebenarnya barang berbahaya bukan hanya berupa senjata tajam saja. Masih banyak orang tidak bertanggung jawab menawarkan obat-obatan terlarang pada traveler. Karena dijual bebas, sulit diatasi oleh pihak berwajib.

Orang tidak takut menjualnya langsung pada wisatawan karena penjualannya mudah. Bahkan sering banyak yang membutuhkan sehingga menjadi kebudayaan sendiri. Kalau kita tidak menghindarinya, sulit untuk hilang dan bertumbuh terus. Inilah yang menjadi perhatian khusus pada traveler dari manapun. Di mana tidak boleh Anda beli karena dapat membahayakan diri sendiri. Tentunya kita tidak tahu ada bahan apa didalamnya.

Mungkin harganya murah, tapi punya risiko cukup besar. Misalnya kesehatan orang yang mengkonsumsi malahan memburuk waktu bepergian. Sementara itu kalau berupa narkoba, bakal terseret kasusnya dan ditangkap Satgas khusus.

(Baca Juga: 13 Tips Wisata Saat Puasa dengan Suasana Berbeda)

  • Hati-Hati Pada Sopir dan Tour Guide

Perlu Anda ketahui kalau banyak penipu itu bukan hanya dari satu golongan saja. Bahkan pihak yang dianggap baik dan aman malahan bahaya. Contohnya seperti sopir, baik bus ataupun angkutan lain. Anda harus hati-hati supaya tidak terjadi penipuan seperti mereka memberi harga sangat besar. Umumnya bakal tahu kalau Anda wisatawan sehingga menaikkan biaya. Maka dari itu usahakan tanyakan biaya dulu.

Hal ini memang lebih sering dilakukan pada traveler luar negeri. Meski begitu tidak jarang dialami oleh orang lokal sehingga harus kita cegah. Kalau perlu buat perjanjian jumlah biaya sebelum naik. Pada sebuah objek wisata lokal umumnya banyak transportasi bakal berhenti disana. Tujuannya untuk membawa para wisatawan baik yang mau berangkat atau pergi. Usahakan harus memakai jasa asli tanpa ada kecurangan.

Selain sopir yang tidak jujur, masih ada kecurangan lain seperti tour guide tidak resmi. Mungkin awalnya bakal membantu kita masuk ke area traveling. Terutama jika tidak tahu tempat kita berwisata. Cukup beresiko kalau tidak kita cegah karena mungkin saja memiliki nilai bayaran sangat tinggi. Jadi, harus tanyakan dulu bayarannya. Apalagi kadang bilangnya sedikit tapi setelah selesai meminta 5 kali lipat.

Kalau perlu bayar sedari awal agar tidak perlu ada bayaran setelah guide selesai. Bahkan akan lebih baik mencari guide resmi saja. Keuntungannya untuk bayaran cukup terjangkau dan diberi informasi lengkap.

  • Hindari Telepon Palsu dan Tipuan Wanita

Hal lain yang perlu Anda waspadai saat melakukan perjalanan wisata yakni telepon dari pihak hotel. Sebelumnya demi keamanan bersama harus ketahui asli atau tidak. Terutama karena banyak penipuan terjadi. Nomor telepon tidak kenal tersebut bisa saja mengatasnamakan pihak hotel. Jika menipu pasti bakal mengarahkan Anda untuk membayar atau mengirimkan uang. Jadi, kalau bukan nomor asli hiraukan saja.

Jika terjadi masalah, maka nomor yang menghubungi pasti milik perusahaan atau hotel itu. Tidak mungkin langsung perorangan karyawan menghubungi pemesan room mereka. Inilah alasan kenapa perlu memilih hotel terbaik. Tips aman lainnya waktu berkunjung ke objek wisata lokal yakni hindari godaan wanita. Banyak yang terlena karena mereka cantik dan menawan. Sampai tidak tahu kalau mereka tertipu uang yang besar.

Banyak sekali modus yang dilakukan oleh mereka, misalnya minta bantuan mencari peta. Nantinya bisa saja traveler malah diarahkan menuju tempat kejahatan. Hasilnya barang pribadi yang berharga malah raib. Modus lain seperti minta bantuan foto juga sering dilakukan. Tapi tidak memakai handphone mereka melainkan milik kita sendiri. Nantinya traveler tidak sadar malahan dibawa kabur.

Mungkin yang paling jahat dari godaan wanita pada sebuah tempat wisata adalah aktivitas dewasa. Sangat buruk apabila kita lakukan karena berbahaya. Bukan hanya untuk kesehatan saja tapi moral kita sendiri. Bila kita melihat dari banyaknya cara orang mengambil untung, wajib kita ketahui dulu. Terutama semua poin diatas sering terjadi dalam kehidupan nyata. Bukan hanya objek wisata lokal tapi juga internasional.

Total
4
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts